• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Sangkulirang  Seberang Kembali Mencuat 

by BontangPost
25 April 2017, 12:28
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
PENGHUBUNG: Jembatan penghubung dari Rongkang ke kota Kecamatan Sangkulirang.(DOK)

PENGHUBUNG: Jembatan penghubung dari Rongkang ke kota Kecamatan Sangkulirang.(DOK)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Warga Kesulitan Mengurus Administrasi Kependudukan

SANGATTA – Warga yang berada di delapan Desa di Kecamatan Sangkulirang kembali menggulirkan harapan terbentuknya Sangkulirang Seberang. Diantara desa yang mengharapkan pemekaran itu ialah Desa Saka dan Mandu Pantai Sejahtra, Mandu Dalam, Pridan, Kerayaan, Tepian Terap, dan Pelawan.

Artina (59) salah seorang warga Desa Saka tersebut berharap pemekaran Sangkulirang seberang segera direalisasikan. Tuntutan ini dilayangkan untuk mempermudah masyarakat seberang dalam mengurus administrasi kependudukan. Seperti halnya pembuatan KTP, Akte Kelahiran, Kartu Keluarga dan lainnya.

Pasalnya, selama ini warga harus bolak balik menyebrang lautan dari satu pulau ke pulau lainnya hanya untuk mengurus perlengkapan kependudukan. Yang menjadi masalah, selain memakan waktu yang cukup lama, warga juga harus mengeluarkan uang lebih untuk sampai k kota kecamatan.

Baca Juga:  Kemenag Seleksi Petugas Haji 

“Hampir Rp 100 ribu hanya untuk pergi. Belum pulangnya. Karena bagi yang tidak memiliki kendaraan harus menyewa ojek untuk sampai ke Segara. Lalu menyebrang ke Kecamatan. Yang menjadi masalah lainnya kami harus menunggu kapal yang akan menyebrang. Kalau  siang tidak menjadi masalah, tetapi jika malam hari,” ujar Artina.

Hal senada juga diutarakan Ruslan dan Suparman. Warga RT 03 dan RT 05 Mandu Pantai Sejahtra ini membenarkan jika kampungnya dilirik menjadi kecamatan sendiri. Yakni menjadi Sangkulirang Seberang. Namun kabar tersebut perlahan memudar. Akan tetapi harapan dan tuntutan warga tetap bergelora hingga pemekarana dikabulkan.

“Memang sudah ada survei. Jika tempat kami ini akan dimekarkan menjadi Sangkulirang Seberang. Dengan begitu akan memudahkan kami dalam mengurus keperluan. Tidak lagi harus bolak balik menyebrang lautan hanya untuk mengurus hal yang kecil,” kata Ruslan.

Baca Juga:  Banyak Aset Tidak Terdata, Pegawai Pensiun Masih Bawa Mobil Dinas 

Tentunya harapan ini bukan tanpa alasan. Selain untuk mempermudah masyarakat dalam semua hal, juga demi kemajuan desa yang selama ini sudah lama tertinggal. Salah satunya masalah infrastruktur, listrik terlebih air bersih. Belum terlihat jelas perhatian pemerintah kecamatan untuk memajukan desa.

“Kami sangat sulit sekali air bersih. Karena air disini (Mandu) berbau dan kuning kecoklatan. Karena mengandung air laut. Makanya kami beli air terus. Bayangkan saja, satu jerigen dipatok Rp10 rubu. Belum lagi jalan dan listrik,” pria yang sudah 50 tahun tinggal di Mandu itu.

Sementara itu, Ketua RT 05 Syahbuddin juga berharap desanya dimekarkan menjadi Sangkulirang Seberang. Dengan begitu desanya akan berkembang dan siap bersaing dengan kecamatan lainnya. “Potensi kami sangat besar sekali. Baik dilihat dari perkebunan, pertanian, terlebih wisata. Kami memiliki semuanya. Kami yakin, jika sudah dimekarkan tempat kami maju dan ramai,” katanya.

Baca Juga:  Tumbangkan Atlet Senior, Sabet Emas di Nomor Slalom 

Jikapun belum dipenuhi, maka dirinya berharap bisa dibuatkan jembatan penghubung dari kecamatan ke desa seberang. Seperti halnya jembatan yang dibuat dari Ronggang ke kecamatan kota. “Alternatif lain buatkan jembatan penghubung. Sehingga kami mudah menuju kecamatan. Tidak lagi menggunakan kapal. Dengan begitu kami yakin desa kami akan ramai dan berkembang sekali. Bahkan bisa menjadi sumber PAD,” katanya. (dy).

Print Friendly, PDF & Email
Tags: pemekaranSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

India Tertarik Garap Kilang Bontang

Next Post

Pengurus NPC Kutim Dikukuhkan 

Related Posts

Dua Daerah di Kaltim Masuk Daftar Calon Daerah Otonom Baru yang Layak
Kaltim

Dua Daerah di Kaltim Masuk Daftar Calon Daerah Otonom Baru yang Layak

30 April 2025, 10:15
Tidak Kena Moratorium, Siapkan Dua Provinsi Baru untuk Papua
Nasional

Tidak Kena Moratorium, Siapkan Dua Provinsi Baru untuk Papua

24 Januari 2020, 13:00
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kartu Bontang Pintar Tetap Prioritas, Pemkot Sesuaikan Nominal Bantuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.