• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Tak Bayar Denda Tilang Elektronik, Siap-siap STNK Bakal Dibekukan

by Redaksi Bontang Post
29 Maret 2022, 16:00
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Mulai Jumat 1 April 2022, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan memberlakukan tilang elektronik atau electronic traffic law fnforcment (ETLE) di Tol Trans Jawa dan Trans Sumatera. Sebanyak 285 kamera akan dipersiapkan.

Ada dua jenis pelanggaran yang akan dilakukan, yakni kelebihan kapasitas (overload) dan kecepatan di atas ketentuan 120 km per jam atau (over speed). Rinciannya pelanggaran overload di Tol Trans Jawa, sementara pelanggaran over speed di Tol Trans Jawa dan Sumatera.

Direktur Penegakan Hukum (Dirgakum) Korlantas Polri Brigjen Pol Aan Suhanan mengimbau agar masyarakat bisa mengunduh aplikasi ‘ETLE Nasional’. Nantinya di aplikasi tersebut orang yang melanggar akan mendapatkan notifikasi.

“Sementara ini masih Android dan untuk IOS belum nanti dipertengahan April 2022 bisa di launching untuk Android dan IOS,” ujar Aan kepada JawaPos.com, Selasa (29/3).

Aan menuturkan, jika masyarakat yang belum mengunduh aplikasi ETLE Nasional tersebut. Maka nantinya yang melanggar lalu lintas bakal mendapatkan surat pelanggaran dari pihak kepolisian yang dikirimkan ke alamat kendaraan tersebut.

“Nanti akan ada surat konfirmasi sesuai alamat STNK,” katanya.

Aan menjelaskan, nantinya jika mendapatkan surat atau notifikasi terkena tilang. Maka diharuskan membayar denda tilang tersebut ke BRI Virtual Account (BRIVA). Setelah membayar nantinya akan mendapat notifikasi lanjutan. Sehingga tidak perlu membayar denda tilang ke kantor polisi terdekat.

Baca Juga:  ETLE Handheld Mulai Digunakan di Bontang, Rekam Pelanggaran Tanpa Menghentikan Pengendara

“Tidak perlu ke Polda, Polsek atau Polres, langsung ke rekening BRI Virtual Account (BRIVA). Jadi begitu dapat konfirmasi langsung bayar melalui ATM atau melalui mobile banking,” ungkapnya.

Lantas bagaimana jika masyarakat yang menolak melakukan pembayaran denda tilang?

Aan mengatakan, masyarakat yang tidak membayar denda tilang maka STNK miliknya akan dibekukan. Nantinya surat pemberitahuan terkena tilang akan diberikan oleh pihak kepolisian ke alamat kendaraan tersebut.

“Kalau dia tidak bayar maka langkah berikutnya adalah pemblokiran STNK. Jadi pada saat pembayan pengesahan tahunan STNK maka baru harus bayar dulu denda tilang,” tuturnya.

Aan mengungkapkan, denda tilang tersebut juga nilainya tidak akan bertambah. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir denda tersebut setiap harinya akan membengkak.

“Enggak. Jadi kita masih tetap, misalnya over speed kita masih tetap denda tilangnya Rp 500 ribu, dan kalau tidak bayar denda tetap Rp 500 ribu. Kita regulasinya masih seperti itu. Jadi tidak ada denda di atas denda,” imbuhnya.

Berikut adalah mekanisme tilang ETLE yang dilansir dari laman resmi Polda Metro Jaya:

1. Perangkat ETLE secara otomatis menangkap pelanggaran lalu lintas yang dimonitor dan mengirimkan media barang bukti pelanggaran ke Back Office ETLE di RTMC Polda Metro Jaya.
2. Petugas mengidentifikasi data kendaraan menggunakan Electronic Registration and Identification (ERI) sebagai sumber data kendaraan.
3. Petugas mengirimkan surat konfirmasi ke alamat publik kendaraan bermotor untuk permohonan konfirmasi atas pelanggaran yang terjadi.
4. Penerima surat memiliki batas waktu sampai dengan 8 hari dari terjadinya pelanggaran untuk melakukan konfirmasi melalui website atau datang langsung ke kantor sub direktorat penegakan hukum.
5. Setelah pelanggaran terkonfirmasi, petugas menerbitkan tilang dengan metode pembayaran via BRI Virtual Account (BRIVA) untuk setiap pelanggaran yang telah terverifikasi untuk penegakkan hukum.

