• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Tak Sumbang Deviden, BME Dimaklumi, Perumda AUJ Butuh Dievaluasi

by Redaksi Bontang Post
16 Januari 2022, 12:49
in Bontang
Reading Time: 6 mins read
0
Kantor PT Bontang Migas Energi. (Nasrullah/bontangpost.id)

Kantor PT Bontang Migas Energi. (Nasrullah/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Nihilnya dividen dari dua badan usaha milik daerah (BUMD) Bontang pada 2021 mendapat sorotan dari legislator. Wakil Ketua DPRD Agus Haris mengatakan ada perbedaan perlakuan terhadap dua perusahaan pelat merah tersebut.

Politikus Partai Gerindra ini berpendapat terkhusus untuk PT Bontang Migas dan Energi memang sejatinya tidak diperuntukkan sebagai penambah pendapatan asli daerah. Mengingat sifat perusahaan ini ialah memberikan pelayanan kepada masyarakat. Persis dengan Perumda Tirta Taman dan RSUD Taman Husada.

“Jadi keuntungan yang diperoleh itu untuk memperbaiki pelayanan masyarakat. Sehingga tidak diharapkan masuk kas daerah,” kata Agus Haris.

Tetapi khusus Perumda AUJ, sangat dibutuhkan untuk menambah pundi kas daerah. Bila tidak menyumbang PAD, maka kepala daerah wajib melakukan evaluasi. Mengingat sebelumnya pembentukan Perumda AUJ untuk menambah pendapatan daerah.

Baca Juga:  Dugaan Korupsi di Tubuh BME Naik Penyidikan

“Kalau tidak ada PAD dari situ, tidak ada salahnya dievaluasi,” ucapnya.

Menurutnya evaluasi menyasar dua aspek. Apek pertama menyangkut kualitas sumber daya manusia (SDM) yang duduk di perusahaan tersebut. Baik induk maupun anak perusahaan. Jika ada SDM yang posisinya tidak pas kompetensi maka perlu dipertimbangkan selanjutnya.

“Bila ada SDM yang tidak mampu menciptakan terobosan baru itu dipertanyakan. Sebab Bontang ini merupakan daerah industri,” tutur dia.

Termasuk peran pengawas dari perusahaan itu. Pasalnya pengawas merupakan perpanjangan mata dan telinga pemkot. Tugasnya untuk melihat apa yang perlu menjadi bahan evaluasi sehingga berakibat perusahaan itu tidak berkembang. “Maju-mundurnya perusahaan daerah itu sangat bergantung dari kinerja pengawas. Apakah selama ini berjalan sesuai fungsinya atau tidak berkesesuaian?”terangnya.

Baca Juga:  Tersangka Korupsi Jabat Direktur BUP, Basri Rase; Beri Kesempatan

Selain SDM, evaluasi juga harus menyasar terhadap unit usaha dari Perumda AUJ. Pemkot bisa melihat mana anak usaha yang memiliki prospek ke depannya atau ada anak perusahaan yang justru merugikan. Ia menilai seharusnya pendapatan Bontang itu besar. Mengingat berdampingan dengan beberapa perusahaan raksasa. Sehingga bisa melakukan kerja sama pengerjaan yang sifatnya sebagai pihak ketiga.

“Seharusnya bisa berkomunikasi dengan perusahaan,” terangnya.

Mengingat tahun lalu PAD Bontang hanya berjumlah Rp 246,3 miliar. Kebanyakan terambil dari pajak daerah dan retribusi. Evaluasi ini sifatnya bukan menghukum tetapi untuk mengetahui progres dari jalannya bisnis.

Diketahui, terakhir kedua BUMD itu menyetor pada 2019 lalu. Kala itu, pengelolaan kekayaan daerah yang masuk dari dividen BUMD mencapai Rp 4,5 miliar. Termasuk dari Bank Kaltimtara. Pasca itu, sudah absen memberikan keuntungan bisnisnya.

Baca Juga:  Sidang Kasus Dugaan Korupsi Perusda AUJ, Rangkap Jabatan, Menyalahi Peraturan

Sekretaris Kota (Sekkot) Aji Erlynawati membenarkan kondisi itu. Nantinya, Pemkot Bontang akan melakukan evaluasi. Terhadap kinerja dari pimpinan maupun langkah program perusahaan yang dipandang belum maksimal. Ia pun berharap agar di tahun ini ada laba perusahaan yang masuk kas daerah. Sehingga dapat mengatrol pendapatan daerah.

“Harus ada sumbangsih yang masuk,” pungkasnya. (*/ak)

Tags: BMEBUPperusda AUJ
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Respons Tan Paulin Usai Namanya Disebut DPR Sebagai Ratu Batu Bara di Kaltim

Next Post

Jalan Marangkayu-Muara Badak Ambles, Lobi Pertamina untuk Jalan Alterntif

Related Posts

Pipa Gas Bocor di Pisangan Bontang, BME Tutup Aliran Gas di Satimpo Hari Ini
Bontang

Pipa Gas Bocor di Pisangan Bontang, BME Tutup Aliran Gas di Satimpo Hari Ini

5 Oktober 2026, 16:30
Sengkarut PT Laut Bontang Bersinar: Direktur Bekas Tersangka Korupsi, Audit Inspektorat, hingga Saran Pembubaran
Bontang

Sengkarut PT Laut Bontang Bersinar: Direktur Bekas Tersangka Korupsi, Audit Inspektorat, hingga Saran Pembubaran

2 November 2024, 12:35
Mantan Ketua KPU Dilantik Jadi Direktur Perusahaan Daerah Migas Bontang
Bontang

Mantan Ketua KPU Dilantik Jadi Direktur Perusahaan Daerah Migas Bontang

26 Juli 2024, 07:27
Gaji Karyawan Nunggak, Direktur PT LBB; Ada Keterlambatan Pembayaran Invois
Bontang

Unit Usaha Belum Gaji Karyawan, Direktur Perumda AUJ Bontang Angkat Suara

9 Oktober 2022, 20:11
Gaji Karyawan Nunggak, Direktur PT LBB; Ada Keterlambatan Pembayaran Invois
Bontang

Gaji Karyawan Nunggak, Direktur PT LBB; Ada Keterlambatan Pembayaran Invois

7 Oktober 2022, 11:37
PT LBB, Unit Usaha Perumda AUJ Bontang Ditengarai Nunggak Dua Bulan Gaji Karyawan
Bontang

PT LBB, Unit Usaha Perumda AUJ Bontang Ditengarai Nunggak Dua Bulan Gaji Karyawan

5 Oktober 2022, 20:25

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.