• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Proyek Kilang Untungkan Masyarakat Kota Taman

by BontangPost
26 Februari 2017, 13:02
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Rachmad Hardadi (Dok/Bontang Post)

Rachmad Hardadi (Dok/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Kapasitasnya Bisa Berkembang Jadi 400 Ribu Barel Per Hari

JAKARTA – Pembangunan kilang Bontang akan memasuki tahap project expose pada 28 Februari mendatang. Pembangunan kilang ini disebut dapat memproduksi minyak lebih dari 300.000 barel per hari (bph).

Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina, Rachmad Hardadi berharap pembangunan kilang Bontang yang tengah dikerjakan Pertamina nantinya berdampak baik bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Harapannya ya tentu memberi pertumbuhan ekonomi bagi daerah sekitarnya,” ujarnya seperti dikutip dari rilis kepada Bontang Post, kemarin (25/2).

Dia mengatakan kilang Bontang bisa saja berproduksi hingga mencapai 400.000 barel per hari. Target produksi tersebut juga berlaku bagi kilang minyak Pertamina lainnya seperti di Tuban, Jawa Timur.

“300 (ribu) bph bisa, tapi bisa dikembangkan ke arah 400 (ribu) bph,” ujar Hardadi.

Baca Juga:  Lahan Beres, Kilang CPO Dibangun Tahun Depan

Sebelumnya, sekitar 50 perusahaan telah menyatakan minatnya untuk mengambil bagian dalam Project Expose GRR (Grass Root Refinary) Bontang yang akan dilaksanakan pada 28 Februari mendatang. GRR Bontang ditargetkan mampu mengolah minyak mentah sekitar 300.000 barel per hari.

Hardadi mengatakan, Pertamina telah mengumumkan sekaligus mengundang perusahaan-perusahaan yang memiliki kompetensi untuk menjadi mitra strategis dalam pelaksanaan megaproyek GRR Bontang baik dari refiner, trading company, maupun institusi finansial.

“Hingga hari ini, terdapat lebih dari 50 perusahaan calon mitra yang sejauh pengamatan kami memiliki kompetensi world class untuk megaproyek pengolahan dan petrokimia, menyatakan akan hadir dalam Project Expose GRR Bontang pada 28 Februari mendatang. Tentu ini merupakan signal positif tidak hanya bagi proyek GRR Bontang, namun juga iklim investasi di Indonesia yang masih sangat menarik di sektor ini,” ujar Hardadi.

Baca Juga:  Permintaan BBM Turun Jadi Alasan Pertamina Tunda Bangun Kilang

Hardadi mengatakan terdapat empat karakteristik utama calon mitra yang dikehendaki Pertamina, antara lain memiliki rekam jejak yang kuat pada industri pengolahan minyak utamanya keandalan operasional dan eksekusi proyek. Selain itu harus dapat menyesuaikan dengan struktur dan model bisnis yang dikehendaki Pertamina.

“Dua karakteristik lainnya yang tidak kalah penting, yaitu memiliki keinginan kuat untuk percepatan proyek dan menyelesaikannya pada 2023 serta memberikan nilai menarik bagi proyek GRR Bontang,” imbuhnya.

Selain itu, Pertamina menargetkan untuk memperoleh mitra strategis tersebut pada 28 April 2017. Setelah terpilih, Pertamina bersama mitra strategis akan memulai proses Bankable Feasibility Study (BFS) yang ditargetkan selesai pada awal tahun 2018 sekaligus menuntaskan pembentukan konsorsium. Kemudian akan ditetapkan Pre lnvestment Decision 1 yang menggambarkan perkiraan awal investasi proyek GRR Bontang.

Baca Juga:  Produksi Blok Mahakam Menurun, Pasokan Kilang Bontang Terganggu

Pelaksanaan pembangunan kilang baru di Bontang ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Menteri ESDM No. 7935 K/10/MEM/2016 tanggal 9 Desember 2016 yang menugaskan Pertamina untuk membangun dan mengoperasikan kilang minyak di Bontang, Kalimantan Timur.

GRR Bontang diharapkan bisa mendukung Nawacita Presiden Rl Joko Widodo untuk meningkatkan kemandirian energi dengan mengurangi impor BBM. Pada tahap awal, Pertamina akan masuk dengan minimal kepemilikan sekitar 5 persen hingga 25 persen dan selanjutnya mempunyai hak atau pilihan untuk meningkatkan kepemilikan dalam periode yang akan disepakati kemudian. (*/zul)

Tags: Kilang Bontangpembangunan Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Gigih Meski Sering Dicibir, Kini Jadi Pengusaha Pakaian Muslim 

Next Post

Menteri Susi: Kedaulatan Ekonomi Kelautan Harga Mati!

Related Posts

10 Paket Strategis Tahun Ini Ditetapkan, Prioritaskan Pembangunan Kota Bontang
Bontang

10 Paket Strategis Tahun Ini Ditetapkan, Prioritaskan Pembangunan Kota Bontang

5 April 2025, 11:00
Cadangan Gas ‘Raksasa’ Diyakini Tingkatkan Kapasitas Kilang Bontang
Bontang

Cadangan Gas ‘Raksasa’ Diyakini Tingkatkan Kapasitas Kilang Bontang

14 Oktober 2023, 09:00
Produksi Gas Merakes Melonjak, Kilang LNG Bontang Bisa Bangkit (Lagi)
Bontang

Produksi Gas Merakes Melonjak, Kilang LNG Bontang Bisa Bangkit (Lagi)

25 Februari 2023, 07:52
LMAN Ajak Investor Kelola Kilang LNG Badak Bontang
Bontang

LMAN Ajak Investor Kelola Kilang LNG Badak Bontang

30 Oktober 2022, 17:06
Pembangunan Kilang Bontang Dicoret dari PSN, DPRD Minta Pemkot Permudah Perizinan
DPRD Bontang

Pembangunan Kilang Bontang Dicoret dari PSN, DPRD Minta Pemkot Permudah Perizinan

7 Agustus 2022, 11:00
Sudah Bebaskan Puluhan Hektare Lahan, Berharap Kilang Bontang Dilanjutkan
Bontang

Sudah Bebaskan Puluhan Hektare Lahan, Berharap Kilang Bontang Dilanjutkan

29 Juli 2022, 13:00

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.