• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Tangkal Radikalisme, Sebar Puluhan Dai

by BontangPost
28 Januari 2018, 11:33
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
FOTO WAJAH: Masdar Amin(MUBIN/METRO SAMARINDA)

FOTO WAJAH: Masdar Amin(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Potensi penyebaran paham radikal di masyarakat masih terus ada. Terbukti dua tahun lalu Samarinda pernah dihebohkan dengan kasus pemboman di gereja. Karena itu, Kementerian Agama (Kemenag) Samarinda terus menangkis penyebaran paham radikal yang merusak sendi-sendi toleransi dan kerukunan antar umat beragama.

Salah satu langkah menghentikan penyebaran paham radikal melalui program penempatan puluhan dai dan mubalig di seluruh kecamatan di Samarinda. Dua tahun lalu, Kemenag pernah merekrut 300 pegawai non-Pengawai Negeri Sipil (PNS) untuk menjalankan tugas meng-counter penyebaran paham radikal.

“Tapi tahun ini tinggal 53 orang yang kami rekrut. Alasannya karena anggaran berkurang. Mereka yang direkrut ini kami tempati di seluruh kecamatan. Kami bagi, setiap kecamatan ada delapan orang,” ujar Kepala Kemenag Samarinda, Masdar Amin, Sabtu (27/1) kemarin.

Baca Juga:  Rahmad Mas’ud Jadi Plt Wali Kota 

Pegawai non-PNS tersebut memiliki beragam tugas, antara lain membina masyarakat, sosialisasi penghentian narkoba, mengisi pengajian, dan membantu menjalankan visi keagamaan Kemenag.

“Mereka dibantu enam orang PNS. Termasuk PNS non-muslim, karena masalah radikalisme tidak hanya berkembang di umat muslim, ada juga dari kelompok agama lain. Makanya kami sertakan PNS dari non-muslim, supaya membantu menjalankan program ini,” jelasnya.

Tugas pegawai yang direkrut ini tak mudah, pasalnya harus bekerja siang dan malam untuk membina masyarakat. Karena itu sebelum ditugaskan, Kemenag terlebih dahulu melakukan uji kompetensi, baik dari segi kemampuan memahami agama, pemahaman tentang narkoba, maupun kompetensi membina masyarakat.

“Dalam menjalankan program ini, kami menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kaltim. BNN memberikan pelatihan terlebih dulu, supaya pegawai yang kami tugaskan mampu mendeteksi dan menyosialisasikan bahaya narkoba,” ungkapnya.

Baca Juga:  Mengerucut ke Tiga Nama, Bacalon Ketua Kadin Kaltim Jalani Verifikasi Faktual 

Hanya bermodalkan surat keputusan (SK) dari Kemenag, di masyarakat mereka bekerja siang dan malam. Sedangkan setiap bulan gaji yang diberikan hanya Rp 500 ribu. Tapi tidak ada satu pun di antara mereka yang mengeluh karena tunjangan yang jauh dari standar pemenuhan kesejahteraan ekonomi tersebut.

“Karena niat awal mereka hanya mengabdi pada masyarakat. Tak peduli seberapa besar honor yang mereka dapatkan dari Kemenag. Intinya mereka suka rela bekerja, ikhlas mengabdi untuk umat, bangsa, dan negara,” tandasnya. (*/um)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Metro SamarindaRadikal
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Penuhi Nazar, Jalan Kaki Ratusan Kilometer 

Next Post

12 Parpol Lama Diverifikasi Faktual

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Bontang Gelar Mutasi Besok, Nama Pejabat Masih Dirahasiakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol PP dan Dishub Kembali Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.