• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

1.156 Anak di Bontang Alami Stunting

by Lutfi Rahmatunnisa'
17 Maret 2023, 15:43
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Perhatian pemerintah untuk mengentas persoalan stunting terus dilakukan. Seluruh instansi pemerintah saling membahu untuk mencari sebuah formulasi.

Hasilnya, Dinas Kesehatan Kota Bontang mendata sebanyak 1.156 anak di Kota Bontang pada 2022 mengalami stunting dengan jumlah prevalensi stunting sebesar 21 persen. Presentase di tahun tersebut mengalami penurunan sebanyak 5,3 persen dari 2021 lalu yakni sebesar 26,3 persen.

“Data tersebut berdasarkan hasil survey status gizi Indonesia (SSGI),” ucap Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diskes Bontang Jamilah Sayuthi  kepada redaksi bontangpost.id.

Dijelaskan Jamilah, 1.156 anak tersebut merupakan Balita berusia 0-59 bulan. Angka tersebut diperoleh dari total 5.060 Balita yang melakukan pemantauan pengukuran di Posyandu. Seperti lingkar kepala, tinggi badan, dan berat badan.

Baca Juga:  Nasib Penanganan Balita Stunting di Sidrap, Sempat Terkendala Status Wilayah

“Jadi, kita hitung berdasarkan yang datang ke Posyandu dan melakukan pengukuran. Nah, semakin sedikit yang datang ke Posyandu maka akan semakin tinggi prevalensi stuntingnya. Sedangkan kalau semakin banyak yang datang maka semakin rendah angka prevalensinya ,” urainya.

Untuk saat ini pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk menekan angka stunting. Seperti pendampingan pemberian makanan tambahan (PMT) kepada anak yang mengalami stunting melalui dana stimulan RT. Tujuannya untuk mencapai target nasional sebesar 14 persen pada 2024 mendatang.

“Kalau tahun ini target kami turun menjadi 16 persen. Dan untuk mencapai itu kami melakukan pendataan secara by name by adress. Dan melakukan penanganan langsung dengan menggandeng CSR perusahaan,” tuturnya.

Baca Juga:  60 Anak di Bontang Kuala Terindikasi Stunting, Didominasi Wilayah Atas Laut

Sejauh ini, upaya lain yang dilakukan adalah membentuk orangtua asuh dan memberikan nutrisi tambahan melalui program satu butir telur setiap hari. Dalam hal itu, kepala daerah langsung melibatkan setiap OPD untuk menyumbangkan telur.

“Kemarin programnya sudah diluncurkan. Setiap perusahaan punya tanggung jawab terhadap wilayah stunting. Tapi, kalau yang program satu telur setiap hari itu masih belum berjalan,” bebernya.

Sebagai informasi, tahun ini terdapat lima lokus wilayah penurunan stunting. Yakni Kelurahan Api–Api, Gunung Elai, Loktuan Berebas Tengah, serta Berbas Pantai. (*) 

Tags: stunting
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pendaftaran Paskibraka Dibuka, Sekarang Ditangani Kesbangpol

Next Post

Tak Berdaya Lawan Penambang Ilegal

Related Posts

21 Kasus Stunting Tersisa, Kanaan Ditargetkan Zero dalam 56 Hari
Bontang

21 Kasus Stunting Tersisa, Kanaan Ditargetkan Zero dalam 56 Hari

2 Oktober 2026, 11:00
Meski Turun ke 14,05 Persen, Stunting di Enam Kelurahan Bontang Masih Tinggi
Pemkot Bontang

Meski Turun ke 14,05 Persen, Stunting di Enam Kelurahan Bontang Masih Tinggi

24 Juli 2026, 14:00
Agus Haris Akui Pemkot Bontang Butuh Kritik, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan
Bontang

Agus Haris Akui Pemkot Bontang Butuh Kritik, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan

6 Maret 2026, 06:00
Stunting di Bontang Terus Turun, Diskes Bidik Angka 12 Persen Tahun Ini
Bontang

Stunting di Bontang Terus Turun, Diskes Bidik Angka 12 Persen Tahun Ini

21 Januari 2026, 12:00
Tak Mau Kalah dari Daerah Lain, Bontang Kejar Penurunan Stunting hingga 12,5 Persen
Bontang

Tak Mau Kalah dari Daerah Lain, Bontang Kejar Penurunan Stunting hingga 12,5 Persen

16 Januari 2026, 11:00
Kasus Pernikahan Dini di Bontang Masih Tinggi, Mayoritas di Kawasan Pesisir
Bontang

Kasus Pernikahan Dini di Bontang Masih Tinggi, Mayoritas di Kawasan Pesisir

22 Desember 2025, 16:25

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.