BONTANG – Dinas Ketenagakerjaan Bontang tak henti-hentinya membangun kedekatan dengan perusahaan besar di Kota Taman. Tujuannya agar perusahaan tersebut terlibat langsung dalam menekan angka pengangguran melalui peningkatan kompetensi.
Disnaker Bontang berkunjung ke Badak LNG, Senin (5/8/2019). Kepala Disnaker Bontang Ahmad Aznem pun mengajak perusahaan agar dapat memahami regulasi yang ada, yakni Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2018 tentang Perekrutan dan Penempatan Tenaga Kerja.
“Kami ajak perusahaan itu untuk menyiapkan sumber daya tenaga kerja yang mumpuni. Karena akan ada banyak proyek di Bontang. Pikiran kami itu, kerja sama dengan Badak LNG bukan berarti kerja di sini. Tapi sama-sama memikirkan SDM secara umum bisa bersaing dan diterima di lokal, nasional, atau internasional sekalipun,” kata Aznem.
Kehadiran disnaker disambut hangat manajemen Badak LNG, upaya ini juga mereka dukung dan apresiasi. Sebab dalam hal ini, Badak LNG tak ingin menutup mata demi peningkatan kapasitas warga lokal.
Perwakilan manajemen Badak LNG menganggap, perda tersebut sebagai motivasi dalam meng-upgrade sumber daya manusia Bontang. Tidak melulu untuk dipekerjakan di perusahaan gas itu, akan tetapi juga dapat diberi bekal untuk bekerja di tempat lain.
Sekira satu jam lamamya berdiskusi, Disnaker Bontang maupun Badak LNG memiliki kesepahaman atas perda itu. Selanjutnya mengenai teknis kerjasama akan ditindaklanjuti. (Arsyad Mustar/adv)







