• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

PN Sudah Sidangkan 8 Perkara Anak, Himbau Orangtua Lebih Peduli dan Tingkatkan Pengawasan

by BontangPost
3 Juni 2017, 12:28
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Banyaknya anak yang terjerat kasus hukum, turut mengundang keprihatinan Andreas Pungky Maradona, Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sangatta. Pasalnya, hingga saat ini sudah ada delapan perkara anak yang disidangkan hingga ke meja hijau. Padahal usia tersebut seharusnya dihabiskan untuk belajar menuntut ilmu di bangku sekolah.

“Iya kami prihatin, banyak anak yang terjerat kasus hukum. Sampai sekarang saja sudah ada delapan perkara,” kata Andreas yang juga merupakan Humas PN Sangatta.

Dia menerangkan, dari delapan anak yang telah dan sedang menjalani proses persidangan itu, terjerat dalam beberapa kasus. Diantaranya, ada yang tersangkut kasus pencurian, penganiayaan, perlindungan anak, hingga Undang-Undang Kesehatan terkait peredaran obat keras.

Baca Juga:  Bersih-bersih di Polder, Wabup Temukan 3 Karung Bungkus Komix

“Seharusnya orang tua mendidik dan mengawasi anaknya jangan sampe melakukan suatu tindak pidana. Yah minimal lebih peka lah. Kalau anak lambat pulang sedikit dicari tahu. Jangan malah dibiarkan,” himbaunya.

Sementara itu, kata Andreas, dalam menangani sebuah perkara anak yang terjerat hukum, hakim tidak bisa pukul rata antara satu perkara dengan perkara lainnya. Artinya, tetap mempertimbangkan beberapa hal yang meringankan hukuman bagi anak. Seperti, anak belum pernah dihukum, anak mengakui perbuatannya, anak tidak akan mengulangi tindak pidana yang dilakukannya, antara anak pelaku dan anak korban terdapat perdamaian, serta beberspa pertimbangan lainnya.

“Ya, jadi semua pertimbangan itu jadi dasar kami untuk mengambil keputusan,” ujar Andreas.

Baca Juga:  DPRD Bakal Perjuangkan Nasib TK2D

Lalu apakah upaya diversi tetap diupayakan terhadap anak yang terjerat kasus hukum, dia mengaku pasti dilakukan. Namun, tak semua perkara bisa dikenakan diversi.

“Diversi bisa dilakukan apabila tindak pidana yang dilakukan, ancaman pidana penjaranya dibawah tujuh tahun. Selain itu, bukan merupakan pengulangan tindak pidana. Nah, kalau syarat itu tidak dipenuhi, yah proses hukum tetap berlanjut hingga putus,” tutupnya. (aj)

Tags: kriminal anakSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Akun Facebook Ketua DPRD Dipalsukan, Dipakai untuk Menipu, Mahyunadi Minta Netizen Waspada

Next Post

Pelaku Pembunuh Pelajar SMK Lebih Dari Satu, Penyidik Masih Cari ‘Benang Merah’

Related Posts

Diduga Dibawa Kabur, Remaja Putri asal Balikpapan Hilang Empat Bulan
Kaltim

Diduga Dibawa Kabur, Remaja Putri asal Balikpapan Hilang Empat Bulan

9 Juni 2024, 17:40
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.