• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

WADUH!!!Listrik Pasar Padam, Pedagang PIS Rugi Jutaan Rupiah 

by BontangPost
15 Februari 2017, 12:59
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

 

SANGATTA – Belasan pedagang yang menempati kios di Pasar Induk Sangatta (PIS), terus mengalami kerugian. Bahkan nilainya hingga jutaan rupiah. Penyebabnya, karena kondisi listrik yang sejak sebulan terakhir padam.

Insianawati (38) pedagang sembako di PIS mengaku mengalami kerugian hingga Rp 2 juta lebih. Pasalnya, beberapa barangannya rusak akibat lemari pendingin yang tak berfungsi karena listrik padam.

“Semua barang nugget dan sossis, rusak mas. Total ada sekitar Rp 2 jutaan ruginya. Kan barang itu harus disimpan dalam keadaan dingin terus. Sementara, listrik di pasar padam,” kata wanita yang akrap disapa Iin, Selasa (14/2) kemarin.

Tak hanya itu, dua dari empat lemari pendingin miliknya pun kini tak dapat digunakan lagi. Sebab, mengalami kerusakan setelah listrik pasar yang kerap padam.

“Awalnya, mati hidup. Tapi sejak awal bulan (Februari, Red.) tak pernah nyala lagi,” sebutnya.

Baca Juga:  Didakwa Pasal Pembunuhan Berencana, Pembunuh Mertua Didakwa Mati

Iin mengatakan, tidak masalah jika pengelola pasar melakukan pungutan untuk membayar iuran listrik. Namun dengan catatan, listrik menyala setiap hari. Sementara yang terjadi sebelumnya, meski sudah membayar iuran yang besarannya ditentukan pengelola pasar, namun listrik kerap tidak menyala.

“Saya setiap bulan bayar iuran. Tapi listrik sering mati hidup. Makanya bulan terakhir, saya protes tidak mau bayar lagi. Karena kemana uang yang saya setor, nah listriknya tidak pernah nyala,” ucap Iin.

Dia pun harus merogoh kocek lagi untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) generator set (Genset) pribadi. Itu pun hanya mampu bertahan dari pukul 06.00 hingga pukul 13.00 Wita. Sebab, jika lebih, biaya yang dikeluarkannya akan semakin besar.

“Sehari saya harus siapkan Rp 50 ribu untuk beli BBM. Itu saja ngga nutup. Makanya, saya tidak jualan es lagi. Kulkasnya saja sudah saya suruh yang punya ambil kembali. Karena percuma saja kalau tidak ada listrik,” paparnya.

Baca Juga:  Panwas Akui Ungkap Kasus Politik Uang Sulit

Sementara, Nurhayati (48) pedagang sembako lainnya juga mengaku, rugi akibat listrik yang padam. Sebab, omset yang diperolehnya dalam sehari terus menurun.

“Biasanya kalau ramai bisa dapat Rp 1 juta sehari. Tapi, sekarang paling banyak Rp 400 ribu saja sehari,” ucap Nurhayati.

Selain itu, dirinya juga khawatir jika listrik terus padam, minuman yang sudah terlanjur dibelinya juga akan rusak, karena tak laku terjual. Sebab, sebagian besar pembeli banyak yang mencari minuman dalam keadaan dingin.

“Itu saja dua kulkas saya nganggur. Mau dipakai tapi tidak ada listrik. Jadi percuma saja,” akunya.

Lain halnya dengan Wati (28) pedagang sembako di PIS mempertanyakan kinerja dari pengelola pasar. Sebab, kondisi listrik yang padam sudah berlangsung lama. Namun, hingga saat ini belum ada penanganan serius, bahkan hingga pedagang terus mengalami kerugian.

Baca Juga:  Bantah Selewengkan Dana Pilkades

“Bagaimana pasar mau ramai, kalau pengelolanya saja acuh. Listrik padam dibiarkan saja. Harusnya mereka paham, pedagang jualan di pasar induk itu pakai modal pribadi bukan pemerintah. Kalau rugi, yah ngga ada gantinya,” keluhnya.

Sementara itu, Bupati Kutim Ismunandar dikonfirmasi terkait keluhan pedagang tersebut mengaku akan segera menindaklanjutinya. Dirinya pun menginstruksikan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk memeriksa permasalahannya.

“Informasinya akan segera kami (pemerintah, Red.) tindaklanjuti. Kalau listriknya kurang, nanti kami akan mintakan lagi ke PLN untuk ditambah,” ucap Ismu. (aj)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kutimpasar tradisionalpemadaman listrik
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Hari Valentine, Satpol PP Tak Gelar Razia, Warga Kecewa

Next Post

Aman dengan IUD Pasca Salin

Related Posts

Neni Soroti Pengelolaan Sampah di Pasar Tradisional Bontang yang Masih Buruk
Bontang

Neni Soroti Pengelolaan Sampah di Pasar Tradisional Bontang yang Masih Buruk

18 Maret 2026, 15:06
Jembatan Sei Nibung Kutim Dibuka, Pangkas Jarak 140 Km dan Hemat 4 Jam Perjalanan ke Berau
Kaltim

Jembatan Sei Nibung Kutim Dibuka, Pangkas Jarak 140 Km dan Hemat 4 Jam Perjalanan ke Berau

25 Februari 2026, 15:54
NU Dapat Tambang dari Penciutan Lahan Tambang KPC
Kaltim

Kementerian ESDM Gugat Balik Warga Kutim, Pemerintah Disebut Bebal dan Lebih Berpihak ke Pemodal

6 Oktober 2025, 19:00
Pemkot Bontang Anggarkan Rp981 Juta untuk Pengadaan Portal Parkir Elektronik di Tiga Pasar
Bontang

Pemkot Bontang Anggarkan Rp981 Juta untuk Pengadaan Portal Parkir Elektronik di Tiga Pasar

3 Maret 2025, 12:30
Enam Wilayah di Bontang Alami Pemadaman Listrik Hari Ini
Bontang

Enam Titik di Bontang Lestari Terdampak Pemadaman Listrik Hari Ini

10 Desember 2024, 09:13
Ada Pemeliharaan, Distribusi Air Bersih di Guntung Akhir Pekan Ini Disetop Sementara
Bontang

Tiga Unit WTP di Bontang Tak Beroperasi, Distribusi Air PDAM Terdampak

22 November 2024, 09:23

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.