• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Royalti Batu Bara Tak Disetor, Jadi Temuan KPK

by BontangPost
16 November 2018, 16:25
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi(Net)

Ilustrasi(Net)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama kementerian perhubungan dan pemerintah daerah meninjau sejumlah lokasi penambangan batu bara di Kaltim, Kamis (15/11) kemarin. Pasalnya, KPK mendapat laporan potensi kerugian negara Rp 1,3 triliun setiap tahun.

Penyebabnya, perusahaan tidak menyetor royalti dari penambangan batu bara di Benua Etam. Ketua KPK, Agus Rahardjo mengatakan, temuan tersebut terjadi disebabkan perbedaan data yang relatif besar antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Perdagangan, serta Bea Cukai.

“Kenapa bisa berbeda begitu? Karena masing-masing punya peran. Pihak yang ini untuk royalti. Yang lain untuk pajak. Potensi kerugiannya cukup besar. Ini mirip temuan ICW (Indonesia corruption watch, Red.) selama sepuluh tahun terakhir,” jelasnya.

Mantan Sekretaris Utama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) itu berharap, setelah munculnya temuan tersebut, pemerintah membuat pengaturan yang ketat. Salah satunya, menyamakan data antar kementerian dan memperbaiki tata kelola data.

Baca Juga:  PPDB Online Dinilai Sulitkan Siswa 

“Kementerian harus melakukan koordinasi pencatatan data hasil penambangan batu bara. Sehingga tersedia data yang akurat dan kredibel. Supaya bisa dijadikan rujukan pungutan negara,” tegasnya.

Langkah itu dapat dilakukan dengan mengevaluasi regulasi tentang surveyor. Yang mencatat dan memastikan kualitas serta kuantitas batu bara yang diproduksi dan diperdagangkan perusahaan.

Pemerintah juga mesti menginventarisasi kapal yang hilir mudik mengangkut batu bara di Sungai Mahakam. Hal itu demi memastikan penghitungan yang akurat terhadap pengangkutan emas hitam itu.

“Misalnya dilakukan inventarisasi kapal dari hulu sampai ke hilir. Itu punyanya siapa. Termasuk juga memastikan kapal-kapal yang lewat. Semuanya harus diketahui pemerintah. Kapasitas kapalnya berapa. Kapal itu milik siapa,” imbuhnya.

Baca Juga:  Jelang Ramadan, Harga Wajib Stabil 

Yang tak kalah penting, menurut Agus, evaluasi pelaksanaan pemuatan batu bara di lokasi-lokasi terpencil untuk ekspor. Masih banyak wilayah pemuatan hasil tambang itu yang minim pengawasan.

“Harus ada pembentukan pos pengawasan terpadu di lokasi alternatif. Di situ harus dilengkapi penggunaan teknologi dan SDM yang mumpuni. KPK mendorong pemasangan kamera di spot-spot strategis di sepanjang Sungai Mahakam,” imbuhnya.

Agus mengingatkan agar pemerintah pusat dan pemerintah daerah mendesak para pengusaha menyelesaikan sisa pembayaran royalti. Khususnya perusahaan tambang batu bara yang memegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu bara (PKP2B) dan Izin Usaha Pertambangan (IUP).

“Serta menegakkan ketentuan clean and clear secara konsisten. Termasuk di dalamnya pencabutan izin perusahaan-perusahaan yang tidak patuh,” sarannya.

Baca Juga:  Demi Memenuhi Syarat Pencalonan DPD, Sandra Bakal Mundur dari Kepengurusan PKB 

Ditegaskan Agus, agar semua pihak tidak memanfaatkan eksploitasi sumber daya alam untuk kepentingan pribadi dan kelompok melalui korupsi. Khususnya dalam bentuk suap, gratifikasi, dan pemerasan.

“Hentikan juga perbuatan curang yang merugikan keuangan negara. Baik dalam bentuk perizinan, pelaksanaan penambangan, maupun pengawasan,” ajaknya.

Agus berharap, apabila ada indikasi pelanggaran dalam pengelolaan tambang batu bara, seluruh lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan publik Kaltim memberikan laporan pada KPK.

“Karena KPK tidak akan segan-segan menindak sesuai tugasnya. Supaya siapa saja yang terbukti bermain dalam pertambangan itu dihukum. Agar menimbulkan efek jera,,” tutupnya. (*/um)

Tags: korupsiMetro SamarindaRoyalti Batubara
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Banjir IR Sutami Tak Masuk Ranah Pemkot 

Next Post

Sambut Positif Rute Baru Bandara APT Pranoto

Related Posts

Kejari Bontang Dalami Dugaan Kredit Fiktif BPR, Empat Saksi Diperiksa
Bontang

Kejari Bontang Dalami Dugaan Kredit Fiktif BPR, Empat Saksi Diperiksa

28 Oktober 2026, 13:43
Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar
Kaltim

Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar

25 September 2026, 15:18
Daftar Tersangka OTT KPK di KPP Banjarmasin, Kepala Pajak Terima Suap Rp800 Juta untuk DP Rumah
Nasional

OTT KPK di Jabodetabek Seret Dirjen ATR/BPN dan Politikus Golkar Fahd A Rafiq, Uang Ratusan Miliar Disita

15 September 2026, 11:39
Kasus Gratifikasi Eks Bupati Kukar, KPK Periksa Anggota DPRD Kaltim dan Petinggi Perusahaan
Kaltim

Kasus Gratifikasi Eks Bupati Kukar, KPK Periksa Anggota DPRD Kaltim dan Petinggi Perusahaan

7 Agustus 2026, 10:00
Tak Berhenti di Dishub, Dugaan Korupsi Bimtek OPD Lain Mulai Didalami Kejari Bontang
Bontang

Tak Berhenti di Dishub, Dugaan Korupsi Bimtek OPD Lain Mulai Didalami Kejari Bontang

4 Agustus 2026, 12:06
Kejari Bontang Beri Sinyal Tersangka Korupsi Tugu Selamat Datang Lebih dari Satu Orang
Bontang

Kejari Bontang Beri Sinyal Tersangka Korupsi Tugu Selamat Datang Lebih dari Satu Orang

4 Agustus 2026, 08:00

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.