• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Waktu Terbatas, Pemandangan Umum Raperda P-APBD Mesti Maraton

by BontangPost
22 September 2017, 11:34
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
BERI MASUKAN: Anggota DPRD Kaltim dari Fraksi PKS Ali Hamdi membacakan pemandangan umum atas raperda P-APBD 2017.(LUKMAN/METRO SAMARINDA)

BERI MASUKAN: Anggota DPRD Kaltim dari Fraksi PKS Ali Hamdi membacakan pemandangan umum atas raperda P-APBD 2017.(LUKMAN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Fraksi-fraksi DPRD Kaltim telah menyampaikan pemandangan umum terkait rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2017, Rabu (20/9) lalu. Salah satu catatan dalam penyampaian ini yaitu agar pembahasan raperda bisa dipercepat.

Syarifah Masitah Assegaf yang membacakan pemandangan umum Fraksi Golkar menyatakan, waktu yang tersisa untuk pembahasan raperda P-APBD hingga menjadi perda terbilang singkat. Pasalnya, tinggal tersisa waktu efektif tiga bulan sebelum tahun anggaran 2017 berakhir.

“Karenanya Fraksi Golkar meminta agar pembahasan raperda ini bisa dilakukan dengan cepat,” kata Syarifah dalam rapat paripurna ke-28 DPRD Kaltim.

Untuk itu, pembahasan secara maraton dianggap perlu dilakukan agar perda P-APBD bisa segera disahkan. Akan tetapi, Fraksi Golkar tetap meminta agar dalam pembahasannya dilakukan secara cermat.

Baca Juga:  ASTAGA!!! 27 Persen Pelajar ‘Konsumsi’ Obat Terlarang 

Selain meminta pembahasan raperda ini dapat dilakukan dalam tempo cepat, Fraksi Golkar dalam pemandangan umumnya juga memberikan perhatian pada rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kaltim 2013-2018. Dalam hal ini, mengingatkan bahwa RPJMD sekarang telah memasuki tahun keempat.

“Fraksi Golkar mengingatkan bahwa tahun ini adalah tahun keempat di masa jabatan Gubernur Kaltim. Artinya tersisa hanya satu tahun untuk menyelesaikan sasaran-sasaran pembangunan lima tahun,” terangnya.

Penyelesaian sasaran-sasaran pembangunan ini juga menjadi catatan Fraksi Partai Keadilan Sosial (PKS). Fraksi PKS dalam pemandangan umum yang dibacakan Ali Hamdi menyoroti proyek-proyek pembangunan tahun jamak atau multiyears contract (MYC). Pasalnya pembangunan tahun jamak ini telah didukung oleh DPRD Kaltim dalam penganggarannya.

Baca Juga:  Pesut Mahakam Jadi Maskot, Tahapan Pilgub Kaltim 2018 Diluncurkan

“Kami ingin ada jaminan apakah proyek-proyek pembangunan tahun jamak dapat diselesaikan pada akhir jabatan Gubernur Awang Faroek Ishak yang akan berakhir Desember 2018,” tutur Ali Hamdi.

Fraksi PKS meminta, penambahan anggaran sebesar Rp 722 miliar sehingga membuat APBD mengalami kenaikan dari Rp 8,09 triliun menjadi Rp 8,82 triliun dapat dimanfaatkan dengan baik. Khususnya untuk kepentingan rakyat Kaltim.

Sementara itu Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) mendesak pemprov segera memproses pencairan bantuan hibah. Khususnya hibah untuk pembangunan masjid, gereja, dan rumah-rumah ibadah lainnya. Karena masih ada keluhan dari penerima bantuan hibah pembangunan rumah-rumah ibadah ini.

“Pembangunan-rumah-rumah ibadah ini telah dianggarkan dalam APBD 2016 yang lalu. Jadi telah hampir dua tahun menunggu namun belum terealisasi,” kata Baharuddin Demu yang membacakan pemandangan umum Fraksi PAN.

Baca Juga:  Isran Lima Besar 

Pencairan ini dianggap penting karena merupakan kepentingan umum dan kepentingan umat. Oleh sebab itu seharusnya menjadi perhatian pemerintah untuk segera diselesaikan. Sehingga Fraksi PAN meminta penjelasan kepada pemerintah sejauh mana proses pencairan dana hibah dan bansos tahun 2017 yang telah dilaksanakan. (luk)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: apbdMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Fraksi Pertanyakan Kerusakan Objek Retribusi

Next Post

Panwaslu Samarinda ‘Numpang’ Bawaslu 

Related Posts

APBD Bontang 2024 Ditetapkan Rp 2,6 Triliun
Bontang

APBD Bontang 2024 Ditetapkan Rp 2,6 Triliun

29 November 2023, 13:37
APBD Turun Rp 400 Miliar. Ada Apa Ya?
Nasional

APBD Wajib Alokasi Pengembangan SDM, Segini Besarannya

28 Januari 2019, 15:30
Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.