• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia

by BontangPost
15 Desember 2024, 20:36
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi Penderita Sifilis (Freepik.com @freepik)

Ilustrasi Penderita Sifilis (Freepik.com @freepik)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID – Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltim dr Jaya Mualimin mengungkapkan, total kasus sifilis yang ditangani di Bumi Etam sebanyak 42 kasus pada kelompok usia 15-19 tahun. Khusus penularan pada anak di bawah 5 tahun karena ditularkan ibunya saat melahirkan atau transplasental.

Transplasental merupakan penularan infeksi sifilis dari ibu yang terinfeksi kepada janin melalui plasenta selama kehamilan. Adapun sifilis adalah infeksi bakteri yang disebabkan oleh Treponema pallidum dan dapat ditularkan dari ibu ke bayi melalui jalur transplasental, yang dikenal sebagai penularan vertikal.

Pada ibu yang terinfeksi sifilis, bakteri dapat melintasi plasenta dan menginfeksi janin, menyebabkan berbagai komplikasi serius yang dikenal sebagai sifilis kongenital. Sifilis kongenital dapat mengakibatkan keguguran, kelahiran prematur, kelainan fisik, atau bahkan kematian bayi jika tidak diobati.

Beberapa gejala sifilis kongenital pada bayi yang lahir dari ibu dengan sifilis yang tidak diobati meliputi: pembesaran hati atau limpa, ruam kulit atau lesi, masalah tulang dan gigi, gangguan pendengaran atau kebutaan, dan kerusakan organ dalam.

Baca Juga:  5 Cara Sembuhkan Flu pada Musim Hujan

“Penting untuk mendeteksi dan mengobati sifilis pada ibu hamil agar mencegah penularan transplasental ke janin,” terangnya. Pengobatan dengan antibiotik (seperti penisilin) sangat efektif dalam mengatasi sifilis dan mencegah penularan kepada bayi.

Upaya pemerintah untuk menekan tingkat penularan sifilis dan penyakit seksual lainnya juga telah banyak dilakukan. Salah satunya dengan program tripel eliminasi adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan upaya eliminasi tiga IMS utama pada ibu hamil, yaitu HIV, sifilis dan hepatitis B.

Program ini bertujuan mengurangi penularan vertikal dari ketiga infeksi tersebut melalui pemeriksaan, pengobatan, dan pencegahan yang tepat selama kehamilan. Pemeriksaan ini dilakukan dengan menggunakan rapid diagnostic test (RDT) yang disediakan oleh Diskes.

Baca Juga:  4 Pantangan Makanan untuk Penderita Asam Urat

“Skrining ini dilakukan untuk mendeteksi infeksi sifilis pada ibu hamil, karena penularannya bisa terjadi dari ibu ke bayi. Kita mengutamakan pencegahan sejak dini. Namun program ini hanya untuk ibu hamil,” ujar dr Jaya.

Meskipun infeksi sifilis dapat menular lewat hubungan seksual, infeksi pada bayi terutama terjadi melalui proses kelahiran atau bahkan selama kehamilan. Oleh karena itu, pemantauan kesehatan ibu hamil sangat penting untuk menanggulangi penyebaran penyakit ini.

“Ibu yang terinfeksi sifilis bisa jadi tidak menunjukkan gejala, tetapi bisa menularkan infeksi pada bayinya. Jika tidak ditangani, bayi bisa lahir dengan gangguan serius seperti kelainan kulit atau bahkan cacat organ,” jelasnya.

Selain kasus pada bayi, jumlah kasus sifilis juga meningkat pada usia remaja, khususnya mereka yang berusia 15-19 tahun. Remaja merupakan kelompok yang berisiko tinggi terkena penyakit ini karena kecenderungan melakukan hubungan seksual tidak aman.

Baca Juga:  Ini Sebelas Pantangan bagi Ibu Hamil

“Penyebabnya seringkali adalah perilaku seksual berisiko, seperti hubungan seksual bebas tanpa menggunakan pelindung. Ini perlu menjadi perhatian bersama,” sebutnya.

Untuk menanggulangi penyakit sifilis, Diskes telah menyediakan pengobatan gratis di Puskesmas. Obat yang diberikan untuk pengobatan sifilis terutama adalah penisilin, yang diberikan tanpa bagi pasien yang terdaftar dalam sistem BPJS.

Sebagai langkah pencegahan tambahan dia mengimbau agar masyarakat tidak mengabaikan gejala awal sifilis, seperti lesi di bagian kelamin dan ruam kulit.

“Penting untuk segera memeriksakan diri jika ada tanda-tanda yang mencurigakan, meskipun gejala tersebut tampak ringan. Pengobatan lebih cepat lebih baik,” ungkapnya. Selain itu menghindari kegiatan seksual yang beresiko, dan memperhatikan penggunaan jarum suntik yang tidak steril. (*)

Tags: kesehatanpenyakit menular
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

44 Ribu Narapidana akan Dapat Pengampunan dari Presiden Prabowo, Berikut Daftarnya

Next Post

Anak Terlibat Penganiayaan Dokter Koas, KPK Mulai Analisis Kekayaan Dedy Mandarsyah

Related Posts

Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah
Kesehatan

Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah

23 September 2024, 17:25
Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik
Kesehatan

Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik

29 Agustus 2024, 19:14
9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam
Kesehatan

9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam

14 Juli 2024, 11:51
Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita
Kesehatan

Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita

9 April 2024, 11:06
Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar
Bontang

Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar

24 Maret 2023, 13:30
Revisi UU Narkotika Bisa Ubah Kebijakan Ganja untuk Kebutuhan Medis
Nasional

Revisi UU Narkotika Bisa Ubah Kebijakan Ganja untuk Kebutuhan Medis

4 Juli 2022, 12:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.