• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pemkot Ajak Umat Beragama Tetap  Rukun

by BontangPost
26 Oktober 2017, 11:12
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
HARUS TETAP RUKUN: Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase saat sedang membuka acara Dialog Agama di Pendopo Rujab Bontang, Rabu (25/10) kemarin.(HUMAS PEMKOT/ADI)

HARUS TETAP RUKUN: Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase saat sedang membuka acara Dialog Agama di Pendopo Rujab Bontang, Rabu (25/10) kemarin.(HUMAS PEMKOT/ADI)

Share on FacebookShare on Twitter

Pemuka Agama Diminta Bantu Jaga Kondusifitas Bontang

BONTANG – Pemkot Bontang mengajak seluruh umat beragama untuk tetap  hidup rukun. Tak hanya itu, para pemuka agama pun diminta untuk dapat menjaga keamanan Bontang. Sehingga diharapkan segala potensi konflik bisa diredam demi terwujudnya Bontang sebagai  kota yang aman dan nyaman.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Bontang, Basri Rase dalam acara Dialog Keagamaan dengan tema Merajut Kerukunan Umat Beragama Demi Keamanan dan Keutuhan NKRI.

Dalam sambutannya, Basri mengatakan bahwa kebebasan beragama merupakan hak hidup semua warga Indonesia. Apalagi kebebasan beragama masuk dalam hak asasi manusia yang hakiki, dan tidak dapat dikurangi dalam kondisi apapun. Seperti yang tertuang dalam Pasal 29 UUD 1945 menyatakan, bahwa negara menjamin kemerdekaan setiap penduduk untuk memeluk agamanya dan beribadah menurut agama dan kepercayaan itu.

Baca Juga:  Neni Ajak Lestarikan Pencak Silat

“Maka sebagai masyarakat yang hidup dalam satu kesatuan NKRI, pantaslah untuk menghormati kebebasan setiap penduduk untuk menganut dan menjalankan agamanya masing-masing,” jelas Basri di Pendopo Rujab, Rabu (25/10) kemarin.

Dalam hal ini pula, lanjut Basri, pemerintah wajib melindungi setiap upaya penduduk dalam melaksanakan ajaran agama dan ibadahnya. Perlindungan itu dapat diberikan sepanjang tidak bertentangan dengan perundang-undangan yang berlaku. Kerukunan antar umat beragama merupakan aset juga potensi konflik di masa yang akan datang.

“Nah, Bontang ini bisa dianggap sebagai miniatur Indonesia, karena terdapat kemajemukan, baik dari agama dan latar belakang budayanya,” ujar dia.

Namun demikian, Basri menyebut bahwa hal yang paling penting ialah agar semua penduduk semakin rukun, saling menghormati dan menghargai satu sama lain tanpa memandang latar belakang agama. ‘‘Sehingga diharapkan
peserta sosialisasi dapat memberikan input dari solusi yang mungkin akan timbul,” pintanya.

Baca Juga:  KPID Waspadai Penyiaran Ilegal

Selain itu, karena Bontang sudah terbilang kondusif, sehingga Basri mengajak semua lapisan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh oknum-oknum yang bertanggungjawab. “Jika ada isu sara di masyarakat, maka sebagai pemuka agama maupun tokoh agama sudah selayaknya utuk meredam masyarakat guna terwujudnya kota Bontang yang aman dan nyaman,
paparnya.

Tak hanya itu, Basri menyebut bahwa agenda dialog agama juga merupakan ajang silaturahmi bagi semua yang hadir. “Saya ucapkan terima kasih dan mari menjaga kondusifitas Bontang agar tetap menjadi Kota Taman,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut hadir Kepala Kantor Kemenag Provinsi Kaltim H Saifi mengatakan tidak ada lagi perbedaan suku dan agama. Tetapi yang harus diketahui perbedaan tersebut merupakan kekayaan Indonesia. Perbedaan pandangan membuat permusuhan. “Namun dalam agama harus saling dukung mendukung, mudah-mudahan dengan seperti ini, para tokoh agama dan pemerintah bisa saling bersinergi,” ujarnya.

Baca Juga:  Setop Perdebatan yang Mengarah Perpecahan

Di tempat yang sama, Kasdim Kodim 0908/BTG Mayor Inf Musanif mengatakan bahwa TNI diperintahkan untuk memberikan masukan bahwa semua fungsi di TNI adalah jelas ‘NKRI Harga Mati’. Tugas mereka adalah membantu pemerintah. Sehingga dari rakyat untuk rakyat.

“Bagi para tokoh agama dan tokoh masyarakat adalah panutan bagi masyarakat. Oleh sebab itu, marilah rayakan dan ungkap keberagaman dengan menjadi suri tauladan yang baik,” pintanya.

Acara yang digelar oleh Kesbangpol ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, FKUB para ulama atau pemuka agama.(mga)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Kerukunan Umat Beragamapemkot bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Wawali: Hipmi PT Tak Boleh Takut Gagal

Next Post

Neni Dukung Program Detektif Cekatan  

Related Posts

Wali Kota Bontang Soroti Jospol Kaltim, Minta Pembagian Adil dan Tak Terpusat di Kota Besar
Pemkot Bontang

Wali Kota Bontang Soroti Jospol Kaltim, Minta Pembagian Adil dan Tak Terpusat di Kota Besar

1 Mei 2026, 14:53
UMK Bontang 2027 Diprediksi Naik, Berpeluang Tembus Rp4 Juta
Pemkot Bontang

UMK Bontang 2027 Diprediksi Naik, Berpeluang Tembus Rp4 Juta

1 Mei 2026, 12:40
Pemkot Bontang All Out Dampingi Korban Pelecehan Anak, Wali Kota Minta Hentikan Stigma
Pemkot Bontang

Pemkot Bontang All Out Dampingi Korban Pelecehan Anak, Wali Kota Minta Hentikan Stigma

1 Mei 2026, 12:34
Bankeu 2027 Nihil, Wali Kota Bontang Khawatir APBD Tertekan
Pemkot Bontang

Bankeu 2027 Nihil, Wali Kota Bontang Khawatir APBD Tertekan

1 Mei 2026, 10:52
Serapan Anggaran Rendah, Pemkot Bontang Kebut 7 Program Unggulan
Pemkot Bontang

Serapan Anggaran Rendah, Pemkot Bontang Kebut 7 Program Unggulan

30 April 2026, 11:35
Gelombang PHK Tambang Berpotensi Meluas, Ini Langkah Pemkot Bontang
Pemkot Bontang

Gelombang PHK Tambang Berpotensi Meluas, Ini Langkah Pemkot Bontang

28 April 2026, 11:13

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sektor Tambang Tertekan, PHK di Kaltim Berpotensi Tembus 1.500 Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pro-Kontra Rombel, Komite SMAN 1 Bontang Pilih Dukung Penambahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Belum Tahan Tersangka Kasus Penganiayaan di Muara Badak, Ini Alasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.