• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

PSK Diminta Tobat

by BontangPost
13 Maret 2017, 12:59
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Foto Muhammad Adam/ MUI dan Ambotang (Dedhy/Sangatta Post)

Foto Muhammad Adam/ MUI dan Ambotang (Dedhy/Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

PARA Ustad menilai, hadirnya penyakit HIV/AIDS di Kutim didalangi Pekerja Seks Komersial (PSK). PSK dianggap sumber utama hadirnya penyakit mematikan tersebut. Dikatakan Ustad Abu Abdillah, ada dua cara untuk menghindari penyebaran penyakit HIV/AIDS  di Kutim.

Pertama, memutus mata rantai penyebaran PSK. Selama PSK masih bertebaran di Kutim, mustahil penderita HIV/AIDS akan menurun. Bahkan, mengalami peningkatan yang berlipat. Kemudian, melakukan pendataan kepada semua penderita hingga disembuhkan.

“Dengan cara membasmi PSK di Kutim. Cara sederhana, menutup lokalisasi dan semua tempat berpotensi lainnya. Seperti Tempat Hiburan Malam (THM) dan Hotel, yang membangkang juga wajib ditutup. Karena tempat yang seperti ini tidak  bermanfaat, tetapi malah membawa mudharat yang besar,”ujar Abdillah.

Dirinya meminta kepada pemerintah agar serius menutup semua tempat prostitusi dan sejenisnya di Kutim.

Baca Juga:  WASPADA!!! Gepeng dan Anjal ‘Serbu’ Sangatta 

“Kita jangan dipermainkan sama pengusaha lokalisasi terlebih PSK. Pemerintah memiliki kewenangan untuk menutup semua. Apapun dalilnya, tempat itu (Prostitusi,red) wajib ditutup. Jika, penyebaran HIV/AIDS mau hilang. Tetapi selama masih ada PSK, jangan mimpi Kutim bebas HIV/AIDS,” katanya.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kutim, Muhammad Adam, meminta kepada masyarakat untuk menghindari semua bentuk kemaksiatan khususnya perzinahan. Hal itu bisa ditempuh dengan meningkatkan keimanan kepada Allah. “Saran saya, bagi masyarakat untuk menghindari semua bentuk kemaksiatan. Bagi kalangan muda, diminta pula menghindari seks bebas. Sedangkan kalangan muda baik laki maupun wanita yang sudah mampu, segera mungkin menikah. Karena dengan menikah akan terhindar dari kemaksiatan,” pintanya.

Baca Juga:  Soal Kenaikan Gaji RT, Ini Kata Ismu

Sementara itu, Kementerian Agama (Kemenang) Kutim meminta PSK  bertaubat. Permintaan dilayangkan karena PSK dianggap sebagai salah satu penyebab penularan HIV/AIDS dimasyarakat. Selama PSK masih menjamur di Kutim, potensi penularan HIV/AIDS semakin besar. “ Kami harap mereka sadar,” pinta Kepala Kemenag, Ambotang.

Tidak hanya bertaubat, para PSK juga diminta untuk kembali kejalan yang benar. Karena, seberat apapun dosa, jika bertaubat dengan bersungguh-sungguh dan menjalankan perintahnya, maka niscaya akan diampuni.

“Jika benar-benar taubat nasuha, maka Allah akan angkat penyakit tersebut. Karena semua penyakit bisa disembuhkan dengan izin Allah,” katanya.

Dirinya juga meminta dengan sangat, kepada masyarakat Kutim untuk terus meningkatkan keimanan dan keta’waan kepada Allah. Dengan cara demikian, di era ini bisa menangkal semua bentuk kemaksiatan.

Baca Juga:  Gunakan Kendaraan Rongsok, 4 Karyawan KPC Ciptakan Mobil Listrik 

“Khususnya anak-anak, wajib mendapatkan perhatian lebih dari orang tua. Tanamkan nilai agama sebaik mungkin. Karena jangan sampai, terjerumus dalam pergaulan bebas. Sebab, pergaulan bebas merupakan salah satu faktor hadirinya penyakit HIV/AIDS,” katanya.

Tidak cukup sampai disitu, dirinya juga meminta kepada pemerintah segera menutup semua tempat prostitusi. Baik lokalisasi maupun tempat potensi lainnya.

Kami harap tidak ada lagi tempat prostitusi di Kutim. Mudahan saja, secepatnya bisa ditutup seluruhnya. Tidak hanya itu, kami juga berharap semua tokoh agama, memberikan pemahaman agama yang benar sehingga warga Kutim tidak terperosok dalam praktek prostitusi. Mudahan saja, kita semua difaqihkan agama sehingga terhindar dari pada dosa,” katanya mendoakan. (dy)

 

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Lipsus HIV/AIDSSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Lokalisasi Ditutup, HIV Menyebar, PSK Sulit Terdeteksi 

Next Post

67 Persen Pasien Belum Jalani Pengobatan

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April, DPRD Kaltim Sepakati Tuntutan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.