SANGATTA – Jajaran TNI – Polri Kutai Timur (Kutim) langsung mengambil langkah usai banyak terjadi aksi teror bom di Surabaya dan Jakarta. Mulai dari perketat kawasan hingga patroli pengamanan dilakukan.
Dandim 0909/SGT Letkol Inf Kamil Bahren Pasha mengatakan, saat ini aparat TNI sedang gencar melakukan patroli di sejumlah wilayah di Kutim. Selain itu, dirinya mengungkapkan pengawasan tersebut akan terus dilakukan hingga kondisi benar-benar dinyatakan kembali kondusif.
“Jika merunut pada aturan tentara, perihal penanganan bom, itu berada di bawah aturan kepolisian. Di sana sudah jelas, kami hanya mendampingi saja. Tapi bukan berarti kami diam, perketat wilayah juga kami lakukan. TNI akan terus mem’backup’ kepolisian,” ujarnya saat diwawancarai belum lama ini.
Tujuan dilakukannya patroli rutin tersebut berguna untuk mencegah mudahnya teroris masuk ke Kutim. Selain itu, sebagai salah satu upaya dari aparat untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. “Saat ini kami sedang melakukan patroli bersama dengan Polres Kutim untuk menjaga wilayah. Kemudian kegiatan inipun sudah dilakukan sejak beberapa hari yang lalu,” pungkasnya.
Dia memaparkan sasaran patroli tersebut dengan memantau di sejumlah kawasan atau fasilitas umum, kantor pemerintahan, tempat ibadah, dan menjaga pintu masuk di Mako TNI – Polri Kutim.
“Penjagaan ini kami lakukan semata untuk memperketat keamanan, dari gencarnya teroris mengincar markas aparat. Kami tidak bermaksud untuk menutup diri atau menjauh dari masyarakat yang berkepentingan. Hanya saja hal ini harus kami lakukan demi keamanan bekerja,” jelasnya. (*/la)







