• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Penjualan Kembang Api Menurun

by BontangPost
6 Juni 2017, 12:32
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
MENURUN: Pedagang Kembang api terlihat sedang melayani anak-anak yang akan membeli. Sudah sepekan Ramadan ini, penjualan terus menurun karena sering hujan.  (VERI SAKAL/BONTANG)

MENURUN: Pedagang Kembang api terlihat sedang melayani anak-anak yang akan membeli. Sudah sepekan Ramadan ini, penjualan terus menurun karena sering hujan.  (VERI SAKAL/BONTANG)

Share on FacebookShare on Twitter

Terkendala Faktor Cuaca karena Sering Hujan

BONTANG – Penjualan kembang api di Ramadan tahun ini mengalami penurunan. Ini dikarenakan Bontang sering dilanda hujan deras hampir sepekan ini. Hal tersebut diakui para pedagang musiman tersebut saat diwawancarai media ini, Minggu (4/6) kemarin.

Arif Kona misalnya, pedagang yang berjualan di Jalan KS Tubun atau di dekat Pasar Sementara Rawa Indah ini mengatakan, akibat sering hujan, pendapatan dari hasil berjualan kembang api yang digelutinya setiap Ramadan mulai menurun. Padahal Ramadan tahun lalu, dia mengaku bisa meraih pendapatan Rp 3 juta per hari. Namun kini ia hanya bisa meraih Rp 2 juta, itu pun bila cuaca mendukung. Sebab bila musim hujan seperti sekarang ini, ia hanya bisa mendapatkan Rp 800 ribu per hari.

Baca Juga:  Dialog Tokoh Lintas Agama, Pelihara Kerukunan Antar Umat Beragama

“Bagaimana mau banyak yang beli, sudah hampir seminggu ini sering sekali hujan. Bila hujan pun bisa  dari pagi sampai sore,” ungkapnya.

Arif memaparkan, dengan turunnya penjualan tersebut, ia khawatir menjelang Idul Fitri modal yang sudah dikeluarkan tidak akan kembali. Sebab modal yang sudah dikeluarkan untuk berjualan sebesar  Rp 22 juta yang diambilnya dari Samarinda. Barang-barang tersebut seperti kembang api yang dijual dengan harga Rp 2 ribu- Rp 10 ribu, gasing Rp 5 ribu, dan berbagai macam kembang api lainnya.

“Sebenarnya yang membeli kembang api ini banyak saja, selain anak-anak,  ibu-ibu banyak juga yang membeli, tapi mereka untuk dijual lagi di rumah mereka masing-masing,” jelasnya.

Baca Juga:  Neni Buka Musrenbang Tingkat Kota

Sementara itu, Dani, pedagang lainnnya yang berjualan di Jalan Ir H Juanda menuturkan hal yang sama. Dikarenakan sering hujan, pendapatannya pun menurun. Biasanya bila tidak hujan, dia bisa meraih pendapatan sebesar Rp 300 ribu per hari. Namun bila hujan, dia hanya memperoleh Rp 150 ribu per hari.

“Tahun ini sebenarnya lumayan. Tapi karena hujan, tentu ini mempengaruhi berkurangnya pendapatan yang nantinya akan saya bagi bersama paman saya,” tuturnya. (ver)

Tags: bontangKembang Api
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

PT Samator Diampuni dengan Syarat  

Next Post

Puluhan Remaja Ngelem Bikin Resah Warga

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Pesta Kembang Api Tak Berizin Dilarang, 1.905 Personel Disiagakan di Kaltim
Kaltim

Pesta Kembang Api Tak Berizin Dilarang, 1.905 Personel Disiagakan di Kaltim

20 Desember 2023, 11:00
Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot
Bontang

Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot

23 Januari 2022, 17:23
Padat Penduduk, Berikut Protokol Penanganan Covid-19 di Rusun Api-Api
Bontang

Penghuni Rusunawa Api-Api Diduga Terpapar Covid-19 dari Pesta Pernikahan

21 Oktober 2020, 12:18

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.