• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Sekretariat Jatam Jadi Sasaran Perusakan 

by BontangPost
28 November 2018, 16:20
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
TUNJUKKAN BUKTI: Dinamisator Jatam Kaltim Pradarma Rupang memperlihatkan bukti perusakan sekretariat Jatam Kaltim.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

TUNJUKKAN BUKTI: Dinamisator Jatam Kaltim Pradarma Rupang memperlihatkan bukti perusakan sekretariat Jatam Kaltim.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

“Peristiwa penyerangan dan perusakan sekretariat Jatam Kaltim terjadi tak lama berselang di tengah ramainya pemberitaan kasus anak mati di lubang tambang. Berulangnya kejadian ini menandakan ada pihak-pihak yang tidak suka dan terganggu dengan kampanye dan advokasi yang selama ini diusung Jatam Kaltim”. Pradarma Rupang, Dinamisator Jatam Kaltim

SAMARINDA – Pada 5 November lalu, Sekretariat Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim yang berlokasi di Jalan KH Wahid Hasyim II, Perumahan Kayu Manis, Blok C, Nomor 06, Kelurahan Sempaja, Kecamatan Sempaja, Samarinda, diserang 30 orang yang tidak dikenal.

Penyerangan itu menambah daftar ancaman terhadap aktivis organisasi tersebut. Pasalnya, tidak hanya sekali itu saja terdapat oknum yang mengancam para pegiat lingkungan itu.

Meski tidak ada korban jiwa, penyerangan yang berlangsung pada pukul 20.00 Wita itu mengakibatkan pintu dan jendela sekretariat rusak parah.

Baca Juga:  Pengunjung Karang Paci Ditertibkan

Dinamisator Jatam Kaltim, Pradarma Rupang menyebut, pada saat sekelompok orang itu datang, seluruh  aktivis organisasi swadaya itu tidak berada di sekretariat.

“Mereka tidak menemukan satupun aktivis Jatam. Mereka melanjutkan pencarian dengan menggeledah rumah tetangga. Tidak puas sampai di situ, puluhan orang tak dikenal ini mengempesi ban motor milik salah satu staf Jatam Kaltim,” ungkap Rupang, Selasa (27/11) kemarin.

Tak berhenti sampai di situ, di hari berikutnya, pengintaian kerap dilakukan oknum yang tidak dikenal. Informasi itu berhasil dihimpun Jatam dari para tetangga. “Siang dan malam kami terus diintai. Tetapi sementara ini, kami sengaja tidak beraktivitas di sana,” jelasnya.

Dia menduga kasus perusakan itu berkaitan dengan kritikan Jatam terhadap perusahaan-perusahaan yang telah melanggar aturan, pembiaran lubang yang mengakibatkan kematian anak, hingga desakan organisasi tersebut pada pemerintah agar perusahaan menutup dan mencabut izin korporasi yang tidak taat aturan.

Baca Juga:  Pengamat Sebut UU Inisiatif Tak Bisa Batalkan Moratorium 

“Peristiwa penyerangan dan perusakan sekretariat Jatam Kaltim terjadi tak lama berselang di tengah ramainya pemberitaan kasus anak mati di lubang tambang. Berulangnya kejadian ini menandakan ada pihak-pihak yang tidak suka dan terganggu dengan kampanye dan advokasi yang selama ini diusung Jatam Kaltim,” terangnya.

Meski pihaknya belum tahu pasti motif di balik penyerangan itu, Rupang menduga, ada upaya kelompok tertentu yang ingin aktivis organisasi tersebut tidak bersuara atas kerusakan lingkungan di Benua Etam.

“Jatam Kaltim meyakini ini berkaitan dengan sejumlah laporan serta advokasi dan kampanye yang kami suarakan. Baik kasus tewasnya 32 anak di lubang tambang, aktivitas tambang ilegal, pencemaran lingkungan, maupun perampasan lahan,” ucapnya.

Baca Juga:  Tidak Boleh Salah Pilih

Rupang menegaskan, penyerangan dan perusakan itu adalah ancaman terhadap kelompok yang pro lingkungan dan demokrasi.

Karenanya, Jatam mendesak Kepolisian Resort (Polres) Samarinda mengusut kasus tersebut. Sehingga tidak ada lagi upaya-upaya terselubung yang ingin menghentikan gerakan untuk kepentingan masyarakat.

“Secara resmi kami telah melaporkan kepada pihak berwajib  dan menyertakan sejumlah bukti yang berkaitan dengan peristiwa ini,” jelasnya.

Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kaltim, Fathur Roziqin Fen menegaskan, apabila kasus tersebut dibiarkan, sama saja negara melakukan pembiaran terhadap perjuangan aktivis menyelamatkan lingkungan.

“Negara harus memberikan perlindungan terhadap pejuang lingkungan dari ancaman dan intimidasi pihak-pihak yang tak bertanggung jawab. Harus ada jaminan keselamatan terhadap rakyat yang memperjuangkan lingkungannya dari ancaman pihak manapun,” imbuhnya. (*/um)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: JatamMetro Samarinda
Share1TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Yayasan Dilarang Gaji Guru di Bawah UMP 

Next Post

Petani Sawit Mulai Menjerit 

Related Posts

JATAM Kaltim Minta KPK Usut Izin Tambang Silika di Kawasan Danau Kaskade
Bontang

JATAM Kaltim Minta KPK Usut Izin Tambang Silika di Kawasan Danau Kaskade

23 Januari 2026, 11:00
JATAM Ungkap Jaringan Bisnis Tambang yang Dikaitkan dengan Gubernur Sherly
Nasional

JATAM Ungkap Jaringan Bisnis Tambang yang Dikaitkan dengan Gubernur Sherly

19 November 2025, 14:53
UU Minerba ‘Kilat’ Disahkan, JATAM; Seperti Bangun Candi dalam Semalam
Kaltim

UU Minerba ‘Kilat’ Disahkan, JATAM; Seperti Bangun Candi dalam Semalam

19 Februari 2025, 14:30
Pilkada Kaltim Abaikan Isu Lingkungan, JATAM Pertanyakan Komitmen Calon Kepala Daerah
Kaltim

Pilkada Kaltim Abaikan Isu Lingkungan, JATAM Pertanyakan Komitmen Calon Kepala Daerah

29 Oktober 2024, 10:00
JATAM Kaltim; Otorita IKN Pemain Terbaik dalam Perampasan Ruang Hidup
Kaltim

JATAM Kaltim; Otorita IKN Pemain Terbaik dalam Perampasan Ruang Hidup

15 Agustus 2024, 16:01
Jatam Laporkan Menteri Bahlil Lahadalia Terkait Dugaan Korupsi Izin Pertambangan
Nasional

Jatam Laporkan Menteri Bahlil Lahadalia Terkait Dugaan Korupsi Izin Pertambangan

20 Maret 2024, 14:29

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kartu Bontang Pintar Tetap Prioritas, Pemkot Sesuaikan Nominal Bantuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana 10 Persen Nelayan Muara Badak Dipersoalkan, Polisi Lakukan Pemantauan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.