SAMARINDA – Warga Kota Tepian patut lega. Pasalnya, proyek jaringan gas (jargas) di Kecamatan Sambutan akan dilanjutkan. Sudah memiliki kontraktor baru, proyek yang kini ditangani PT Patra Badak Arum Solusi (PBAS) ini ditarget bakal melakoni uji coba pertama pada Oktober mendatang.
Hal ini disampaikan Konsultan Pengawas Proyek Jargas, Nova Imanto, Sabtu (1/9) kemarin. Ia mengatakan, pihak kontraktor telah melakukan evaluasi pada awal Agustus lalu. “Survei prakontruksi sudah dilakukan pihak kontraktor awal Agustus. Untuk tahap pengerjaannya akan segera dilakukan. Proyek ditarget rampung Desember, uji coba pertama Oktober,” kata dia.
Nantinya, sambung Nova, tim pelaksana akan melaporkan progres pengerjaan jargas kepada Pemkot Samarinda. Hal ini akan dilaporkan kepada bagian perekonomian maupun Sekretaris Kota (Sekkot) Pemkot Samarinda.
Sedangkan mengenai sanksi tegas apabila kontraktor baru proyek jargas Sambutan lalai target, Nova tidak dapat berkomentar lebih banyak. Nova mengatakan, hal tersebut bukanlah wewenang pihaknya. Hal itu merupakan wewenang Direktorat Jenderal (Ditjen) Migas, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
“Kami hanya melaksanakan tugas fisik lapangan, mengenai kebijakan semuanya di pusat,” lanjut Nova.
Dia pun berharap agar kontraktor baru yang ditunjuk Pertamina dapat menyelesaikan proyek dengan baik. Agar masyarakat dapat segera memanfaatkan keberadaan jargas sebagai pengganti tabung gas elpiji. “Kami mohon dukungan dan doa agar proyek ini dapat segera terealisasi tepat waktu dan bisa segera bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya.
Saat dikonfirmasi media ini, salah seorang warga Kecamatan Sambutan bernama Wati mengakui, sampai saat ini belum mendengar kabar mengenai kelanjutan proyek yang rencananya akan dipasang di 4.500 rumah tersebut. Ia mengungkapkan, bersama warga lainnya sudah lelah menanti kelanjutan proyek itu. Kendati demikian, Wati juga merasa senang apabila proyek tersebut benar-benar dilanjutkan.
“Kalau benar dilanjutkan ya kami mendukung saja. Apalagi ini program dari pemerintah. Walaupun sebenarnya lebih suka pakai tabung gas. Kalau dipasang ya dipasang, tidak dipasang juga tidak masalah,” ucap Wati.
Sebelumnya, Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Sekretariat Kota (Setko) Samarinda, Maria Wati menuturkan, bahwa pemerintah pusat telah menunjuk kontraktor baru untuk menindaklanjuti proyek jargas yakni PT PBAS. PT PBAS merupakan anak perusahaan dari Pertamina dan ditarget rampung akhir tahun ini. “Proyek ditarget rampung Desember,” tutur Maria. (*/dev)







