• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Saat Pengundian Nomor Urut, Paslon Diimbau Pakai Baju Adat 

by BontangPost
12 Februari 2018, 11:33
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
FOTO WAJAH: Syarifuddin Rusli(DOK/METRO SAMARINDA)

FOTO WAJAH: Syarifuddin Rusli(DOK/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Para bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur diimbau dapat menggenakan pakaian adat saat mengikuti jalannya pleno pengundian nomor urut, Selasa (13/2) besok. Selain para paslon, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim mengimbau hal yang sama juga dapat dilakukan oleh para pendukung, simpatisan, atau relawan para pasangan calon (palson) yang mengikut acara tersebut.

Sekretaris KPU Kaltim, Syarifuddin Rusli mengatakan, penggunaan pakaian adat sebagai pengenalan terhadap keberagaman budaya dan etnis di Kaltim. Sehingga perhelatan pesta demokrasi kali ini menjadi cerminan bagi masyarakat menghargai perbedaan dan keberagaman di Kaltim.

“Saat undangan dan paslon masuk dalam ruangan acara pengundian nomor urut, kami harapkan mengenakan pakaian adat. Begitu juga dengan udangan, pegawai, dan komisioner KPU akan mengenakan pakaian adat,” kata Rusli, Minggu (11/2) kemarin.

Baca Juga:  Pilbup PPU Rentan Jadi Batu Loncatan

Selain itu, penggunaan pakaian adat tersebut, agar setiap paslon dan pendukungnya memiliki kesadaran untuk mencintai adat istiadat yang berkembang di Kaltim. Pakaian adalah simbol, sedangkan inti dari pakaian tersebut adalah cermin bahwa keberagaman harus dijunjung tinggi selama pilgub.

“Di Kaltim ini beragam suku bangsa hidup dan bekerja di sini. Tahapan awal ini jadi momentum yang tepat, supaya kita memperkenalkan keberagaman itu melalui pakaian adat,” katanya.

Ia menyebut, penggunaan pakaian adat akan terlebih dahulu dicontohkan pegawai dan komisioner KPU Kaltim. Ia sudah mengimbau pada seluruh pegawai dan PNS yang bertugas di lingkungan KPU untuk mengenakan pakaian adat pada kegiatan pengundian nomor urut paslon nantinya.

Baca Juga:  Tanggal Seleksi CPNS Belum Diputuskan

“KPU sendiri tidak ada keharusan untuk memakai pakaian adat tertentu. Terserah saja, yang penting ada unsur adatnya. Kalau bisa, dari Jawa pakai adat Jawa, Kutai atau Banjar pakai sesuai adat masing-masing,” sebutnya.

Sedangkan undangan akan menggunakan pakaian adat sesuai daerah asalnya masing-masing. Misalnya paslon yang daerah asalnya dari Kutai Kartanegara (Kukar), akan mengenakan pakaian adat Kutai. “Boleh juga misalnya paslon dari Banjar, mengenakan pakaian adat Jawa, itu sah-sah saja. Yang pasti tidak ada imbauan khusus bahwa paslon harus menggunakan pakaian adat tertentu,” ucapnya. (*/um/drh)

Tags: Metro SamarindaPakaian AdatPenetapan no Urut Paslon
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bangun Dulu Baru Izin Diurus 

Next Post

Hari Ini, Ribuan Personel Keamanan Jaga KPU 

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.