• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Tiga Proyek Penanganan Banjir Masuk Lelang

by Redaksi Bontang Post
22 Februari 2022, 10:30
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Penanganan banjir menjadi salah satu prioritas Pemkot Bontang, tahun ini ada tiga proyek yang telah masuk tahap lelang
(Nasrullah/bontangpost.id)

Penanganan banjir menjadi salah satu prioritas Pemkot Bontang, tahun ini ada tiga proyek yang telah masuk tahap lelang (Nasrullah/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) memastikan program penanganan banjir masih prioritas. Bahkan tiga proyek sudah masuk tahap lelang. Pejabat Fungsional Ahli Muda Teknik Pengairan Dinas PUPRK Bambang Permadi mengatakan tiga proyek itu meliputi penyusunan masterplan penanganan banjir, penyusunan kajian induk sistem drainase, dan penyusunan detail engineering design (DED) Polder Telihan.

Ia menjelaskan untuk penyusunan masterplan dialokasikan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar. Nantinya lokus masterplan mencakup daerah aliran sungai (DAS) Bontang dan Guntung. Serta anak sungai yang terhubung dengan kedua DAS itu. Waktu pelaksanaan ini total sembilan bulan. Rinciannya tahapan lelang memakan waktu dua bulan.

“Ditargetkan November sudah selesai masterplannya,” ucapnya.

Ia menerangkan kajian masterplan ini lebih kompleks. Hasilnya nanti berwujud rekomendasi terkait skema penanganan banjir di Kota Taman. Sesungguhnya program ini telah diajukan pada pergeseran anggaran tahun lalu. Tetapi belum mendapat restu dari legislator. Pemkot Bontang sejatinya telah memiliki masterplan tetapi sudah dipandang basi. Sebab penyusunannya dilakukan saat 2004 lalu.

Baca Juga:  Ketimbang Bangun Kantor Baru, Dewan Sebut Penurapan Sungai Lebih Mendesak

“Jadi nanti rekomendasinya bisa berupa penambahan polder, penurapan sungai, atau pembuatan rumah pompa air,” tutur dia.

Sementara penyusunan kajian induk sistem drainase dikucurkan anggaran sebesar Rp 1 miliar. Cakupan kajian yakni drainase primer, sekunder, maupun tersier terkhusus di area langganan banjir. Sifat kajian ini komprehensif mulai dari area di dataran tinggi hingga rendah.

“Kalau drainase yang sudah bagus tidak masuk,” terangnya.

Hasil dari kajian nanti digunakan untuk melakukan penataan. Jangka waktu penyusunan kajian maksimal enam bulan. Khusus di jalan protokoler, drainase akan difungsikan lebih maksimal. Secara spesifik di Jalan R Suprapto maupun Ahmad Yani. Karena dua jalan itu kerap ada genangan air saat hujan.

Baca Juga:  Dianggap Penyebab Air Sungai Meluap, Warga Api-Api Keluhkan Tumpukan Sedimen

“Kalau sekarang volume tampungnya masih kecil. Sekira lebar 80 sentimeter. Itu kurang. Kajian ini untuk jauh ke depan,” sebutnya.

Dijelaskan Bambang seperti di kota besar drainase ini di bagian atasnya dipakai trotoar maupun ruang terbuka hijau. Dengan skala tampungan air besar. Nantinya kajian akan mengacu hitungan hidrologi dan rata-rata curah hujan. Sesungguhnya kajian ini sudah ada pada 2014.

“Tetapi tidak mewakili keseluruhan sistem drainase karena dana terbatas saat itu dari APBN,” terangnya.

Terakhir untuk penyusunan DED dikucur Rp 1,3 miliar. Hasil kajian fisibility study pada 2019 silam luas lahan potensial yang akan dipakai berukuran 500 dikali 500 meter. Artinya dengan total lahan 25 hektare.

Baca Juga:  Korban Banjir di Guntung Kian Bertambah, Total Capai 288 Kepala Keluarga

“Tapi nanti dijelaskan lagi di DED apakah ditambah luasannya atau berkurang,” urai Bambang.

Diketahui lokasi polder tersebut berada di dekat Tugu Selamat Datang Kota Bontang. Di sebelah kiri ruas jalan itu jika dari arah simpang empat RSUD ada akses. Areanya berdekatan dengan bibir Sungai Bontang. Diperkirakan lahan dengan sungai berjarak sekira 100 meter. Secara wilayah lahan itu masuk area administrasi Kota Bontang.

Tahapan pembangunan polder sangatlah panjang. Mulai dari penyusunan feasibility studi (fs), detail engineering design (DED), UKL-UPL dan study larap, penilaian appraisal, pembebasan lahan, penentuan lokasi, hingga pembangunan. (*/ak)

Tags: banjirBanjir Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sesuaikan Tarif, Retribusi Kir Naik

Next Post

Pemerintah Bakal Tingkatkan Fasilitas Dua Bandara di Kaltim

Related Posts

Lumpur dan Sampah Sumbat Drainase, Tiga Titik Rawan Banjir di Bontang Dibersihkan
Bontang

Lumpur dan Sampah Sumbat Drainase, Tiga Titik Rawan Banjir di Bontang Dibersihkan

1 Oktober 2026, 11:30
Pemkot Bontang Siapkan DED Tiga Polder, Bidik Dana Provinsi dan APBN untuk Atasi Banjir
Pemkot Bontang

Pemkot Bontang Siapkan DED Tiga Polder, Bidik Dana Provinsi dan APBN untuk Atasi Banjir

29 Juni 2026, 17:14
Akses Bontang Kuala Kerap Terendam Rob, Pemkot Siapkan Rp40 Miliar Bangun Trotoar
Bontang

Akses Bontang Kuala Kerap Terendam Rob, Pemkot Siapkan Rp40 Miliar Bangun Trotoar

15 Juni 2026, 19:01
Jalan Awang Long Masih Tergenang, Dinas PUPRK Bontang Akui Drainase Belum Optimal
Bontang

Jalan Awang Long Masih Tergenang, Dinas PUPRK Bontang Akui Drainase Belum Optimal

18 April 2026, 16:13
Dinas PUPR Bontang Sebut Era Fresh Ubah Drainase Jadi Parit Kecil, Picu Aliran Terganggu
Bontang

Dinas PUPR Bontang Sebut Era Fresh Ubah Drainase Jadi Parit Kecil, Picu Aliran Terganggu

15 April 2026, 21:28
Drainase Baru Tak Mampu Atasi Genangan di Jalan Awang Long Bontang
Bontang

Drainase Baru Tak Mampu Atasi Genangan di Jalan Awang Long Bontang

15 April 2026, 18:25

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.