• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Suami Meninggal, Istri Protes Pelayanan BPJS

by M Zulfikar Akbar
8 Juni 2018, 06:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
TUNTUT KEADILAN: Akun facebook Dewy Bunga Lestari mengunggah tulisan kekecewaannya terhadap pelayanan RSUD Taman Husada Bontang. (Screenshoot facebook/ Dewy Bunga Lestari)

TUNTUT KEADILAN: Akun facebook Dewy Bunga Lestari mengunggah tulisan kekecewaannya terhadap pelayanan RSUD Taman Husada Bontang. (Screenshoot facebook/ Dewy Bunga Lestari)

Share on FacebookShare on Twitter

“Sudah paripurna, (pelayanan) sudah sesuai protap yang ada. Tetapi memang penyakit yang bersangkutan berat, yakni gagal ginjal,”

I Gusti Made

Plt Direktur RSUD Taman Husada Bontang

BONTANG -RSUD Taman Husada Bontang mengklaim pihaknya sudah menjalankan prosedur sesuai protap atau sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada. Hal ini terkait viralnya unggahan salah satu pasien BPJS yang mengeluh soal pelayanan RSUD Taman Husada Bontang, hingga menyebabkan kematian.

Plt Direktur RSUD Taman Husada Bontang I Gusti Made mengatakan, pihaknya sudah melayani semua pasien sesuai standarnya. “Sudah paripurna, (pelayanan) sudah sesuai protap yang ada. Tetapi memang penyakit yang bersangkutan berat, yakni gagal ginjal. Dan pasien tersebut tidak datang untuk cuci darah,” jelas dr Gusti saat dikonfirmasi Bontang Post, Kamis (7/6) kemarin.

Baca Juga:  Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Bisa Pengaruhi Daya Beli Masyarakat

Kata dia, di unggahan istri pasien dalam akun facebook-nya memang tidak dijelaskan terkait penyakit yang diderita. Sehingga pihak RSUD Bontang mengundang pihak keluarga pasien untuk memberikan klarifikasinya ke masyarakat. “Karena pasien gagal ginjal tidak melakukan cuci darah, sehingga mengakibatkan tinggi orium-nya dan itu penyebab pasien tersebut koma, tetapi terkait ini juga tidak disampaikan di facebook,” terang dia.

Selain itu, jadwal cuci darah yang seharusnya dilaksanakan pada hari Jumat lalu tidak diindahkan oleh pasien. Sehingga ketika sudah fatal, pasien tersebut baru datang ke rumah sakit. “Untuk resminya, saya undang mereka dan mencari ke rumahnya agar melakukan klarifikasi di rumah sakit supaya kabar tersebut tidak simpang siur di media sosial,” ungkapnya.

Baca Juga:  18 Persen Warga Bontang Belum Terdaftar BPJS Kesehatan

Dalam alamat yang terdata di RSUD Bontang, pasien bersangkutan beralamat di Jalan Ahmad Yani, Gang Rawa Indah. Namun saat dikunjungi, rumah yang dimaksud ternyata sudah lama dijual. “Jadi sore ini (kemarin, Red.) akan dicari lagi, karena infonya ada yang tahu posisi keluarga pasien tersebut. Mudah-mudahan mereka mau datang ke rumah sakit untuk klarifikasi terkait hal itu,” tukasnya.

Sebelumnya, akun facebook atas nama Dewy Bunga Lestari  Selasa (5/6) lalu menuliskan posting-an terkait pelayanan di RSUD Taman Husada. “Ketika apa yang tidak diinginkan pun terjadi. Kematian memang akan menghampiri kita. Tetapi, ketika keadaan seorang pasien sudah dalam keadaan koma, tapi tidak dilayani sebagaimana mestinya, apakah itu yang dinamakan pelayanan terbaik RS. Ini kisah saya, saya yang tidak terima dengan tindakan dari RSUD Bontang. Suami saya koma jam setengah 5 sore, tetapi dibiarkan di kamar pasien dan masuk ke ruangan ICU jam 12 malam. Kalian bisa kan bayangkan betapa lamanya suami saya menahan sakitnya dan suami saya menghembuskan nafas terakhir pada pukul 01.45 Wita tanpa tindakan apa-apa. Begitukah pelayanan kepada masyarakat yang hanya menggunakan BPJS pemerintah???” tulis Dewy Bunga Lestari di akun facebook-nya dilengkapi foto sang suami. Sontak postingan tersebut menjadi viral dalam beberapa jam. Hingga kemarin malam, unggahan Dewy sudah dibagikan 457 orang. (mga)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: bpjs kesehatanrsud taman husada
Share170TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Untuk Mengawal Sengketa Pilgub Kaltim, KPU Siapkan Tim Pakar Hukum

Next Post

Setengah Suni Setengah Syiah

Related Posts

BPJS Jadi Syarat Urus SIM, STNK, Naik Haji, sampai Jual Beli Tanah
Kaltim

Nasib 83 Ribu Peserta BPJS di Kaltim Menggantung, Keputusan Ada di Tangan Gubernur

18 April 2026, 08:00
Pekerja Rentan Dapat Perlindungan, Pemkot Bontang Siapkan Rp4 Miliar
Bontang

Pekerja Rentan Dapat Perlindungan, Pemkot Bontang Siapkan Rp4 Miliar

5 Februari 2026, 17:30
Iuran BPJS Kelas 3 Naik Tipis, Pemkot Bontang Siapkan Rp24,4 Miliar untuk Jaminan Kesehatan Warga
Bontang

Iuran BPJS Kelas 3 Naik Tipis, Pemkot Bontang Siapkan Rp24,4 Miliar untuk Jaminan Kesehatan Warga

5 Februari 2026, 15:43
BPJS Kesehatan Tembus 95 Persen, Pemkot Bontang Sabet Penghargaan UHC Utama Nasional
Bontang

BPJS Kesehatan Tembus 95 Persen, Pemkot Bontang Sabet Penghargaan UHC Utama Nasional

28 Januari 2026, 09:00
Sistem Kelas 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan Dihapus, Diganti Kelas Rawat Inap Standar
Kesehatan

Panduan Operasi yang Ditanggung dan Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

29 Desember 2025, 20:13
Daftar Nama 11 Peserta yang Lolos Seleksi Perawat di RSUD Taman Husada Bontang
Bontang

Daftar Nama 11 Peserta yang Lolos Seleksi Perawat di RSUD Taman Husada Bontang

11 Juli 2025, 13:58

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.