• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Soroti Lonjakan Harga Ikan, Komisi III Imbau Penjual Tidak Nakal 

by BontangPost
8 Juni 2017, 12:38
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
SOROTI LONJAKAN IKAN: Harga ikan mulai meroket, penjual jangan memanfaatkan situasi jelang lebaran (ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

SOROTI LONJAKAN IKAN: Harga ikan mulai meroket, penjual jangan memanfaatkan situasi jelang lebaran (ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Kestabilan harga beberapa komoditas pangan menjelang Idulfitri, diprediksi masih tergolong wajar. Namun, Komisi III DPRD Bontang menyoroti soal kelonjakan harga ikan di pasaran. Hal ini diungkapkan H Rustam, Ketua Komisi III DPRD Bontang dalam Rapat Kerja dengan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3).

H Rustam menilai, untuk komoditas ikan tidak adanya patokan batas harga tertinggi. “Saya beli ikan bawis di Pasar Telihan harganya mahal sekali, sudah sampai Rp 70.000 padahal sebelumnya berkisar Rp 30.000,” tandasnya.

Memang mengenai ikan, udang, dan cumi tidak adanya regulasi yang mengatur batas harga bahan pangan tersebut. Berbeda dengan ayam, daging sapi, dan telur yang sudah memiliki standarisasi harga.

Baca Juga:  Pemerintah Diminta Serius Wujudkan Smart City 

Politisi Golkar ini juga berharap partisipasi dari masyrakat khusunya para penjual ikan, udang, dan cumi. “Di sini saya menghimbau kepada masyarakat yang berprofesi sebagai penjual, untuk tidak memanfaatkan momen Lebaran ini dengan menjual melebihi kewajaran harga. Kasihan masyarakat kecil, di tengah situasi perekonomian Kota Bontang yang lagi defisit ini,” sambungnya.

Pantauan dari awak media di Pasar Tanjung Limau, harga ikan bawis mencapai Rp 70.000, sedangkan untuk ikan baronang berkisar Rp 80.000. Kategori seafood lainnya, udang misalnya dijual seharga Rp 90.000 dan cumi-cumi berkisar Rp 65.000.

Berkaitan dengan isu ada temuan daging yang tidak sehat, H Rustam menampik berita tersebut. Dijelaskannya, bahwa Rumah Pemotongan Hewan (RPH) selalu memantau daging yang sudah dipotong. “Bila ada temuan berkaitan dengan daging gelonggongan maupun yang sudah dicampur daging yang lainnya, maka segera laporkan ke Komisi III DPRD atau DKP3,” serunya.

Baca Juga:  Pansus P2APBD 2016 Terbentuk, Sudiyo Didapuk Jadi Ketua Pansus

Beberapa hari lalu, Rapat kerja Komisi III DPRD Bontang dengan DP3 itu membahas ketersediaan pangan menjelang Idulfitri. Beberapa bahan pangan pokok misal beras, gula, daging, telur, dan cabai keriting memiliki ketersediaan yang cukup. (*/ak)

Tags: dprdHarga Ikan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Perwali Dana Hibah Ormas Harap Ditinjau Kembali

Next Post

HORE!!! Insentif PGS Triwulan Kedua, Cair Sebelum Lebaran

Related Posts

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan
Kaltim

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan

18 April 2023, 19:00
Dinkes-KB Dinilai Kecolongan
Bontang

Dinkes-KB Dinilai Kecolongan

22 Desember 2018, 17:50
Lintas Komisi ke Karang Paci
Bontang

Lintas Komisi ke Karang Paci

21 Desember 2018, 17:30
Berawal Pengusaha Studio Foto, Baktikan Diri untuk Daerah
Bontang

Jika Temukan Praktik Culas di SPBU, Sopir Truk Diminta Lapor Polisi

21 Desember 2018, 17:10
Pemkot Disebut Minim Koordinasi
Bontang

Pemkot Disebut Minim Koordinasi

20 Desember 2018, 17:55
Dokumen Perda RTRW Diminta Dievaluasi
Bontang

Dokumen Perda RTRW Diminta Dievaluasi

14 Desember 2018, 17:10

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.