SANGATTA – Forum Kabupaten Sehat (Forkohat) mulai bergerak melakukan gerakan bersih lingkungan. Salah satu sasaran utama ialah melakukan pemantauan lokasi serta menata daerah yang dianggap kumuh lagi tak laik.
Berkat niat dan kerja keras serta kebersamaan dari seluruh anggota, Forkohat pun berhasil menciptakan kampung sehat, nyaman, dan asri. Sebagai percontohan, Gang Antasari Sangatta Utara dan Gang Gotong Royong Sangatta Selatan.
Diantara dua gang inilah yang menjadi percontohan bagi yang lain. Bermula dari gerakan Kampung Bersemi yang dimotori oleh pemerintah beberapa tahun lalu.
Kali ini kembali bergulir. Forkohat menjadi garda terdepan. Sangatta Utara dan Sangatta Selatan menjadi incaran. Jika dimungkinkan, akan merambah hingga ke pedalaman.
“Rapat pemantapan sudah beberapa kali kami lakukan. Baik antar bidang hingga lintas kecamatan. Ini semua bertujuan agar satu persepsi yakni membangun kampung bersih dan sehat,” ujar Ketua Forkohat Nurul Mutia Karim.
Mantan pentolan KPC ini menuturkan, untuk merealisasikan itu semua, perlu strategi dan program yang baik. Tentunya, tidak cukup hanya berkutat pada konsep, akan tetapi aktualisasi.
“Kami hanya menginisiasi. Yang bergerak siapa, kita semua. Kita bekerja sama untuk merealisasikan,” katanya.
Diantara langkah nyata ialah Gerakan Jumat Bersih (GJB). GJB ini semula dimotori oleh UPT Kebersihan. Sasarannya tingkat RT. Saat ini, tidak hanya di dalam kota, akan tetapi sudah ke pedalaman.
“Jika lingkungan kita bersih, nyaman, dan indah, maka kita sendiri yang akan merasakannya. Tak kalah penting, kita juga sehat,” kata Nurul. (dy)







