• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Tak Terpengaruh Adendum Larangan Mudik, Kapal Tetap Berangkat Sesuai Jadwal

by BontangPost
24 April 2021, 19:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Delapan penumpang KM Binaiya diduga gunakan surat rapid antigen palsu

Delapan penumpang KM Binaiya diduga gunakan surat rapid antigen palsu

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Satgas Penanganan Covid-19 telah mengeluarkan adendum surat edaran terkait Peniadaan Mudik Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah. Sehingga pengetatan pelaku perjalanan dalam negeri terhitung sejak 22 April hingga 24 Mei mendatang.

Meski demikian, PT Pelni tetap mengacu jadwal keberangkatan yang telah dikeluarkan sebelumnya di Pelabuhan Loktuan. Kepala PT Pelni Cabang Samarinda Syarif Hidayat memastikan bakal ada pelayaran KM Binaiya pada 1 dan 3 Mei.

“Kami tidak terpengaruh. Tetap sesuai jadwal yang sudah ada,” kata pria yang akrab disapa Ujang ini.

Berdasarkan data yang diterima Kaltim Post (grup bontangpost.id), KM Binaiya bakal bersandar sekira 06.00 Wita pada 1 Mei mendatang. Selanjutnya proses mobilisasi penumpang membutuhkan waktu tiga jam. Diprediksi kapal berkapasitas seribu orang ini berangkat pada 09.00 Wita.

Baca Juga:  Penumpang Kapal di Pelabuhan Loktuan Kedapatan Bawa Miras

“Rutenya hanya ke Awerange kemudian kembali ke Bontang,” ucapnya.

Pada 3 Mei sekira 17.00 Wita kembali kapan dijadwalkan bersandar. Empat jam kemudian kapal akan bertolak dari pelabuhan yang berada di Kecamatan Bontang Utara tersebut. Rute untuk pelayaran ini lebih panjang. Meliputi Bontang-Awerange-Makassar. Kemudian kapal akan menetap di pelabuhan ibukota Sulawesi Selatan tersebut.

“Jadi tidak ke Labuan Bajo, Bima, dan Tanjung Benoa,” tutur dia.

Dua keberangkatan ini dapat mengangkut penumpang. Mengacu terhadap keputusan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), total yang dapat diakomodasi 50 persen dari kapasitas sesungguhnya. Artinya hanya 500 orang. Konon, Satgas Penanganan Covid-19 Bontang memberikan relaksasi hingga 75 persen.

Disinggung mengenai hal tersebut, PT Pelni membenarkan adanya permintaan secara lisan. Namun hingga kini belum ada surat keputusan secara tertulis. Alhasil Pelni masih memakai opsi yang telah diputuskan oleh pemerintah pusat.

Baca Juga:  Lahan Pengembangan Dermaga Pelabuhan Loktuan Aman, Tinggal Tunggu Hasil Kajian

“Prinsipnya Pelni sifatnya mengikuti keputusan dari instansi yang memiliki hak. Jika ada surat yang masuk dari Satgas Bontang maka itu bisa terealisasi,” tutur dia.

Mengingat ini keberangkatan terakhir jelang lebaran, potensi lonjakan penumpang bisa terjadi. Pelni pun tidak ingin ada keributan di area pelabuhan. Sehubungan dengan masih adanya penumpang yang tidak terakomodasi tiket. Nantinya penjualan akan dibuka H-2 sebelum keberangkatan di loket pelabuhan. Regulasi ini seiring surat yang dikeluarkan Pelni bernomor 04.20/1/S/011/2021.

Sebelumnya, Kasi Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Welli Sakius mengatakan ada relaksasi terhadap keberangkatan moda transportasi laut. Tepatnya pada dua keberangkatan terakhir jelang larangan mudik. “Semula 50 persen bisa menjadi 75 persen,” ujar Welly.

Baca Juga:  Tunggu Instruksi Wali Kota, Pelabuhan Loktuan Belum Dibuka

Dishub pun memprediksi tidak ada lonjakan penumpang signifikan. Dibandingkan arus mudik dua tahun lalu. Mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Apalagi jadwal dua keberangkatan dapat memecah jumlah pelaku perjalanan.

“Kalau dulu bisa tembus 2.000 penumpang saat ini kemungkinan tidak. Kapasitas kapal masih tercukupi,” pungkasnya. (*/ak)

 

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kapal penumpangpelabuhan loktuan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tiga Jam, 54 Truk Batu Bara Lalu-lalang di Tanah Datar; Dirusak Perusahaan, Diperbaiki Negara

Next Post

Groundbreaking IKN, Pemerintah Siapkan Rp 1,7 Triliun

Related Posts

Berikut Jadwal Lengkap Kapal Pelni dan Swasta April 2026 dari Pelabuhan Loktuan Bontang
Bontang

Berikut Jadwal Lengkap Kapal Pelni dan Swasta April 2026 dari Pelabuhan Loktuan Bontang

1 April 2026, 09:00
Lonjakan Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Datang dan Berangkat dari Bontang
Bontang

Lonjakan Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Datang dan Berangkat dari Bontang

26 Maret 2026, 15:16
Ini Jadwal Lengkap Kedatangan Kapal di Pelabuhan Loktuan Bontang hingga 30 Maret
Bontang

Ini Jadwal Lengkap Kedatangan Kapal di Pelabuhan Loktuan Bontang hingga 30 Maret

25 Maret 2026, 09:00
Puncak Arus Balik di Pelabuhan Loktuan Bontang Diprediksi Hingga Akhir Maret
Bontang

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Loktuan Bontang Diprediksi Hingga Akhir Maret

25 Maret 2026, 08:00
Tiket Kapal Mudik dari Loktuan Bontang Habis, Penumpang Tanpa Tiket Diminta Tak Datang ke Pelabuhan
Bontang

Tiket Kapal Mudik dari Loktuan Bontang Habis, Penumpang Tanpa Tiket Diminta Tak Datang ke Pelabuhan

13 Maret 2026, 08:00
Empat Jadwal Cattleya Express, Ini Rute dan Tarif Kapal Mudik dari Loktuan Bontang
Bontang

Empat Jadwal Cattleya Express, Ini Rute dan Tarif Kapal Mudik dari Loktuan Bontang

2 Maret 2026, 09:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.