• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

67 Persen Pasien Belum Jalani Pengobatan

by BontangPost
13 Maret 2017, 12:59
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
PEMERIKSAAN: Petugas KPAD Kutim sedang memeriksa kondisi kesehatan warga. (IST)

PEMERIKSAAN: Petugas KPAD Kutim sedang memeriksa kondisi kesehatan warga. (IST)

Share on FacebookShare on Twitter

Salah satu penyakit mematikan dan belum memiliki obat adalah HIV dan Aids. Sejak pertama kali terdeteksi tahun 1980 di Afrika, sampai sekarang belum ada obat yang benar-benar mumpuni meredam virus dikelompokan dalam penyakit menular seksual (PMS).

Sekretaris KPAD Kutim Harmadji Partodarsono Harmadji menyebutkan, mereka yang mengidap HIV dan Aids rawan terkena penyakit apapun. Karena daya tahan tubuh mengalami penurunan. Sehingga penyakit apapun bisa masuk. Penyakit paling banyak di derita adalah tuberkulosis, disusul dengan demam, sakit perut, dan sakit kulit.

Dari sisi pengobatan, diakui, Kutim masih jauh ketinggalan. Mereka yang terobati baru 33 persen dari jumlah ODHA. Sementara 67 persen lagi belum sama sekali terobati. Kendala pertama, yakni minimnya obat antiretroviral. “Mereka yang mendapat pengobatan adalah yang sudah nge-drop 350 dari sidifor 1.000,” sebutnya.

Baca Juga:  WADUH!!! Masih Ada yang Berani Titip Absen

Selama ini, distribusi antiretroviral dilakukan oleh pihak rumah sakit. Obat tersebut diberikan oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes). Disesuaikan dengan Siha (Sistem informasi kesehatan) yang dilaporkan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

“Di Kutim yang sudah punya Siha adalah RSUD Kudungga dan Dinkes,” katanya.

Dijelaskan, masa renta penderita HIV ke Aids bergantung pola hidup sehat. Jika bersangkutan tidak merokok dan tidak minum alkohol. Terus nutrisi dan gijinya cukup, serta menjaga olahraga dengan baik. Maka penderita bisa bertahan hingga 10 tahun dari saat terinfeksi.

“Tapi kalau sudah Aids, maka sidifor sudah turun drastis. Penyakit jamur kulit sudah mulai masuk dan getah bening sudah mulai membengkak. Badan jadi kurus. Nafsu makan rendah. Paling lama bisa bertahan 2 tahun,” tuturnya.

Baca Juga:  Terkait Pajak Warung Makan, Bapenda Minta Taat Aturan 

Diakui, penanganan telah banyak dilakukan. Antara lain melalui program transmisi seksual. Terdapat dua sasaran, yakni populasi kunci PSK dan para pelanggan. Kepada mereka selalu diinggatkan untuk menghindari hubungan seks bersiko.

“Kalau bisa dihindari, ya hindari. Kalau pun enggak bisa, ya pakailah pelindung, kondom. Cara ini bisa mencegah adanya penularan ke orang lain, seperti ke istri atau suami,” sarannya. (drh)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Lipsus HIV/AIDSSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

PSK Diminta Tobat

Next Post

Bupati: Tak Boleh Ada Lokalisasi Baru

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April, DPRD Kaltim Sepakati Tuntutan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April Kaltim, Massa Desak Audit Pemprov dan Hentikan KKN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.