TANJUNG REDEB – DPD I Golkar Kaltim menjadi satu-satunya partai politik (parpol) yang telah mengumumkan jagoannya untuk bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018. Seperti yang sudah diprediksi, nama Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari menjadi calon gubernur (cagub) yang diusung beringin.
Ya, dengan kekuatan 13 kursi di parlemen, Golkar menjadi satu-satunya parpol yang bisa mengusung sepasang calon tanpa harus berkoalisi. Langkah politik Golkar ini diputuskan dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dan Rapat Pimpinan Daerah Khusus (Rapimdasus) DPD Golkar Kaltim di Berau, 10-11 Februari.
Dalam konferensi pers yang digelar usai Rakorda dan Rapimdasus Golkar, Rita yang menjabat sebagai ketua Golkar Kaltim menyatakan kesiapannya diusung untuk bertarung di Pilgub Kaltim tahun depan. Namun untuk bakal calon wakil gubernur (bacawagub), Rita dan tim Golkar sudah menyiapkan tahapan penjaringan yang sesuai dengan mekanisme partai.
“Kami akan bentuk tim kecil. Kami akan melakukan assessment untuk calon-calon wakil yang mendaftar,” katanya di Hotel Bumi Segah, Jumat (10/2) malam.
Walau belum melakukan penjaringan, Rita punya kriteria khusus pendampingnya. Yang pasti, Rita mengharapkan calon wakilnya seorang pria yang lebih tua dan punya semangat kerja.
“Itu standar hati. Tetapi tetap dikembalikan ke mekanisme partai,” jelasnya.
Rita juga menginginkan calon wakilnya merupakan politikus yang paham birokrasi.
“Contohnya Pak Andi Harahap dan Pak Makmur,” ujarnya.
Yang pasti, calon wakilnya bisa membantunya dalam bekerja.
Rita mengakui, beberapa figur Kaltim telah menjalin komunikasi dengannya. Baik dari internal Golkar maupun dari partai lain.
“Kalau di internal ada Pak Makmur dan Pak Sofyan Hasdam. Kalau dari luar, ada juga mantan Kapolda,” akunya.
Berbicara koalisi dengan partai lain, kemungkinannya juga besar. Tetapi ditekankannya, dalam pilkada, parpol hanyalah sebuah perahu yang bisa mengantarkan seseorang untuk maju.
“Pilkada itu lebih pada ketokohan. Makanya saya akan mencari tokoh yang bisa membantu saya bekerja dan bisa meraup suara banyak, karena kami inginnya menang telak seperti saat saya maju di Pilbup Kukar,” ungkap Rita.
Sesuai hasil, tahapan penjaringan bacawagub Golkar akan dimulai Maret nanti.
“Tahapannya dimulai Maret. Oktober, kita sudah bisa deklarasi,” pungkasnya. (udi/kpg/gun)







