• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Terkait AlbothylDinkes Masih Menunggu Edaran BPOM 

by BontangPost
20 Februari 2018, 11:05
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
APOTEK: Sejumlah apotek di Sangatta masih menjual Albothyl karena belum menerima surat resmi penarikan produk.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

APOTEK: Sejumlah apotek di Sangatta masih menjual Albothyl karena belum menerima surat resmi penarikan produk.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Beredarnya informasi mengenai dibekukannya izin edar Albothyl dibenarkan Seksi Kefarmasian Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim, dr. Muhammad Yusuf. Namun dirinya mengakui belum mendapatkan surat edaran resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Jika untuk informasi tersebut memang benar. Saat ini, produk tersebut tidak boleh digunakan lagi. Karena banyak bahayanya,” jelasnya ditemui di ruang kerjanya, Senin (19/2).

Menurutnya produk tersebut mengandung policresulen, atau obat yang biasa digunakan untuk mengatasi peradangan pada leher rahim (cervix) dan vagina. Sehingga tidak begitu pas digunakan untuk area mulut manusia.

“Kandungan obat tersebut yang jadi keluhan masyarakat. Sehingga saat ini izin penjualannya sudah dibekukan,” paparnya.

Baca Juga:  Temukan Banyak Data Ganda

Dirinya mengakui banyak masyarakat yang mengeluh atas sariawan semakin parah. Hal tersebut menjadi pemicu tim gabungan yang terdiri dari IAI (Ikatan Apoteker Indonesia) Kutim dan Dinas Kesehatan Kutim melakukan pengecekan dan pembinaan pada apotek yang masih menjual Albothyl.

“Kami melakukan monitoring ke apotek-apotek. Lalu memberi pengarahan. Agar produk tersebut

tidak diperjual belikan lagi,” ujarnya.

Yusuf mengatakan, obat konsentrat tersebut telah diteliti selama dua tahun. Dan hasil penelitian membenarkan kandungannya dapat menyebabkan komplikasi. Berbekal informasi data yang diperoleh dari pusat, Dinkes Kutim berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Dokter Gigi Kutim untuk tidak menggunakannya.

“Obat tersebut bukan menyembuhkan, tetapi banyak keluhan semakin memperparah sariawan. Jadi kami

Baca Juga:  Retribusi Sampah Masih Nihil

menginformasikan pada IDI dan dokter gigi untuk stop penggunaan. Jadi imbauan tersebut ditujukan agar dokter tidak meresepkan albothyl sebagai obatnya. Namun dapat diganti dengan obat sariawan lainnya.

“Setelah melakukan koordinasi dengan dokter-dokter, alhamdulillah obat itu tidak digunakan lagi,” ungkapnya.

Dia berharap surat resmi dari BPOM segera diterimanya. Karena hal tersebut sangat penting baginya dan masyarakat Kutim.

“Semoga BPOM cepat mengirimkan surat pada kami,” tutupnya. (*/la)

Tags: AlbotyhlkesehatanSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Honorer Kutim Berkurang 1.000 Orang 

Next Post

Kampus Banjir, Mahasiswa Malas Kuliah 

Related Posts

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia
Kesehatan

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia

15 Desember 2024, 20:36
Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah
Kesehatan

Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah

23 September 2024, 17:25
Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik
Kesehatan

Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik

29 Agustus 2024, 19:14
9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam
Kesehatan

9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam

14 Juli 2024, 11:51
Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita
Kesehatan

Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita

9 April 2024, 11:06
Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar
Bontang

Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar

24 Maret 2023, 13:30

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.