SANGATTA – Benda asing yang bersarang di leher Stevanus (40) ternyata pecahan proyektil dari pistol polisi. Diduga pecahan timah panas yang dilepaskan dari tembakan peringatan itu memantul hingga mengenai leher Stevanus.
Kapolres Kutim AKBP Rino Eko menjelaskan, salah seorang petugas di Polres Kutim menerima aduan masyarakat terkait aktivitas Sabung Ayam di kawasan Kampung Tator, Sangatta Utara, Minggu (4/6) lalu. Petugas tersebut lalu menuju ke lokasi. Di sana didapati sedang berlangsung sabung ayam.
“Lalu dilepaskan tembakan peringatan dua kali, arahnya ke atas,” kata Kapolres, Senin (5/6) kemarin.
Lalu tiba-tiba Stevanus mengalami luka di leher. Awalnya, luka tersebut diduga karena Stevanus terjatuh. Stevanus pun dilarikan ke rumah sakit. Setelah dioperasi ternyata ditemukan dua pecahan proyektil di lehernya.
“Tidak ada unsur kesengajaan dari petugas. Apa yang dilakukan petugas juga sudah sesuai prosedur,” terangnya.
Kendati demikian, Kapolres mengatakan pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan di lapangan, untuk memastikan proses kejadian di lokasi.
“Tim sudah turun melakukan pemeriksaan,” tambah Rino.
Soal aktivitas sabung ayam, dia mengatakan pihaknya sudah menerima banyak laporan. Bahkan sudah beberapa kali petugas membubarkan aktivitas itu.
“Tapi kalau ini (sabung ayam) antara pelaku dan petugas itu kayak kucing-kucingan. Kalau kami tidak awasi ya ada lagi,” kata Kapolres.
Makanya dia meminta seluruh pihak terkait untuk mencegah aktivitas itu tidak terjadi. Sebab hal seperti itu bukan hanya menjadi tanggung jawab polisi.
“Semua pihak harus berperan. Kalau ada lagi yang sabung ayam laporkan ke kami, akan kami tindak,” tegasnya.
Diwartakan sebelumnya, Stevanus dilarikan ke Rumah Sakit Medika Sangatta (SOHC) dengan darah mengucur deras di leher, Minggu (4/6) siang lalu. Dari informasi yang dihimpun, Stevanus berada di lokasi sabung ayam tersebut bersama puluhan orang lainnya.
Setelah polisi datang dan melepas tembakan peringatan, Stevanus mengalami luka di leher. Pria yang berkerja di salah satu perusahaan sub kontraktor PT KPC ini pun dilarikan ke rumah sakit untuk dioperasi. Dari keterangan dokter, tidak ada bagian fital yang terkena dampak dari luka tersebut. Pasca operasi kondisi korban dalam keadaan stabil dan harus dirawat inap untuk perawatan intensif. (hd)







