• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Sempat Memanas, Hearing Ditengahi DPRD 

by BontangPost
25 April 2018, 11:01
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
HEARING: Wakil Ketua I DPRD Kutim Yulianus Palangiran menengahi pertemuan antar buruh dan pimpinan PT. WIN, di ruang hearing kantor DPRD Kutim, Selasa (24/4) kemarin.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

HEARING: Wakil Ketua I DPRD Kutim Yulianus Palangiran menengahi pertemuan antar buruh dan pimpinan PT. WIN, di ruang hearing kantor DPRD Kutim, Selasa (24/4) kemarin.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Suasana hearing antara perwakilan buruh yang dimotori Serikat Pekerja Nasional (SPN) dengan perusahaan PT. Wira Inova Nusantara (PT.WIN) sempat memanas. Hal tersebut dipicu adu argumen dari kedua belah pihak yang hadir dipertemuan hearing di kantor DPRD Kutim, Selasa (24/4) kemarin.

Penyampaian yang melenceng dari topik pembahasan dari kedua belah pihak, membuat Wakil Ketua I DPRD Kutim, Yulianus Palangiran terpaksa memotong penyampaian tanggapan.

“Saya rasa jangan terlalu berkeraslah, toh ini kan hanya masalah minimnya komunikasi,” tandasnya.

Wakil ketua dewan itu mengatakan, pertemuan hearing ini sifatnya bukan seperti di pengadilan. Melainkan sebuah pertemuan untuk memecahkan dan mencari solusi permasalahan secara bersama-sama. Yulianus berkata manajemen tidak dapat melarang adanya serikat. Mereka memikiki hak berorganisasi.

“Kami dari DPRD hanya memfasilitasi saja. Kami juga tidak serta merta harus menyalahkan dengan mengatakan ini salah perusahaan atau salah buruh. Tidak demikian. Saya minta kita fokus terhadap pembahasan. Jangan terlalu banyak curhat. Tapi sampaikan saja hal pentingnya. Ini hanya permasalahan miskomunikasi antar karyawan dan pimpinan. Semua harus bisa saling menghargai, karena sangat penting adanya karyawan sebagai aset. Selain itu penting pula adanya pimpinan untuk mengayomi karyawan seyogyanya seperti ayah sendiri,” katanya.

Baca Juga:  Tahun Ini, 75 Orang Raih Beasiswa KPC 

Dirinya meminta terbangunnya komunikasi. Pasalnya, minim koordinasi antar semua pihak dapat menjadi akar permasalahan.

“Rasa kekeluargaan akan terbangun jika komunikasi terus terjalin. Sekarang kan semua sudah jelas, pihak manajemen siap menghargai karyawannya sebagai aset. Maka pekerja pun jika terjadi sesuatu dapat menghormati perusahaan,” tambahnya.

Selain itu dirinya mengimbau pada manajemen agar tidak memberi sanksi apapun pada buruh yang melakukan aksi demo belum lama ini. “Sebelum adanya hearing ini kan mereka sempat demo, saya minta sepanjang regulasi ini sangat jelas, jangan sampai perusahaan memberi SP bahkan PHK pada buruh yang demo pekan lalu. Hal tersebut sangat wajar mereka lakukan. Harapan kedepannya, pimpinan dapat menghargai keluhan mereka sebagai pekerja,” terangnya.

Baca Juga:  Di Daerah Ini Gampang Temui Apotek Nakal 

Di tempat yang sama, Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) DPC Kutim, Protus menyampaikan semua keluhan anggotanya. Setelah itu ia mengatakan dalam hubungan industrial permasalahan seperti ini dapat menjadi pembelajaran dan pengalaman baru. Ia meminta pimpinan dapat mempertimbangkan keluhannya.

“Ketika ada permasalahan mari selesaikan. Jangan jadikan serikat sebagai musuh, tetapi sebagai mitra. Agar masalah tidak terus berkembang. Saya harap ini semua bisa diselesaikan dengan undang-undang yang berlaku dan perusahaan dapat memahami keinginan kami,” ujarnya.

Pengawas Manajemen PT. WIN, Thamrin menjelaskan pihaknya akan mengikuti aturan yang ada. Ia akan menyanggupi tuntutan yang sesuai kebutuhan dan tetap berupaya mendukung pekerjanya sebagai aset.

“Sudahlah mulai besok masuk kerja, jangan mogok kerja lagi. Kalian tidak perlu takut, karena saya jamin tidak ada sanksi apapun. Yang penting ketika ada apa-apa bicarakan pada kami. Jangan tiba-tiba pergi tanpa izin. Perihal keluhan mengenai pelayanan kesehatan, cuti, bahkan upah. Nanti kita bahas bareng-bareng,” pintanya.

Baca Juga:  Pengelola Polder Kewalahan

Kadisnaker Kutim berharap adanya hearing ini menjadi pemersatu pikiran antar pihak pada perusahaan tersebut. Ia meminta pada perusahaan agar mampu mengaktifkan LKS Bipartit. “Semoga tidak kembali terjadi kerusuhan. Saya berharap setelah ini bisa saling menghargai satu sama lain. Karyawan dari perusahaan ini kan lebih 900 orang. Jadi saya minta fungsikan rapat rutin setiap bulan. Untuk menjalankan komunikasi, agar tidak menimbulkan masalah baru,” tuturnya.

Sebelumnya puluhan karyawan PT WIN menggelar aksi unjuk rasa pekan lalu. Saat itu mereka menuntuk beberapa hak mereka. Mulai dari kepesertaan BPJS Kesehatan, hingga kejelasan status di perusahaan. (*/la)

Tags: Hearing BuruhPT WINSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Baru 63 Persen yang Gabung ke BPJS 

Next Post

Ulah 17 OPD Bikin Wabup Mencak-Mencak 

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdikbud Bontang Beri Opsi PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Kabut Asap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.