• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Sebelum Penyerangan di Muara Kate, Oknum Pejabat Pemkab Paser Diduga Kondisikan Hauling Batu Bara Tetap Berjalan

by BontangPost
20 November 2024, 10:58
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi hauling di jalan umum.

Ilustrasi hauling di jalan umum.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Paser – Pelaku dan modus penyerangan warga Dusun Muara Kate, Muara Langon, Kecamatan Muara Komam, Jumat (15/11/2024), masih terus ditelusuri. Beberapa informasi pun mulai terbuka terkait penyerangan di posko stop hauling batu bara.

Sebelum terjadinya peristiwa kekerasan itu, diduga ada pengkondisian agar hauling batu bara tetap dilakukan.

Salah satunya video berdurasi 1 menit menyebar yang di media sosial. Video itu memperlihatkan pertemuan beberapa orang di sebuah warung makan sebelum peristiwa terjadi. Dalam video tersebut, terlihat perangkat pemerintahan setempat, termasuk lurah dan kepala desa.

Oknum kepala desa dan lurah itu diduga ikut memfasilitasi truk batu bara melintas di jalan nasional yang berada di bawah kendali kementerian.

Dugaan ini diperkuat oleh video pendek yang diunggah di Facebook oleh akun @Bryan Paser melalui reels, dan dibagikan oleh Info Seputar Batu Sopang.

Baca Juga:  Hauling di Jalan Umum; Tumpang Tindih Regulasi Daerah dan Pusat, Ajukan Petisi Lewat Forum Perhubungan

Dalam video tersebut, seorang pria mengenakan kemeja hijau yang diduga adalah perangkat desa di Muara Langon, terlihat berbicara dengan sejumlah orang. Dari penelusuran, kepala desa tersebut adalah Agus Karianto.

Dalam video itu, Agus terdengar menyampaikan bahwa larangan hauling datang dari pihak luar.

“Pernyataan tidak boleh hauling itu karena ada pihak luar yang datang. Jadi kalau untuk warga Desa Langon masih kondusif,” ucap pria yang diduga kuat adalah Agus.

Dia pun meminta pihak yang akan hauling untuk bersabar. “Jadi yang ada di kesepakatan supaya bisa duduk bareng di sana. Di sana tidak minta nominal, tapi minta komitmen jam keberangkatan PS (dump truk bermuatan batu bara),” lanjutnya.

Sumber yang dapat dipercaya dan tak ingin identitasnya disebutkan membenarkan bahwa pertemuan di warung kopi pinggir jalan tersebut turut dihadiri oleh Lurah Muara Komam, Muksin.

Baca Juga:  Kunjungan Wapres Gibran ke Muara Kate Kaltim Dianggap Percuma Jika Tak Bisa Realisasikan Ini

“Pertemuan itu terjadi sebelum kejadian penyerangan,” tutur sumber tersebut.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh pihak perusahaan dan ormas yang hendak melakukan demo tandingan.

“Setelah pertemuan itu, lurah dan kades menemui warga sekitar TKP dan meminta supaya hauling bisa berjalan lagi,” jelasnya.

Sebelum penyerangan terjadi, kades dan lurah sempat mendatangi warga untuk meminta agar hauling bisa kembali berjalan.

“Sekitar Senin atau Selasa lalu mereka datang ke warga, meminta agar hauling bisa dilakukan. Warga bingung karena yang mengeluarkan larangan hauling adalah pj bupati,” ucapnya.

Terkait video yang tersebar, Camat Muara Komam, Mustafa, mengatakan bahwa pihaknya masih akan menelusuri kebenarannya.

“Yang jelas, kecamatan saat ini berupaya menenangkan warga di sini (Muara Komam) supaya tidak ada konflik yang meluas atau isu SARA, apalagi menjelang pilkada. Kami bersama aparat penegak hukum berusaha untuk secepatnya menguak pelaku tersebut,” tutur Mustafa melalui sambungan telepon WhatsApp, Senin (18/11).

Baca Juga:  Bongkar Muat Batu Bara di Pelabuhan Ilegal

Mustafa juga menyatakan bahwa pihaknya akan mengadakan rapat untuk sosialisasi ke masyarakat. “Kami akan menyampaikan bahwa kejadian itu murni kriminal, tidak ada kaitannya dengan SARA,” tandasnya.

Senada dengan camat, Kapolres Paser AKBP Novy Adi Nathaniel menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman terkait video tersebut.

“Kami belum bisa pastikan kebenarannya. Setiap informasi yang didapat kami dalami,” pungkasnya. Terkait perkembangan kasus tersebut, perwira menengah Polri tersebut menegaskan bahwa jajarannya sudah memeriksa 11 saksi.

“Sementara anggota semua masih di lapangan,” ujarnya. (*)

Tags: Batu Bara Ilegalhauling batu bara
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

1.900 Peserta Seleksi Kompetensi Dasar di Bontang Gagal Melaju ke SKB

Next Post

Hauling Batu Bara di Muara Kate yang Makan Korban hingga Diduga Melibatkan Oknum Pejabat Dilaporkan ke Pusat

Related Posts

Bongkar Praktik Batu Bara Ilegal, Kejati Kaltim Tetapkan Dua Tersangka
Kaltim

Bongkar Praktik Batu Bara Ilegal, Kejati Kaltim Tetapkan Dua Tersangka

4 Juni 2026, 09:01
Tabrakan Truk Hauling di Jalur Debu Kutai Barat, Dua Pekerja Tambang Tewas
Kaltim

Tabrakan Truk Hauling di Jalur Debu Kutai Barat, Dua Pekerja Tambang Tewas

31 Maret 2026, 09:00
Pusat Turun Gunung, Puluhan Ribu Ton Batu Bara Tak Bertuan Kembali Disita di Kaltim
Bontang

Pusat Turun Gunung, Puluhan Ribu Ton Batu Bara Tak Bertuan Kembali Disita di Kaltim

21 Januari 2026, 15:50
Ditjen Gakkum ESDM Amankan 70 Ribu Ton Batu Bara Ilegal di Kukar
Kaltim

Ditjen Gakkum ESDM Amankan 70 Ribu Ton Batu Bara Ilegal di Kukar

3 Januari 2026, 09:34
Kawasan Cagar Alam Teluk Adang Paser Dijarah, 4 Orang Kedapatan Menambang Batu Bara Ilegal
Lingkungan

Kawasan Cagar Alam Teluk Adang Paser Dijarah, 4 Orang Kedapatan Menambang Batu Bara Ilegal

9 Desember 2025, 17:33
Polri Sita 36 Truk Pengangkut Batu Bara Tambang Ilegal Ismail Bolong
Kaltim

Polda Kaltim Tegaskan Tanpa Kompromi Berantas Pembalakan dan Tambang Ilegal

8 Desember 2025, 20:48

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.