• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Kemenkes Sebut Tablet Tambah Darah Bisa Cegah Bayi Lahir Prematur dan Stunting

by Redaksi Bontang Post
16 Desember 2023, 16:00
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan bahwa pemberian tablet tambah darah pada remaja putri dan ibu hamil dapat mencegah bayi terlahir prematur dan stunting.

“Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja perempuan itu untuk mengurangi risiko anemia, karena berdasarkan data masih ada 48,9 persen ibu hamil dengan anemia. Ibu hamil juga perlu rutin mengkonsumsi TTD untuk mencegah anak terlahir prematur dan stunting,” terang Lovely Daisy selaku Direktur Gizi dan Kesehatan Ibu Anak Kemenkes.

Lovely memaparkan bahwa berdasarkan data long form sensus penduduk tahun 2020, Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia sebesar 189 setiap 100.000 kelahiran hidup, sedangkan Angka Kematian Bayi (AKB) sebesar 16,8 per 1.000 kelahiran hidup.

Berdasarkan data rutin yang dilaporkan ke Kemenkes, bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dan prematur, asfiksia (kadar oksigen dalam tubuh berkurang), serta infeksi, merupakan penyebab utama kematian bayi.

Baca Juga:  Keluarga Berisiko Stunting Bakal Dapat Bantuan Daging Ayam dan Telur

Ia menegaskan jika deteksi dan tata laksana dini faktor risiko selama kehamilan merupakan salah satu faktor kunci pencegahan prematur dan BBLR.

Ada berbagai intervensi yang telah dilakukan oleh Kemenkes. Misalnya, saat anak sebelum lahir. Kemenkes telah menggalakkan pemeriksaan kehamilan atau antenatal care minimal enam kali selama hamil.

Kemudian, konsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil sebanyak satu tablet setiap hari selama masa kehamilan dan pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil kurang energi kronis selama 90 hari.

“Mempertahankan berat badan ideal, konsumsi asupan gizi yang baik, dan suplementasi gizi termasuk tablet tambah darah sebelum dan selama hamil, juga sangat penting untuk dapat menjaga kesehatan ibu dan bayi,” jelasnya.

Sementara itu, Dokter Anak Konsultan Neonatologi yang juga Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr Rinawati Rohsiswatmo menyatakan bahwa sebesar 32 persen stunting disebabkan oleh kelahiran bayi prematur.

Baca Juga:  Masih Tinggi, Stunting di Kaltim Capai 23,9 Persen

“Bayi prematur itu cenderung sakit-sakitan dan kurang gizi, dan menyebabkan sekitar 1/3 dari kejadian stunting, juga 1/3 angka kematian bayi,” ungkapnya.

Ia menyebutkan jika biaya yang dikeluarkan untuk perawatan bayi prematur sangat tinggi, mengingat prosedur yang dilakukan perlu menggunakan alat bantu napas seperti ventilator, dan lain sebagainya.

“Biaya perawatan bayi sangat prematur di rumah sakit bisa mencapai 5-7 juta per hari di rumah sakit pemerintah. Untuk itu perlu pencegahan sejak dini, karena bayi prematur idealnya juga membutuhkan pemantauan hingga usia 18 tahun. Jadi lebih baik memang dicegah sejak remaja, misal dengan tablet tambah darah,” jelasnya. (jawapos)

Tags: stunting
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

ASN Dilarang Pakai Mobil Dinas untuk Liburan

Next Post

Bawang Goreng Jadi Makanan Terbaik Dunia, Ini Resep agar Renyahnya Tahan Lama

Related Posts

21 Kasus Stunting Tersisa, Kanaan Ditargetkan Zero dalam 56 Hari
Bontang

21 Kasus Stunting Tersisa, Kanaan Ditargetkan Zero dalam 56 Hari

2 Oktober 2026, 11:00
Meski Turun ke 14,05 Persen, Stunting di Enam Kelurahan Bontang Masih Tinggi
Pemkot Bontang

Meski Turun ke 14,05 Persen, Stunting di Enam Kelurahan Bontang Masih Tinggi

24 Juli 2026, 14:00
Agus Haris Akui Pemkot Bontang Butuh Kritik, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan
Bontang

Agus Haris Akui Pemkot Bontang Butuh Kritik, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan

6 Maret 2026, 06:00
Stunting di Bontang Terus Turun, Diskes Bidik Angka 12 Persen Tahun Ini
Bontang

Stunting di Bontang Terus Turun, Diskes Bidik Angka 12 Persen Tahun Ini

21 Januari 2026, 12:00
Tak Mau Kalah dari Daerah Lain, Bontang Kejar Penurunan Stunting hingga 12,5 Persen
Bontang

Tak Mau Kalah dari Daerah Lain, Bontang Kejar Penurunan Stunting hingga 12,5 Persen

16 Januari 2026, 11:00
Kasus Pernikahan Dini di Bontang Masih Tinggi, Mayoritas di Kawasan Pesisir
Bontang

Kasus Pernikahan Dini di Bontang Masih Tinggi, Mayoritas di Kawasan Pesisir

22 Desember 2025, 16:25

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.