• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Berbagi Kisah dengan Backpacker dari Selandia Baru; Rumahnya ‘Digendong’, Keluhkan Mahalnya Harga Jasa 

by BontangPost
19 Juli 2017, 12:05
in Feature
Reading Time: 2 mins read
0
BERKELANA: Bex Salt berfoto di Patung Singa, Sangatta Utara, Selasa (18/7) kemarin.(HERDI JAFAR/SANGATTA POST)

BERKELANA: Bex Salt berfoto di Patung Singa, Sangatta Utara, Selasa (18/7) kemarin.(HERDI JAFAR/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Berwisata ala backpacker menjadi tren beberapa tahun belakangan. Biasanya turis mancanegara atau lokal yang ‘kere’ rajin backpacker-an. Salah satunya ‘nyasar’ ke Sangatta, Selasa (18/7) kemarin. Dia adalah Bex Salt, wisatawan dari Selandia Baru. Perempuan ini sempat berbagi kisah dengan Sangatta Post.

Herdi Jafar, Sangatta

Wanita berkulit putih itu menjadi perhatian warga yang melintas di Jalan Yos Sudarso, Sangatta Utara, kemarin. Dia mengenakan busana kasual dengan selayar yang dibalut di leher. Langkahnya mantap meskipun membawa tas ransel berukuran besar. Beberapa warga tampak tersenyum padanya yang sedang menyusuri trotoar. Wartawan yang juga sedang melintas ikut menyapa Si Bule itu.

“Hai, Im Bex Salt from New Zealand (Selandia Baru),” katanya membuka obrolan dengan Sangatta Post.

Bex mengaku baru pertama kali berkunjung ke Asia. Dia memilih berkunjung ke sini karena tertarik dengan keragaman budayanya. Bex bertolak dari negaranya menuju Indonesia pekan lalu. Dia sempat menginap di Jakarta satu malam, lalu melanjutkan perjalanan ke Balikpapan.

Baca Juga:  Jalan Pendekat ke Pelabuhan Sangatta Segera Rampung, PU Target Satu Minggu Siap Dilewati 

“I chose Kalimantan because of its unique culture. This place is amazing (Saya suka ke Kalimantan karena budaya di sini cukup unik. Di sini menakjubkan),” tuturnya.

Setelah tiba di Balikpapan, Bex menuju Samarinda. Di sana dia sempat berkunjung ke Desa Dayak Pampang. Dia pun memperlihatkan beberapa foto bersama warga setempat. Dia juga memamerkan tas dari manik-manik dengan motif ukiran Dayak yang dia dapat dari sana.

Bex juga memperlihatkan gambar saat dia menyusuri anak sungai Mahakam. Kemudian dia bercerita sempat camping di Bukit Biru, Tenggarong. Dia mengaku takjub dengan suasana di sana.

“The place is quite high and the scenery is good in the morning. (Tempatnya cukup tinggi, pemandangannya juga bagus,” kisahnya.

Baca Juga:  Bawa Sabu 0,42 Gram, Pria Pengangguran Dibekuk Polisi

Camping memang menjadi agenda wajib baginya sebagai backpacker. Karena dia merasa budget untuk menyewa hotel sangat mahal. Apalagi di sini, dia mengaku kaget karena rata-rata harga sewa hotel mencapai Rp 600 ribu per hari. Menurutnya harga tersebut cukup mahal.

“Very expensive, I do not have a budget for it. This my home
(Mahal banget, saya tak punya budget untuk itu. Ini rumah saya),” katanya geleng-geleng kepala sambil menunjuk ranselnya.

Setiap berkunjung ke suatu tempat, biasanya dia mencari tempat untuk mendirikan tenda. Bahkan dia paling suka jika di daerah bukit atau di kawasan hutan. Dia merasa tak takut mendirikan tenda di sini, karena menurutnya kota ini cukup aman. Selain itu, dia mengaku adalah seorang perempuan yang pemberani.

Baca Juga:  Kurangi Sampah, Bangun 41 Titik Bank Sampah

“When I Backpacker I feel free to enjoy life and blend with nature. (Saya merasa bebas seperti ini. Dekat dengan alam),” kata perempuan yang mengaku masih single ini.

Sebelum ke Sangatta, dia mengaku singgah di Bontang. Di sini dia berencana camping di Taman Nasional Kutai (TNK) Sangkima. Disinggung mengenai Kota Sangatta, Bex mengaku takjub dengan keramahan warganya. Akan tetapi dia mengeluhkan harga barang dan jasa transportasi yang cukup mahal.

“Very friendly. Many new things I get from here (orangnya ramah. Banyak hal baru saya dapat),” katanya. (*)

Tags: kisah inspiratifSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Wabup: Batas Desa Harus Selesai di 2021

Next Post

Dukung Perppu Ormas, Kesbangpol Wacanakan Deklarasi Penolakan Radikalisasi 

Related Posts

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah
Ragam

Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah

18 Desember 2020, 09:19
Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis
Feature

Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis

11 Januari 2019, 15:40
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.