• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Rusunawa Lhoktuan Tanpa Furniture dan Lift

by BontangPost
5 September 2017, 11:59
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
SIDAK : Komisi III DPRD sidak pembangunan rusunawa Lhoktuan. Mereka melakukan pengecekan terhadap struktur bangunan.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

SIDAK : Komisi III DPRD sidak pembangunan rusunawa Lhoktuan. Mereka melakukan pengecekan terhadap struktur bangunan.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Progres Pembangunan Capai 53 Persen, Batas Pengerjaan hingga November

BONTANG – Komisi III DPRD menyayangkan proyek rusunawa Loktuan yang hanya menyelesaikan hingga bangunan fisik saja. Ketua Komisi III, Rustam HS mempertanyakan kepada kontraktor terkait fasilitas yang didapat oleh penghuni rusunawa di kemudian hari.

“Barusan saya dari sana (pemerintah pusat, Red.) katanya setiap rusunawa pasti sudah ada furniture-nya. Tidak mungkin orang (calon penghuni,Red.) membawa sendiri,” ungkapnya di sela sidak Komisi III terhadap progres pembangunan rusunawa Lhoktuan. Senin (4/9).

Kelengkapan yang dimaksud mengenai kasur, meja, hingga lemari pakaian. Selain itu, ia juga mempermasalahkan tidak adanya sarana lift, mengingat rusunawa tersebut memiliki lima lantai.

Baca Juga:  Reses DPRD Kaltim, Usulkan Rp 300 M

“Ini tidak ada lift-nya, setahu saya rusunawa yang dibangun mulai tahun 2016 jika terdiri dari tiga lantai lebih sudah harus menggunakan lift. Pasti tidak ada yang mau tinggal di lantai atas kalau naiknya menggunakan tangga,” tambah sekretaris Fraksi Golkar yang baru saja berkunjung ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat beberapa waktu silam.

Politisi Golkar ini juga berpendapat pengerjaan rusunawa yang dilakukan oleh PT Nindya Karya ini tergolong kasar. Kendati diakuinya pengerjaan dapat diselesaikan tepat waktu nantinya mengingat saat ini progresnya sudah mencapai 53 persen, sedangkan batas akhir pengerjaan yakni November. “Contohnya pengecoran plafonnya masih tidak mulus,” ujarnya.

Sementara itu, Manager Lapangan PT Nindya Karya, Rudi membenarkan bahwa rusunawa tersebut tanpa dilengkapi dengan furniture. Hal tersebut ia utarakan berpedoman dengan draf kontrak yang telah disepakati. “Tidak include dengan furniture, paket terbagi struktur sendiri, arsitektur sendiri,” kata dia.

Baca Juga:  Tarif Sewa Rusunawa Api-api Disesuaikan Harga Pasaran Balikpapan, Dibatasi Hanya 150 Kamar Saja

Bangunan yang terletak di jalan Slamet Riyadi ini nantinya akan mempunyai 70 kamar dengan ukuran tipe 36. Dimana setiap kamarnya nanti terdapat satu kamar tidur, ruang tamu, kamar mandi, dan dapur.

Perihal tenaga kerja yang digunakan, perusahaan yang telah sukses membangun rusunawa di beberapa provinsi seperti Papua, Maluku, dan Sulawesi Tengah ini menggunakan 118 karyawan. Adapun 50 persen lebih ialah tenaga lokal, sisanya didatangkan dari pulau Jawa. Jumlah tersebut diluar tenaga keamanan yang bertugas.

Terpisah, Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Bontang Edi Ronting akan mempertimbangkan usulan Komisi III terkait pengadaan lift dalam rapat internal OPD tersebut. Di samping itu, DPKPP juga akan melakukan koordinasi dengan Kementerian PUPR guna membahas masalah tersebut. “Kami akan bahas dulu mengenai usulan itu,” tandasnya.

Baca Juga:  Pembangunan Jalan Lingkar Jangan Hanya Mengandalkan APBD 

Selain itu ia juga menjelaskan bahwa status rusunawa bisa berubah menjadi rusunami jikalau penghuni tersebut mampu membeli. Akan tetapi warga hanya akan mendapat hak guna bangunan (HGB) saja.  (*/ak)

Tags: pembangunan Bontangrusunawa
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

PLN Bantah PLTMG Tak Berizin

Next Post

Mulai Kerja, Panwaslu Bontang Roadshow Jalin Sinergi

Related Posts

DPRD Bontang Kaget, Warga Rusunawa Api-Api Keluhkan Tarif Air Rp13 Ribu Per Kubik
Bontang

DPRD Bontang Kaget, Warga Rusunawa Api-Api Keluhkan Tarif Air Rp13 Ribu Per Kubik

26 Agustus 2025, 11:35
10 Paket Strategis Tahun Ini Ditetapkan, Prioritaskan Pembangunan Kota Bontang
Bontang

10 Paket Strategis Tahun Ini Ditetapkan, Prioritaskan Pembangunan Kota Bontang

5 April 2025, 11:00
Tersisa Satu Pasien Covid-19 Isolasi di Rusunawa Guntung Bontang
Bontang

Pemkot Bontang Usul Pembangunan Rumah Susun bagi PNS di Bontang Lestari

16 Februari 2023, 16:00
Sepi Penghuni, Tinggal di Rusunawa Guntung Tak Wajib Pakai KTP Bontang
Bontang

Bulan Depan Hibah Rusunawa Guntung dan Loktuan Jadi Aset Pemkot Bontang

9 Februari 2023, 09:06
Pasien Covid-19 Tak Bisa Dipaksa Masuk Isoter
Bontang

Antisipasi Lonjakan Kasus, Rusunawa Guntung Tetap Disiapkan Sebagai Tempat Isoter

4 Oktober 2021, 19:00
Lahan Beres, Kilang CPO Dibangun Tahun Depan
Bontang

Lahan Beres, Kilang CPO Dibangun Tahun Depan

19 Desember 2018, 17:50

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.