• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Korupsi di Kaltim Tertinggi Ke-9

by Redaksi Bontang Post
18 Desember 2023, 21:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Kasus penindakan korupsi di Kaltim disebut masih belum maksimal. Bahkan, Kaltim saat ini disebut menjadi daerah ke-9 terbesar kasus korupsinya di Indonesia.

Hal itu diungkapkan oleh Anggota DPRD Kaltim Baharuddin Demmu. Dirinya menyatakan bahwa aturan yang selalu berubah dan banyak pelanggaran yang terjadi menjadi penyebab tumbuhnya kasus korupsi di Kaltim.

Selain itu, penegakan hukum yang tidak berjalan dengan baik dan kasus-kasus korupsi yang tidak ditindaklanjuti juga menjadi faktor yang membuat orang tidak takut untuk melakukan korupsi.

“Banyak yang tidak diketahui oleh masyarakat atau tidak terungkap di publik adalah laporan masyarakat terhadap tindakan korupsi, dan hasil laporan tersebut tidak ditindaklanjuti dan dituntaskan. Inilah yang menyebabkan korupsi tumbuh subur,” tegasnya pada awak media.

Baca Juga:  Tetapkan 3 Tersangka, Kasus Dugaan Korupsi Lahan Bandara Dilimpahkan ke Kejaksaan

Ketua Komisi I DPRD Kaltim ini juga menegaskan bahwa aparat hukum harus tegas dalam menindak kasus korupsi agar masyarakat tidak takut melaporkan kasus tersebut.

Ia juga menyebutkan bahwa DPRD Kaltim telah membentuk Pansus Pokir untuk mendorong pencegahan korupsi. Pansus Pokir ini dibentuk untuk sebagai lembaga pengawas agar anggaran yang digunakan dapat dipertanggungjawabkan dan mudah dievaluasi oleh masyarakat.

Ia juga mengkritik rapat-rapat di DPRD saat pembahasan soal anggaran, menurutnya rapat anggaran seharusnya transparan dan terbuka agar masyarakat mengetahui kemana anggaran dari APBD itu dialokasikan.

“Nah orang lagi bahas anggaran tetapi kenapa rapatnya ditutup, seolah-olah orang enggak harus tahu, seharusnya semua itu harus dibuka aspirasi harus dibuka pembahasan di DPRD juga harus terbuka. Soal transparansi partai politik itu rakyat harus tahu sumber anggaran dari mana agar masyarakat tahu,” bebernya.

Baca Juga:  Korupsi Rp 390 Juta Dikembalikan

Baharuddin berharap baik pejabat maupun masyarakat dapat menyadari bahaya korupsi dan meminimalisasi tindakan korupsi di Kaltim, dengan berani melaporkan tindak korupsi.

“Dan untuk para pejabat yang suka korupsi, paling tidak mulai sekarang pelan-pelan lah tinggalkan kebiasaan korupsi,” pungkasnya. (mrf/nha)

Tags: korupsi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

KPP Pratama Bontang Konsisten Ukir Prestasi Kinerja Penyuluhan dan Kehumasan

Next Post

Berkunjung ke Balikpapan, Nawawi Khawatir Bakal Ada yang Diangkut KPK

Related Posts

Daftar Tersangka OTT KPK di KPP Banjarmasin, Kepala Pajak Terima Suap Rp800 Juta untuk DP Rumah
Nasional

KPK Usut Dugaan Korupsi Cukai Rokok Djarum, Kerugian Negara Ditaksir Triliunan Rupiah

30 Oktober 2026, 12:56
Kejari Bontang Dalami Dugaan Kredit Fiktif BPR, Empat Saksi Diperiksa
Bontang

Kejari Bontang Dalami Dugaan Kredit Fiktif BPR, Empat Saksi Diperiksa

28 Oktober 2026, 13:43
Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar
Kaltim

Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar

25 September 2026, 15:18
Daftar Tersangka OTT KPK di KPP Banjarmasin, Kepala Pajak Terima Suap Rp800 Juta untuk DP Rumah
Nasional

OTT KPK di Jabodetabek Seret Dirjen ATR/BPN dan Politikus Golkar Fahd A Rafiq, Uang Ratusan Miliar Disita

15 September 2026, 11:39
Kasus Gratifikasi Eks Bupati Kukar, KPK Periksa Anggota DPRD Kaltim dan Petinggi Perusahaan
Kaltim

Kasus Gratifikasi Eks Bupati Kukar, KPK Periksa Anggota DPRD Kaltim dan Petinggi Perusahaan

7 Agustus 2026, 10:00
Tak Berhenti di Dishub, Dugaan Korupsi Bimtek OPD Lain Mulai Didalami Kejari Bontang
Bontang

Tak Berhenti di Dishub, Dugaan Korupsi Bimtek OPD Lain Mulai Didalami Kejari Bontang

4 Agustus 2026, 12:06

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.