• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pernikahan Dini Dianggap Salah Satu Pemicu Stunting di Bontang

by Lutfi Rahmatunnisa'
22 Februari 2023, 16:30
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Kepala DPPKB Bontang Bahauddin

Kepala DPPKB Bontang Bahauddin

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Pernikahan dini anak dibawah umur dianggap bisa menyebabkan anak lahir dengan gangguan gizi kronis. Akibatnya, anak akan mengalami stunting alias kondisi tubuh sangat pendek dari usianya (menurut WHO-MGRS).

Kepala DPPKB Bontang Bahauddin menuturkan bahwa untuk membangun keluarga yang berkualitas dibutuhkan perencanaan yang matang. Baik finansial, pengetahuan, hingga usia orangtua yang sudah siap membina rumah tangga.

Sedangkan pada kasus pernikahan dini, perempuan yang berusia remaja secara psikologis belum matang serta belum memiliki pengetahuan yang cukup mengenai kehamilan dan pola asuh anak yang baik dan benar.

“Organ rahim belum terbentuk sempurna. Sehingga berisiko tinggi mengganggu perkembangan janin. Apabila gizi dari ibu muda tidak terpenuhi maka selama kehamilan tubuh ibu muda akan berebut gizi dengan bayi,” beber Baha saat dikonfirmasi.

Baca Juga:  Hasil Operasi Timbang Serentak Hari Ini, Hampir 400 Balita di Bontang Terindikasi Stunting

Disinggung soal tingginya stunting di Bontang dipicu pernikahan dini, Bahauddin tidak menampik hal itu. Lantaran kondisi tersebut benar adanya meski pernikahan dini tidak mendominasi di antara beberapa faktor pemicu lainnya. Seperti pola asuh, sanitasi air, dan sebagainya.

“Kami tidak bisa langsung mengatakan bahwa pernikahan dini itu menjadi pemicu paling dominan. Sebab selama ini yang menjadi permasalahan stunting itu dari pola asuhnya,” jelasnya.

Namun, Baha menyebutkan, sekira 47 kasus pernikhan dini pada 2022 menjadi penyumbang stunting di Kota Bontang. Oleh sebab itu, pada 2023 ini, pihaknya menargetkan presentase stunting berada di angka 16 persen.

“Target nasional pada 2024 kan harus 14 persen. Sedangkan presentase stunting di Bontang saat ini 21 persen,” tutupnya. (*)

Baca Juga:  60 Anak di Bontang Kuala Terindikasi Stunting, Didominasi Wilayah Atas Laut
Tags: stunting
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Empat Pria Paruh Baya Kedapatan Main Judi, Terancam Empat Tahun Penjara

Next Post

Jamaluddin Calon Tunggal Ketua KONI Bontang

Related Posts

21 Kasus Stunting Tersisa, Kanaan Ditargetkan Zero dalam 56 Hari
Bontang

21 Kasus Stunting Tersisa, Kanaan Ditargetkan Zero dalam 56 Hari

2 Oktober 2026, 11:00
Meski Turun ke 14,05 Persen, Stunting di Enam Kelurahan Bontang Masih Tinggi
Pemkot Bontang

Meski Turun ke 14,05 Persen, Stunting di Enam Kelurahan Bontang Masih Tinggi

24 Juli 2026, 14:00
Agus Haris Akui Pemkot Bontang Butuh Kritik, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan
Bontang

Agus Haris Akui Pemkot Bontang Butuh Kritik, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan

6 Maret 2026, 06:00
Stunting di Bontang Terus Turun, Diskes Bidik Angka 12 Persen Tahun Ini
Bontang

Stunting di Bontang Terus Turun, Diskes Bidik Angka 12 Persen Tahun Ini

21 Januari 2026, 12:00
Tak Mau Kalah dari Daerah Lain, Bontang Kejar Penurunan Stunting hingga 12,5 Persen
Bontang

Tak Mau Kalah dari Daerah Lain, Bontang Kejar Penurunan Stunting hingga 12,5 Persen

16 Januari 2026, 11:00
Kasus Pernikahan Dini di Bontang Masih Tinggi, Mayoritas di Kawasan Pesisir
Bontang

Kasus Pernikahan Dini di Bontang Masih Tinggi, Mayoritas di Kawasan Pesisir

22 Desember 2025, 16:25

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.