• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Rapat Pembahasan Stunting Molor, Wawali AH Semprot ASN dan Singgung Tingkat Disiplin yang Rendah

by BontangPost
9 April 2025, 15:52
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Rapat pembahasan stunting yang dipimpin Wawali Agus Haris. (Nasrullah/Bontang Post)

Rapat pembahasan stunting yang dipimpin Wawali Agus Haris. (Nasrullah/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Kinerja program prioritas Pemerintah Kota Bontang terancam tak maksimal akibat rendahnya kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini mengemuka dalam rapat penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem yang digelar di Kantor Wali Kota pada Rabu (9/4/2025) siang.

Rapat tersebut semestinya dimulai pukul 14.00 Wita. Namun, molornya kehadiran pegawai menyebabkan agenda baru bisa dimulai 30 menit kemudian. Ketidaktepatan waktu ini memicu kekecewaan Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris, yang memimpin rapat tersebut.

Menurut AH, sapaanya, ketidakdisiplinan ASN merupakan persoalan serius yang berdampak langsung pada pelayanan publik. Ia menekankan, jika rapat terus-menerus molor, maka akumulasi waktu yang terbuang dalam setahun akan sangat besar. “Jangan ada lagi kejadian seperti ini,” katanya.

Baca Juga:  Pemkot Anggarkan Rp 62 Miliar Atasi Stunting, Terapkan Pola Orangtua Asuh

Kekecewaan juga semakin memuncak ketika stunting dianggap remeh oleh sebagian pegawai. Padahal, program penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem telah dijanjikan oleh Pemkot Bontang untuk diselesaikan dalam 100 hari kerja. Agus Haris menyebut, jika target itu tidak tercapai, maka rasa malu terhadap publik harus dirasakan oleh seluruh jajaran.

Ditegaskan AH, disiplin merupakan kunci utama keberhasilan program pemerintah. Persoalan ini tidak bisa dianggap sepele karena secara langsung memengaruhi kinerja dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintahan.

Sebelum rapat digelar, AH juga melakulan sidak ke sejumlah kantor pelayanan. Dia mendapati bahwa 45 persen ASN tidak hadir tepat waktu pada jam kerja pagi. Kondisi ini dianggap sangat mengganggu karena pelayanan publik biasanya mulai ramai sejak pagi hari.

Baca Juga:  Kemenkes Sebut Tablet Tambah Darah Bisa Cegah Bayi Lahir Prematur dan Stunting

“Jika pegawai terlambat, maka Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) harus dipotong sebagai bentuk konsekuensi,” ujar Agus Haris.

Rapat penanganan stunting saat ini masih berlangsung dan turut dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Badan Pusat Statistik (BPS) Bontang. (*)

Tags: pengentasan stuntingstunting
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemutihan Pajak Kendaraan di Kaltim Dimulai, Ini Syarat dan Cara Bayarnya

Next Post

Hasil Rembuk, Warga Kanaan Usulkan Penanganan Banjir dan Perbaikan Pintu Air

Related Posts

21 Kasus Stunting Tersisa, Kanaan Ditargetkan Zero dalam 56 Hari
Bontang

21 Kasus Stunting Tersisa, Kanaan Ditargetkan Zero dalam 56 Hari

2 Oktober 2026, 11:00
Meski Turun ke 14,05 Persen, Stunting di Enam Kelurahan Bontang Masih Tinggi
Pemkot Bontang

Meski Turun ke 14,05 Persen, Stunting di Enam Kelurahan Bontang Masih Tinggi

24 Juli 2026, 14:00
Agus Haris Akui Pemkot Bontang Butuh Kritik, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan
Bontang

Agus Haris Akui Pemkot Bontang Butuh Kritik, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan

6 Maret 2026, 06:00
Stunting di Bontang Terus Turun, Diskes Bidik Angka 12 Persen Tahun Ini
Bontang

Stunting di Bontang Terus Turun, Diskes Bidik Angka 12 Persen Tahun Ini

21 Januari 2026, 12:00
Tak Mau Kalah dari Daerah Lain, Bontang Kejar Penurunan Stunting hingga 12,5 Persen
Bontang

Tak Mau Kalah dari Daerah Lain, Bontang Kejar Penurunan Stunting hingga 12,5 Persen

16 Januari 2026, 11:00
Kasus Pernikahan Dini di Bontang Masih Tinggi, Mayoritas di Kawasan Pesisir
Bontang

Kasus Pernikahan Dini di Bontang Masih Tinggi, Mayoritas di Kawasan Pesisir

22 Desember 2025, 16:25

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.