• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Tersangkut Pidana, WNA Bisa Diproses

by M Zulfikar Akbar
9 Januari 2017, 14:23
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
PEKERJA ASING ILEGAL: Sejumlah pekerja asing asal China berbaris saat hendak didata oleh Direktorat Reskrim Umum (Ditreskrimum) Polda Kalbar, di kawasan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Jungkat,   Pontianak, Kalbar, Selasa (19/3). Sebanyak 78 pekerja asing asal China yang bekerja untuk proyek pembangunan PLTU 1 Kalbar ditangkap oleh Ditreskrimum Polda Kalbar, karena diduga tidak memiliki ijin kerja resmi. FOTO ANTARA/Jessica Helena Wuysang/ed/nz/13.

PEKERJA ASING ILEGAL: Sejumlah pekerja asing asal China berbaris saat hendak didata oleh Direktorat Reskrim Umum (Ditreskrimum) Polda Kalbar, di kawasan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Jungkat, Pontianak, Kalbar, Selasa (19/3). Sebanyak 78 pekerja asing asal China yang bekerja untuk proyek pembangunan PLTU 1 Kalbar ditangkap oleh Ditreskrimum Polda Kalbar, karena diduga tidak memiliki ijin kerja resmi. FOTO ANTARA/Jessica Helena Wuysang/ed/nz/13.

Share on FacebookShare on Twitter

BALIKPAPAN- Peran Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Kaltim sebatas pengawasan pada warga negara asing (WNA) di Balikpapan maupun Kaltim-Kaltara. Ketika ada pelanggaran hukum, Polri baru turun tangan.

“Pengawasan tetap berjalan, kewenangan tetap pada Imigrasi,” kata Kepala Bidang Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana. Namun, ketika orang asing tersebut melakukan pelanggaran pidana, baru kepolisian yang melakukan penanganan.

Sejumlah persyaratan pengurusan orang asing (lihat infografis), di antaranya ada Surat Keterangan Lapor Diri (SKLD). SKLD adalah suatu bukti pelaporan dari orang asing tinggal terbatas atau tinggal tetap yang diberikan Polri sebagaimana diatur dalam Pasal 19 ayat 3 Peraturan Pemerintah No 31 Tahun 1994.

Hanya saja, UU tersebut sudah tak berlaku lagi. Kini, pengajuan permohonan serta persyaratan ke Kantor Imigrasi. “Namun, kalau ada yang hendak mengurus ke Polda, juga tidak masalah. Nantinya data akan kami teruskan ke Imigrasi,” tutur Ade.

Baca Juga:  Kampanye di Rumah Ibadah, Calon Anggota DPRD Jadi Tersangka

Mantan Wakil Direktur Intelijen dan Keamanan (Wadir Intelkam) Polda Kaltim ini menjelaskan, dengan diberlakukannya UU No 6/ 2011 tentang keimigrasian pasal 13 dan 17 menghilangkan kewenangan Polri. Pengawasan administrasi tak tercantum dalam UU tersebut. Bahkan penyidikan pun secara tidak langsung menjadi kewenangan Imigrasi.

Namun, ketika melihat atau mengetahui ada aktivitas mencurigakan dilakukan orang asing, bisa segera menginformasikan. Dia juga mengimbau pihak yang mendatangkan orang asing, wajib melalui aturan administrasi. “Bisa Imigrasi dan Dinas Tenaga Kerja,” ungkapnya.

Saat ada warga negara asing berbuat pidana di Indonesia dapat dituntut berdasarkan hukum Indonesia. Jika terbukti bersalah, dapat dikenai hukum pidana. Seperti kasus menimpa inisial G warga negara asing asal Selandia Baru, pada Oktober 2016 lalu. Dia ditangkap anggota Satreskoba Polres Balikpapan di kawasan Perumahan Palm Hills, Balikpapan Selatan atas kepemilikan 29,8 gram sabu. (aim/rsh/k15)

Baca Juga:  Soroti WNA Masuk DPT, Ditjen Dukcapil Dianggap Tidak Transparan

Prosedur Penerbitan Dokumen Orang Asing

  1. Permohonan Surat Keterangan Lapor Diri (SKLD)

Orang asing yang diwajibkan memiliki SKLD adalah:

–     Orang asing yang telah memperoleh izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap dari Pemerintah Republik Indonesia, dan minimal satu bulan tinggal di Indonesia.

–     Pemegang Visa Dinas yang telah memperoleh izin tinggal dinas dari Menteri Luar Negeri atau pejabat yang ditunjuk.

–     Orang asing yang bekerja sebagai nakhoda, anak buah kapal atau alat apung atau sebagai tenaga ahli pada kapal atau alat apung yang langsung bekerja di perairan nusantara, laut teritorial atau pada instalasi landas kontinen atau pada zona ekonomi eksklusif yang telah memperoleh kemudahan khusus keimigrasian (Dahsuskim).

Baca Juga:  Penerbitan E-KTP WNA Baru Ditunda

Persyaratan:

  1. a) Fotokopi paspor
  1. b) Fotokopi Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS)/Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) dari Imigrasi
  1. c) Fotokopi Buku Pengawasan Orang Asing dari Imigrasi
  1. d) Fotokopi IMTA (Izin Mempekerjakan Tenaga Asing) dari Depnakertrans
  1. e) Rumus Sidik Jari dari Kepolisian (bagian reskrim)
  1. f) Mengisi formulir Kartu Perorangan Orang Asing
  1. g) Mengisi Isian Daftar Pertanyaan
  1. h) Pas foto latar belakang merah ukuran 2×3, 3×4, 4×6, masing-masing empat lembar
Tags: orang asingpidanawna
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

MUI: Jangan Sampai Menzalimi Tahanan

Next Post

Buat Orangtua, Jangan Bebaskan Anak Berkendara

Related Posts

KPU Bakal Coret Warga Malaysia yang Masuk DPT Pemilu
Nasional

Soroti WNA Masuk DPT, Ditjen Dukcapil Dianggap Tidak Transparan

14 Maret 2019, 15:30
KPU Bakal Coret Warga Malaysia yang Masuk DPT Pemilu
Nasional

KPU Bakal Coret Warga Malaysia yang Masuk DPT Pemilu

12 Maret 2019, 08:00
Penerbitan E-KTP WNA Baru Ditunda
Nasional

Penerbitan E-KTP WNA Baru Ditunda

28 Februari 2019, 14:30
Kampanye di Rumah Ibadah, Calon Anggota DPRD Jadi Tersangka
Breaking News

Kampanye di Rumah Ibadah, Calon Anggota DPRD Jadi Tersangka

22 Januari 2019, 19:30
WNA Ditemukan Tewas di Atas Kapal 
Kaltim

WNA Ditemukan Tewas di Atas Kapal 

23 Januari 2018, 01:18
DPRD: Awasi, Jangan Kecolongan Lagi!
Bontang

DPRD: Awasi, Jangan Kecolongan Lagi!

4 April 2017, 21:04

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.