• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Sekolah di Pesisir Bontang Tak Sepenuhnya Menerapkan PJJ

by Fitri Wahyuningsih
22 September 2020, 09:00
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Murid SD di 
Malahing, saat sedang istirahat bermain di depan sekolah. (dok/MEGA/KP)

Murid SD di Malahing, saat sedang istirahat bermain di depan sekolah. (dok/MEGA/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Pemerintah menerapkan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sejak pandemi Covid-19 merebak. Ini merupakan langkah antisipatif. Agar ruang-ruang kelas tak jadi lahan subur penyebaran Covid-19. Sebagian besar sekolah telah mengadopsi sistem tersebut. Namun ternyata, sistem PJJ tak berlaku seutuhnya di sekolah-sekolah pesisir di Bontang.

Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang Saparuddin menjelaskan, sejak awal pandemi sebagaian besar sekolah di pesisir memang tidak menerapkan PJ utuh. Ini tak terkait dengan keberadaan infrastruktur penunjang. Seperti kuota internet dan perangkat belajar; laptop atau ponsel. Tapi lebih kepada efektivitas.

Bila dirata-rata, tiap jenjang kelas, sekolah di pesisir muridnya hanya 3-5 orang. Akumulasi satu sekolah hanya 20-30 murid. Demikian, ketakutan penyebaran Covid-19 di kelas dinilai minim. Lantaran kelas sejak awal memang tak disesaki murid.

Baca Juga:  Dikucur Rp 1,2 Miliar, Tahun Ini Ada Tiga Sekolah Pesisir Direnovasi

Belum lagi, mobilitas masyarakat ke pesisir, terlebih kampung atas laut seperti Tihi-Tihi dan Selangan amat minim. Sehingga potensi penyebaran virus pun dinilai kecil.

“Apalagi yang di atas laut. Perjumpaan sama orang luar sangat kurang. Sekolah juga tidak penuh. Jadi kami pikir, aman saja kalau belajar offline,” beber Saparuddin.

Kendati belajar tatap muka diperkenankan, tapi penerapan protokol kesehatan tetap wajib dijalankan. Minimal pakai masker dan cuci tangan sebelum masuk kelas. Juga selama pandemi, durasi belajar di kelas dikurangi. Pembelajaran pun tak saban hari digelar di kelas. Guru-guru biasanya memberikan penjelasan untuk mata pelajaran tertentu. Anak-anak kemudian membawa tugas untuk dikerjakan di rumah.

Baca Juga:  Sekolah Pesisir Unjuk Gigi, Sukses Masuk 4 Besar 

“Karena muridnya tak terlalu banyak, guru-guru justru datangi rumah murid. Untuk mantau dan membantu kesulitan mereka,” ungkapnya.

Adapun sekolah pesisir di Bontang meliputi SDN 011 Pulau Gusung, SDN 014 Lok Tunggul, SDN 016 Tihi-Tihi, SDN 015 Selangan. dan SD YPPI Malahing. Dari seluruhnya, ujar Saparuddin, hanya SDN 016 Tihi-Tihi yang miliki murid lebih 50 orang. Sisanya kurang 50 murid. (*)

Tags: pesisir bontangSekolah Pesisir
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

1.262 UMKM Diajukan Terima BLT

Next Post

Oknum PNS Terlibat Pencurian Sarang Walet

Related Posts

Satu Ruangan Diisi Dua Rombel, SDN 011 Gusung Butuh Penambahan Kelas
Bontang

Dikucur Rp 1,2 Miliar, Tahun Ini Ada Tiga Sekolah Pesisir Direnovasi

4 Mei 2023, 14:05
SDN 011 Gusung Ambruk, Disdikbud Bakal Bangunkan Sekolah Baru
Bontang

Disdikbud Bontang Klaim Pembenahan Infrastruktur Pendidikan di Pesisir Lebih Sulit

14 Juni 2021, 09:08
Proyek Penyaringan Air Dihapus, Sekolah Hanya Bisa Berharap Tampungan Air Hujan
Bontang

Proyek Penyaringan Air Dihapus, Sekolah Hanya Bisa Berharap Tampungan Air Hujan

11 November 2020, 12:34
Warga Pesisir Penerima BLT Wajib Datang Ke Kelurahan
Bontang

Warga Pesisir Penerima BLT Wajib Datang Ke Kelurahan

12 Juli 2020, 12:30
Panel Surya Rusak, Aktivitas Belajar di Selangan Terganggu
Bontang

Panel Surya Rusak, Aktivitas Belajar di Selangan Terganggu

7 Juni 2020, 16:18
Masalah Pendidikan di Pesisir Bontang, Dua Mata Pelajaran Tanpa Guru
Bontang

Masalah Pendidikan di Pesisir Bontang, Dua Mata Pelajaran Tanpa Guru

29 November 2019, 16:00

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.