Baca Juga:  ETLE Depan Kantor Dispoparekraf Bontang Belum Terkoneksi, Ini Penyebabnya

Sementara, untuk cara membayar denda, pelanggar dapat membayar dengan ke rekening BRI Virtual Account (BRIVA).

1. Bagi nasabah BRI, pelanggar dapat langsung membayar melalui teller, ATM, mobile banking, internet banking, dan Electronic Data Capture (EDC) atau mesik gesek kartu ATM.
2. Bila pembayaran dilakukan melalui teller BRI, pelanggar harus mengisi slip setoran. Pada kolom nomor rekening diisi 15 angka nomor pembayaran tilang, sementara pada kolom nominal diisi jumlah denda yang harus dibayarkan. Setelah mengisi, serahkan slip tersebut kepada teller untuk diselesaikan transaksinya.
3. Sementara bagi pelanggar nasabah BRI yang ingin membayar denda melalui ATM, mobile banking, internet banking, dan EDC, dapat mengikuti langkah berikut:
– Masukkan kartu ke mesin ATM atau membuka mobile/internet banking, pilih menu pembayaran.
– Pilih menu Transaksi Lain
– Pilih menu Pembayaran
– Pilih menu Lainnya
– Pilih menu BRIVA
– Masukkan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang
– Di halaman konfirmasi, pastikan detil pembayaran sudah sesuai Pada sistem mobile banking akan dimintai untuk masukkan PIN, sementara internet banking diharuskan memasukkan password dan mToken
– Ikuti langkah selanjutnya hingga transaksi selesai.

Baca Juga:  Sepekan Penerapan ETLE, Didominasi Pelanggaran Parkir di Bahu Jalan

Bagi pelanggar non nasabah BRI, denda hanya bisa dibayarkan melalui mesin ATM dengan langkah-langkah sebagai berikut:

– Pilih menu Pembayaran
– Pilih Transaksi Lainnya
– Pilih Transfer
– Pilih Ke Rek Bank Lain
– Masukkan kode BRI (002) diikuti 15 angka Nomor Pembayaran Tilang
– Masukkan nominal pembayaran denda. Ikuti langkah selanjutnya hingga transaksi selesai.

Setelah selesai membayar, pelanggar wajib menyimpan bukti pembayaran berupa struk transaksi, slip setoran, ataupun bukti notifikasi SMS. Terakhir, tunjukkan bukti pembayaran itu ke penindak untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita. (jawapos)

Tags: ETLE
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Buntut Eksekusi Lahan di Berbas Pantai, 10 Rumah Dibongkar

Next Post

Angin Kencang Sebabkan Atap Bangunan di Berbas Pantai Melayang

Related Posts

ETLE Handheld Mulai Digunakan di Bontang, Rekam Pelanggaran Tanpa Menghentikan Pengendara
Bontang

ETLE Handheld Mulai Digunakan di Bontang, Rekam Pelanggaran Tanpa Menghentikan Pengendara

25 Juli 2026, 10:30
350 Pengendara di Bontang Kena Tilang ETLE, Mayoritas Terobos Lampu Merah
Bontang

Pengendara di Bontang Terjaring Tilang ETLE, Berikut Cara Ceknya

1 Januari 2026, 13:55
350 Pengendara di Bontang Kena Tilang ETLE, Mayoritas Terobos Lampu Merah
Bontang

350 Pengendara di Bontang Kena Tilang ETLE, Mayoritas Terobos Lampu Merah

31 Desember 2025, 09:11
Ganti Jaringan Internet, ETLE di Bontang Masih Belum Berfungsi
Bontang

Ganti Jaringan Internet, ETLE di Bontang Masih Belum Berfungsi

15 Juli 2025, 14:12
ETLE Depan Kantor Dispoparekraf Bontang Belum Terkoneksi, Ini Penyebabnya
Bontang

ETLE di Bontang Berfungsi, Pelanggar Akan Dikirimi Surat Tilang

23 Mei 2025, 16:29
ETLE Depan Kantor Dispoparekraf Bontang Belum Terkoneksi, Ini Penyebabnya
Bontang

ETLE Depan Kantor Dispoparekraf Bontang Belum Terkoneksi, Ini Penyebabnya

3 Januari 2025, 16:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.