• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Temukan Selisih dengan Hasil Audit BPK, Dewan Pertanyakan Silpa Rp 540 Miliar 

by BontangPost
31 Juli 2018, 11:13
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Muspandi & Bere Ali(MUBIN/DOK/METRO SAMARINDA)

Muspandi & Bere Ali(MUBIN/DOK/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – DPRD Kaltim mempertanyakan sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) tahun 2017 yang dilaporkan  Pemerintah Provinsi (Pemrov) Kaltim. Pasalnya, laporan besaran Silpa tidak sesuai hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Hal itu dikatakan anggota Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban  (LKPj) 2017, Muspandi, Senin (30/7) kemarin. Menurutnya, BPK telah melaporkan terdapat Silpa di APBD 2017 lebih dari Rp 540 miliar.

“Sementara yang dilaporkan pada kami hanya Rp 321 miliar. Berarti ada lebih dari Rp 219 miliar yang akan kami tanyakan. Kenapa ini tidak sesuai dengan audit BPK. Seyogyanya kan harus sama,” ucapnya.

Dalam nota laporan keuangan yang disampaikan pada Pansus LKPj, lanjut dia, Pemprov Kaltim tidak menjelaskan secara detail selisih Silpa tersebut. Karenanya, dalam waktu dekat DPRD akan meminta keterangan dari pemprov.

Baca Juga:  Perusahaan Ogah Penuhi Permintaan Nelayan

“Satu atau dua hari ini kami akan undang pemprov. Karena Silpa ini menjadi pertanyaan besar bagi kami di DPRD. Kenapa ini bisa berubah dan tidak sesuai dengan audit BPK?” tanyanya heran.

Penjelasan terhadap selisih Silpa tersebut dibutuhkan untuk kelanjutan penganggaran sejumlah proyek tahun jamak. Sebab masih banyak anggaran yang dibutuhkan untuk penyelesaian sejumlah proyek multiryears contract (MYC) yang saat ini sedang dilaksanakan pemerintah.

“Artinya kalau angkanya ini sudah valid, tidak akan bertambah lagi pendapatan kita, kami akan sisir dari Silpa itu. Karena setelah ini, akan ada rasionalisasi anggaran untuk kegiatan yang belum prioritas,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Asisten III Sekretariat Pemprov Kaltim, Bere Ali membantah pernyataan Muspandi. Pasalnya dalam laporan pemerintah daerah, tidak ada selisih Silpa antara audit BPK dengan catatan yang disampaikan pada DPRD Kaltim.

Baca Juga:  Pemprov Miliki Utang Rp 35 Miliar pada Kontraktor 

“Tidak ada selisih. Tetap sama saja. Jadi begini, Silpa itu ada dana DAK (dana alokasi khusus, Red.). Silpa DAK itu harus dialokasikan pada APBD Perubahan. Jadi dana itu sudah ada peruntukannya. Tidak lagi masuk dalam program tambahan pendapatan yang pengalokasiannya masih bebas,” jelasnya.

Sisa anggaran itu, kata dia, akan dibicarakan lebih lanjut dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim. Tujuannya untuk menentukan pengalokasian Silpa tersebut. Namun sebelumnya, Pemprov Kaltim telah mengajukan program untuk menyerap sisa anggaran di 2017.

“Karena kita juga  menghadapi kekurangan anggaran. Sisa anggaran MYC itu Rp 450 miliar yang harus dianggarkan. Kemarin hanya diusulkan Rp 150 miliar. Itulah problematikanya. Masih kami carikan sisanya,” tutur dia.

Baca Juga:  Kepala Daerah Harus Dukung Integrasi Kampung KB 

Kata dia, dalam pembahasan APBD Perubahan, pihaknya berusaha menyisir anggaran untuk penyelesaian proyek tahun jamak tersebut. Oleh sebab itu, pemerintah menunggu DPRD membahas kebijakan umum anggaran (KUA) prioritas plafon anggaran sementara (PPAS).

“Kami berharap ada celah anggaran. Karena memang kontraktor MYC ini siap menyelesaikan proyek sampai Desember 2018 ini. Kalau sudah selesai, kami harus menyiapkan anggaran Rp 450 miliar,” tutupnya. (*/um)

Tags: dprd kaltimMetro SamarindaSilpa
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Resmi Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Kaltim, Samsun Janji Perbaiki Kehadiran Legislator di Karang Paci

Next Post

WADUH!!! Dinding Flyover Air Hitam Retak, Warga Khawatir Roboh 

Related Posts

Konflik Pokir Memanas, DPRD Kaltim Tuding Gubernur Hambat Aspirasi Rakyat
Kaltim

Anggaran Operasional DPRD Kaltim Tembus Rp500 Miliar, Pengamat: Kinerja Tumpul dan Lukai Rasa Keadilan

5 Agustus 2026, 17:29
Keampuhan Pansus Tambang DPRD Kaltim Diragukan
Kaltim

Pengamat Unmul Desak DPRD Kaltim Segera Gulirkan Hak Angket, Singgung APBD ‘Bocor Duluan’ ke Pusat

13 Juli 2026, 10:00
Kaltim

Legislator Golkar Kritik Pemprov Kaltim, Minta Minta APBD Fokus ke Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

31 Mei 2026, 12:14
Anggota DPRD Kaltim Kamaruddin Ibrahim Meninggal Dunia, Sempat Terseret Kasus Korupsi PT Telkom
Kaltim

Anggota DPRD Kaltim Kamaruddin Ibrahim Meninggal Dunia, Sempat Terseret Kasus Korupsi PT Telkom

15 Mei 2026, 15:08
DPRD Kaltim Ancam Boikot Anggaran, Protes Kebijakan Gubernur Rudy Mas’ud ‘Amputasi’ Bankeu dan Pokir
Kaltim

DPRD Kaltim Ancam Boikot Anggaran, Protes Kebijakan Gubernur Rudy Mas’ud ‘Amputasi’ Bankeu dan Pokir

7 Mei 2026, 12:04
Konflik Pokir Memanas, DPRD Kaltim Tuding Gubernur Hambat Aspirasi Rakyat
Kaltim

Isu KKN Goyang Kursi Ketua DPRD Kaltim: Antara Tekanan Publik dan Hak Prerogatif Partai

30 April 2026, 09:20

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.