• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Perjuangkan Kesetaraan, Difabel Bontang Desak Pembentukan Raperda

by Lutfi Rahmatunnisa'
21 Desember 2022, 19:30
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Difabel Bontang melakukan audiensi dengan Komisi I DPRD

Difabel Bontang melakukan audiensi dengan Komisi I DPRD

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Difabel Bontang yang tergabung dalam Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) mendesak DPRD Bontang untuk segera menyusun rancangan peraturan daerah (Raperda).

Usulan tersebut disampaikan baru-baru ini, kala PPDI Bontang bertandang ke Komisi I DPRD Bontang di Sekretariat Dewan.

Anggota PPDI Bontang Ahmad Akbar Saputra mengatakan minimnya akses kesetaraan dan kesejahteraan yang disediakan pemerintah dalam memenuhi hak difabel melatari adanya desakan tersebut.

Misalnya saja, kurangnya keterlibatan difabel dalam perencanaan tata kota yang menyebabkan banyak infrastruktur yang dibangun pemerintah menjadi seperti tidak berguna. Seperti pemasangan paving block dan guiding block.

Alhasil, fasilitas publik yang seharusnya dinikmati difabel tersebut terkesan mubazir lantaran digunakan sebagai lahan parkir.

Baca Juga:  Usulan Raperda Segera Diajukan Sebelum 2018 

Contoh lain ialah, minimnya lowongan pekerjaan di perusahaan Bontang bagi difabel. Sehingga, peluang untuk bersaing dan menjajal kerja sangatlah terbatas di setiap tahunnya.

“Masih banyak lagi hal lain yang hak kami belum terpenuhi,” ujarnya.

Kata Akbar, ada beberapa hal yang ia tekankan agar masuk dalam batang tubuh Perda nantinya. Di antaranya dalam bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat sosial, pembentuakan balai pelatihan kerja hingga mendesak adanya porsi khusus untuk lowongan tenaga kerja di setiap perusahaan.

“Dari kacamata saya, sejauh ini pemenuhan hak kami masih sangat minim. Makanya kami mendorong pemerintah untuk segera membentuk Perda agar akses mendapatkan hak lebih mudah,” urainya.

Menjawab hal itu, Anggota Komisi I DPRD Bontang Abdul Haris mengatakan bahwa ia sangat memahami kondisi difabel Bontang. Usulan pembentukan Raperda telah disetujui. Bahkan, usulan tersebut telah diparipurnakan.

Baca Juga:  Enam Raperda Inisiatif DPRD Diserahkan ke Wali Kota Bontang

“Sudah kami paripurna. Artinya penyusunan Raperda masuk dalam daftar pembahasan kami,” kata Abdul Haris.

Dikatakan Abdul Haris, pembahasan Raperda bagi difabel akan dimulai awal 2023. Sebab, hadirnya Perda ini dinilai sangat penting bagi kesejahteraan difabel. Saat ini pihaknya tengah menunggu instruksi pimpinan dalam pembentukan tim pansus maupun instruksi lainnya.

“Kita tahu sendiri bagaimana kondisi difabel di Bontang. Beberapa haknya memang belum terakomodasi dengan baik. Makanya kami ingin mempercepat pembahasannya,” sebutnya.

Disinggung soal batasan waktu pembahasan Raperda, Abdul Haris bilang penyusunan Raperda tergantung dari materi yang dibahas. Bila materinya kompleks maka membutuhkan waktu lama sekira satu tahun.

Ia membeberkan untuk menghasilkan naskah akademik dari pakar akademisi harus ada pengusulan lalu pengambilan data. Kemudian dilakukan seminar dan konsultasi. Setelah itu melakukan pembahasan dengan pemkot.

Baca Juga:  DPRD Kaltim Baru Selesaikan Empat Raperda

“Tahapannya seperti itu. Berapa lamanya saya tidak bisa memastikan. Itu semua tergantung dari materi muatan dari yang kita bahas. Intinya perlu kajian hukum, sosial dan masyarakat juga. Intinya hal ini menjadi priotitas kami juga,” tutupnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Difabel Bontangraperda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kontraktor Tak Mampu Selesaikan Proyek, Faisal Kritik Soal Waktu Lelang

Next Post

71 Pejabat Kepala Daerah Dievaluasi

Related Posts

Difabel Bontang Tuntut Kesetaraan Akses Kerja
Bontang

Difabel Bontang Tuntut Kesetaraan Akses Kerja

13 Juni 2022, 15:00
Enam Jam Rapat, AKD DPRD Bontang Terbentuk
DPRD Bontang

Pembahasan Raperda Tertunda, Rapat Online Dinilai Tak Efektif

29 April 2020, 13:56
Pelantikan Pimpinan DPRD Molor, Etha Ajak Anggota Dewan Menghargai Waktu
DPRD Bontang

Pembahasan Dua Raperda Terancam Ditunda, Buntut Kepala OPD Absen Rapat Paripurna

24 Februari 2020, 18:30
DKP Bakal Bangun TPI di Sangkulirang 
Bontang

Godok Raperda Tata Kelola Perikanan dan Pendaratan Ikan, Syamsu: Diharapkan Bisa Jadi Solusi

10 April 2019, 16:44
Enam Raperda Inisiatif DPRD Diserahkan ke Wali Kota Bontang
Bontang

Enam Raperda Inisiatif DPRD Diserahkan ke Wali Kota Bontang

8 April 2019, 17:21
Pemkot Ajukan Delapan Raperda Inisiatif ke DPRD, Apa Saja?
Bontang

Pemkot Ajukan Delapan Raperda Inisiatif ke DPRD, Apa Saja?

12 Maret 2019, 19:41

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.