• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Pinjaman Rp 350 Miliar ke BPD, Jangan Dipakai Menggaji TK2D 

by BontangPost
19 Agustus 2017, 12:05
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Foto wajah: Mahyunadi (DOK)

Foto wajah: Mahyunadi (DOK)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – DPRD Kutim tak begitu saja merestui peminjaman uang Rp 350 miliar Pemkab Kutim dari pemerintah pusat. Legislator meminta supaya uang benar-benar difokuskan untuk menangani infrastruktur, dan tak boleh digunakan untuk keperluan lainnya. Termasuk untuk gaji tenaga kerja kontrak daerah (TK2D).

Ketua DPRD Kutim Mahyunadi menegaskan dengan sangat, bahwa uang yang dipinjam sebesar Rp 350 miliar itu tidak boleh digunakan dengan hal lain yang tak sesuai peruntukkannya. Sebab, sejak awal dipersentasikan beberapa waktu lalu, pihak pemkab menegaskan uang diperuntukkan untuk keperluan infrastruktur. Terutama infrastruktur dasar, terkhususnya di desa-desa pada 18 kecamatan se-Kutim.

Lelaki yang juga karib disapa Unad itu mengakui, paham akan keadaan jumlah TK2D di pemkab Kutim yang sangat banyak. Dia menyatakan, uang tersebut jangan sampai digunakan untuk membayar gaji TK2D. “Itu hanya diperuntukkan untuk infrastruktur. Terutama untuk peningkatan fasilitas kesehatan,” tukas dia.

Baca Juga:  Kutim Berkomitmen Lawan KKN

Diketahui, saat ini jumlah TK2D di Kutim sudah mencapai 9.000 orang. Tersebar di lingkungan sekretariat pemkab Kutim, kantor-kantor organisasi perangkat daerah (OPD) Kutim, maupun di tingkat kecamatan hingga desa.

Seperti diketahui, Pemkab Kutim akhirnya mendapat persetujuan DPRD Kutim dalam peminjaman uang Rp 350 miliar. Uang itu difokuskan untuk menangani infrastruktur, dan tak boleh digunakan untuk keperluan lainnya.

Hal itu dipaparkan dalam rapat paripurna XXVII tentang persetujuan DPRD Kutim mengenai pinjaman daerah, di Kantor DPRD Kutim, kemarin. Uang tersebut tidak dikucurkan langsung secara gelondongan. Melalui perbankan daerah, BPD Kaltim, uang boleh diambil dengan cara pemaparan program terlebih dahulu. Yakni program kegiatan yang sekiranya berbentuk masterplan.

Baca Juga:  Evaluasi Pertambangan Mesti Dilakukan!

Bupati Kutim Ismunandar mengatakan, uang pinjaman tersebut untuk keperluan infrastruktur seperti pembangunan puskesmas, hingga untuk peningkatan kapasitas maupun fasilitas listrik Kutim. “Intinyam untuk kebutuhan dasar masyarakat,” ucap dia.

Apakah itu memberatkan utang sehingga memberatkan APBD pada tahun berikutnya, Ismu menjawab optimis, bahwa tidak bakal mengganggu kinerja fiskal pemerintah. “Itu kan sudah mau habis (utang pemkab ke pihak ketiga). Ini uang sifatnya lunak,” urai Ismu.

Dengan melalui BPD Kaltim, lanjut Ismu, ada bunga yang ditawarkan. Namun, dia belum memastikan anga tepatnya. “Kisaran 4 persen (bunga),” imbuhnya.

Ismu mengatakan, dari ratusan daerah, Kutim terpilih sebagai satu dari enam daerah yang diberikan pinjaman dari pemerintah pusat, melalui Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan.

Adapun utang proyek Penkab Kutim terhadap para kontraktor pada tahun kerja 2016, ada sebanyak Rp 526 miliar. Utang tersebut sudah terbayar sebagian. Namun belum tuntas.

Baca Juga:  12 Agustus, DPD Ikapakarti Kutim Dilantik 

Rakayasa penembalian uang, diterangkan Ismu, adalah sebelum masa jabatan dilunasi secara bertahap. “Yang penting, kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi. Jadi harus ada peruntukkannya dengan melalui program kerja yang jelas, kemudian uang dari Rp 350 miliar bisa dicairkan. Uang tidak bisa dicairkan kalau tanpa ada program. Artinya peruntukkannya harus jelas,” ucap dia.

Disebutkannya, dirinya beberapa waktu lalu sibuk pergi ke luar kota, karena sedang mengurus peminjaman tersebut di Jakarta.

Diketahui, saat rapat paripurna kemarin, 28 anggota DPRD Kutim dari semua fraksi yang hadir, menyatakan setuju atas peminjaman tersebut. Waktu peminjaman adalah selama Bupati Ismunandar menjabat, hingga 2021. (mon/hd)

Tags: dprdpemkab kutimPinjamantk2duang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tak Banding, Pembantai Istri dan Anak Itu Terima Putusan Hakim

Next Post

Semangat Merah Putih di Teluk Perancis

Related Posts

Pemkab Kutim Anggarkan Rp 261 Juta untuk Tisu Toilet, Bupati; Saya Tidak Paham
Kaltim

Pemkab Kutim Anggarkan Rp 261 Juta untuk Tisu Toilet, Bupati; Saya Tidak Paham

8 Desember 2025, 19:06
Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan
Kaltim

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan

18 April 2023, 19:00
Rencana Pengangkatan Guru Honorer jadi TK2D, Prioritaskan yang Telah Lama Mengabdi
Bontang

Rencana Pengangkatan Guru Honorer jadi TK2D, Prioritaskan yang Telah Lama Mengabdi

19 Mei 2020, 14:00
Utang Proyek PL Mulai Dibayar
Breaking News

Janji Dilunasi Pemkab Kutim, Kontraktor Masih Resah

21 Januari 2019, 19:20
Gubernur Restui Dusun Sidrap Masuk Bontang
Pemkot Bontang

Gubernur Restui Dusun Sidrap Masuk Bontang

3 Januari 2019, 18:01
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.