• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Terkait Pengawasan Kasus Kebocoran Pipa Pertamina, Mahasiswa Desak Dewan Bentuk Pansus 

by BontangPost
25 April 2018, 11:33
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
UNJUK RASA: Puluhan demonstran menuntut DPRD Kaltim membentuk Pansus penyelesaian kasus kebocoran pipa PT Pertamina di Teluk Balikpapan.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

UNJUK RASA: Puluhan demonstran menuntut DPRD Kaltim membentuk Pansus penyelesaian kasus kebocoran pipa PT Pertamina di Teluk Balikpapan.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Puluhan massa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Samarinda melakukan demonstrasi di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Selasa (24/4) kemarin. Mahasiswa meminta wakil rakyat untuk membentuk panitia khusus (pansus) terkait penangganan kasus kebocoran pipa PT Pertamina di Teluk Balikpapan.

Dalam aksinya, mahasiswa menilai wakil rakyat belum mengambil langkah penyelesaian terkait kasus tersebut. Mahaiswa memandang, pembentukan pansus tersebut sangatlah penting untuk mengungkap beragam kejanggalan di balik tragedi berdarah tersebut.

Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Kasdian mengungkapkan, penelusuran dan penyidikan sebab dan akibat kasus Teluk Balikpapan masih menyimpan beragam misteri yang belum diungkap aparat kepolisian dan pemerintah.

Karena itu PMII Cabang Samarinda menilai, kerja tim investigasi yang pernah dibentuk aparat kepolisian dan pemerintah masih belum memberikan hasil yang memuaskan bagi rakyat. Padahal kasus tersebut sudah bergulir sejak bulan lalu.

Baca Juga:  Butuh Dua Pekan Periksa Pipa Pertamina

“Sudah tiga pekan tim investigasi melakukan penelitian tragedi berdarah tersebut. Tetapi hanya menghasilkan rekomendasi pengangkatan pipa yang bocor. Padahal masalah sebenarnya bukan hanya di situ,” sebutnya, Selasa (24/4) kemarin.

Kata dia, pansus yang dibentuk melalui Komisi III DPRD Kaltim dapat mendorong pendalaman sebab serta akibat yang ditimbulkan dari kebocoran pipa tersebut. Pasalnya mahasiswa menduga sebab kebocoran pipa masih belum diungkap secara tuntas.

“Seharusnya sebagai wakil rakyat, Komisi III mengambil inisiatif agar melakukan pengawasan terhadap kinerja tim investigasi. Jangan sampai tim itu hanya bekerja tanpa ada pengawasan,” katanya.

Tugas berikutnya, lanjut Kasdian, pansus dapat menekan Pertamina untuk memberikan ganti rugi terhadap korban. Baik korban yang telah meninggal dunia maupun korban yang merasakan efek negatif dari pencemaran lingkungan di sekitar Teluk Balikpapan.

Baca Juga:  Tak Terima Informasi Take Over BMA ke PT Sinergi, Bupati Bakal Selidiki

Terutama harus didata nelayan yang dirugikan dari kasus ini. Karena banyak nelayan yang berhenti berlayar setelah tragedi berdarah itu terjadi. Sehingga para nelayan banyak yang dirugikan.

“Keluarga korban juga harus diperhatikan. Bagaimana nasib mereka setelah tulang punggung keluarga meninggal dunia. Walaupun Pertamina sudah menjanjikan ganti rugi, janji pemberian pekerjaan, dan pendidikan bagi keluarga korban, tetapi kami menilai itu masih belum layak untuk keluarga korban,” tambahnya.

Kasdian menegaskan, pemberian ganti rugi tidak hanya berlangsung dalam jangka pendek. Namun dalam jangka panjang harus dipastikan Pertamina menjalankan tanggung jawabnya. Termasuk masa depan keluarga dan anak-anak yang ditinggalkan. Kehidupan yang layak dalam jangka panjang harus dipastikan.

Baca Juga:  Mereka yang Menolak Lupa 

“Itulah tugas pansus yang kami nilai penting untuk mengawasi masalah ini,” sambung Kasdian.

Dalam demonstrasi tersebut, tidak ada satu pun anggota dewan yang menanggapi tuntutan mahasiswa. Salah seorang Staf Bagian Humas DPRD Kaltim yang melakukan mediasi dengan mahasiswa menyebut, seluruh anggota dewan sedang tugas di luar kantor.

Begitu juga dengan Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Agus Suwandy yang dihubungi Metro Samarinda. Pesan via whatsapp hanya hanya dibaca, namun tidak ada tanggapan. (*/um)

Tags: demopencemaran lingkunganpipa minyak pertamina
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Anjal dan Pengemis Diwaspadai

Next Post

Hari Ini Debat Perdana, Bawaslu Ingatkan Paslon

Related Posts

DLH Bontang Uji Sampel Air Pulau Beras Basah, Telusuri Dugaan Pencemaran
Bontang

DLH Bontang Uji Sampel Air Pulau Beras Basah, Telusuri Dugaan Pencemaran

12 Oktober 2026, 10:02
Perairan Beras Basah Bontang Tercemar, Dispopar Lapor DLH
Bontang

Perairan Beras Basah Bontang Tercemar, Dispopar Lapor DLH

10 Oktober 2026, 21:44
Aksi Mahasiswa di Bundaran HI Ricuh, Seorang Peserta Pingsan saat Massa dan Polisi Saling Dorong
Bontang

Aksi Mahasiswa di Bundaran HI Ricuh, Seorang Peserta Pingsan saat Massa dan Polisi Saling Dorong

18 Agustus 2026, 18:38
Warga Pulau Miang Kutim Laporkan Dugaan Pencemaran Laut di Sekitar Jeti CPO, Air Disebut Keruh dan Berminyak
Kaltim

Warga Pulau Miang Kutim Laporkan Dugaan Pencemaran Laut di Sekitar Jeti CPO, Air Disebut Keruh dan Berminyak

25 Juni 2026, 13:28
Gelombang Demo 21 April di Kaltim, Ribuan Massa Desak Copot Gubernur
Kaltim

Gelombang Demo 21 April di Kaltim, Ribuan Massa Desak Copot Gubernur

12 April 2026, 21:40
Aktivis Mahasiswa Khariq Ditangkap Polda Metro Jaya di Bandara, tanpa Surat Perintah
Nasional

Gedung DPRD Makassar Dibakar Massa, Tiga Orang Tewas

30 Agustus 2025, 09:09

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.