• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Soal Penanganan Kasus Kanker Payudara Agustania, Pemerintah Diminta Tak Berdiam Diri 

by BontangPost
16 November 2018, 16:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
KANKER: Agustania terbaring lemah di atas kasur. Perempuan beranak satu ini sudah tujuh bulan tak bisa berjalan karena lumpuh. Penyakit kanker payudaranya sudah stadium empat. Dia telah lama ingin dioperasi. Tetapi terhalang karena keterbatasan biaya.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

KANKER: Agustania terbaring lemah di atas kasur. Perempuan beranak satu ini sudah tujuh bulan tak bisa berjalan karena lumpuh. Penyakit kanker payudaranya sudah stadium empat. Dia telah lama ingin dioperasi. Tetapi terhalang karena keterbatasan biaya.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Selama dua tahun, Agustania (37), warga Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terbaring tak berdaya di rumahnya. Perempuan malang itu tidak pernah berobat di rumah sakit. Padahal penyakit kanker payudara yang diidapnya sudah berlangsung sejak awal 2017.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kukar, Halimatu menyesalkan tidak adanya penanganan dari pemerintah setempat. Dia menduga, ada pembiaran dari pemerintah di tingkat bawah hingga provinsi.

“Kok bisa ada kasus begitu yang tidak diketahui pemerintah? Padahal tempat tinggal Ibu Agustania tidak jauh dari Tenggarong, kantor camat, dan kantor desa. Mereka harusnya mengetahui keadaan warga yang terserang penyakit itu. Dua tahun itu bukan waktu yang singkat,” sesalnya, Rabu (14/11) kemarin.

Baca Juga:  TERLALU!!! Kuburan Kok Digarap Jadi Tambang 

Halimatu menduga ada upaya dari pemerintah paling bawah seperti di RT, pemerintah desa, Pemkab Kukar, dan Pemprov Kaltim menutupi kasus tersebut.

“Penyakit beliau sudah stadiun empat. Rasanya di luar nalar kita kalau pemerintah tidak mengetahui masalah ini. Sebelum semua ini terlambat, sekarang harus segera ditangani. Kami mendesak pemkab dan pemprov segera mengupayakan operasi  dan perawatan sampai beliau sembuh,” imbuhnya.

Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) HMI Cabang Kukar, Andika Abbas menambahkan, kasus tersebut sebagai penanda pemerintah tidak mengetahui secara detail keadaan semua warga.

“Seharusnya pemerintah mengetahui keadaan warganya. Padahal yang bersangkutan sudah tujuh bulan lumpuh. Ada indikasi enggak ada laporan dari Ketua RT ke pemerintah daerah. Komunikasi yang terputus antara pemerintah paling bawah dan kepala daerah,” sebut Andika.

Baca Juga:  Andi Harun Gugat Wagub

Karenanya, Pemkab Kukar mesti mengevaluasi kinerja kepala desa. Karena program kesehatan di lingkungannya tidak tertangani dengan baik. Padahal pemerintah pusat telah mencanangkan program kesehatan gratis bagi seluruh warga negara.

“DPRD Kukar dan DPRD Kaltim harus menjalankan fungsi kontrolnya. DPRD perlu memanggil pihak-pihak terkait. Baik Kepala Desa, Camat, Dinas Kesehatan, Plt Bupati Kukar, maupun Kepala Dinas Kesehatan Kaltim,” tegasnya.

Andika menyebut, Kepala Dinas Kesehatan di tingkat kabupaten dan provinsi mestinya tidak tutup mata terhadap kasus tersebut. Menurutnya, warga yang tidak mampu berobat di rumah sakit daerah, sepatutnya diberikan bantuan dan kemudahan.

“Karena kondisi perekonomian yang bersangkutan kurang mampu. Beliau hidup tanpa suami. Dalam hal ini, harusnya ada kepekaan. Administrasi berupa kepemilikan kartu kesehatan itu tidak penting bagi beliau yang penyakitnya sudah stadium empat,” katanya.

Baca Juga:  Kepercayaan Masyarakat Menurun

Anggaran kesehatan di luar kegiatan rutin dan bantuan kesehatan, dapat digelontorkan untuk penanganan kesehatan Agustania. Sebab yang bersangkutan tidak mampu mengurus BPJS Kesehatan karena terkendala biaya.

“Kami mempertanyakan anggaran di APBD untuk kesehatan masyarakat. Mengapa tidak anggaran itu digelontorkan untuk Ibu Agustania,” tutupnya. (*/um)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Agustaniakanker payudaraMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Diguyur Hujan, Jalan KS Tubun Amblas 

Next Post

Kukar Terancam Tak Bisa Kelola PI 

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Pengedar di Muara Badak Ditangkap Saat Berboncengan, Polisi Sita 16,55 Gram Sabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.