• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Tidak Boleh Salah Pilih

by BontangPost
26 November 2017, 11:34
in Kaltim
Reading Time: 1 min read
0
Adam Idris. (LUKMAN/METRO SAMARINDA)

Adam Idris. (LUKMAN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

MESKI memiliki hak pilih, namun masyarakat tidak boleh asal dalam menggunakan hak pilihnya. Karena kalau salah dalam memilih pemimpin, bakal berdampak dalam nasib daerah selama lima tahun masa kepemimpinan kandidat kepala daerah terpilih.

Hal ini diungkapkan Guru Besar Universitas Mulawarman, Adam Idris. Kata dia, dalam sistem demokrasi yang digunakan Indonesia, tidak boleh terjadi salah dalam memilih pemimpin. “Karena kalau salah pilih, lima tahun kita gadaikan masa depan kita sebagai rakyat Kaltim,” kata Adam dalam sosialisasi pengawasan partisipatif beberapa waktu lalu.

Hal ini bukan hanya berlaku pada gubernur, melainkan juga semua tingkatan kepala daerah yang meliputi bupati dan wali kota. Pun begitu termasuk dalam pemilihan presiden mendatang, jangan sampai salah dalam memilih pemimpin. “Tahun 2019 tidak boleh salah memilih presiden.  Karena kalau salah, selama lima tahun akan menderita,” tambahnya.

Baca Juga:  Lambung Mangkurat Membara 

Karena itulah, agar tidak salah dalam memilih pemimpin, masyarakat perlu memiliki kecerdasan dalam menjalankan peran politiknya. Kata Adam, di dalam proses demokrasi, rakyat haruslah cerdas. Pasalnya pemimpin yang cerdas dilahirkan dari rakyat yang cerdas.

Dalam hal ini, merupakan tugas utama Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam mencerdaskan rakyat secara politik. “Bagaimana mencerdaskan rakyat supaya mereka tidak salah pilih. Karena pemilu ini biayanya sangat mahal,” sambung dosen Universitas Mulawarman Samarinda ini.

Adam menerangkan, sistem pemilihan umum dalam sistem demokrasi ini juga terdapat kelemahan. Yaitu suara mayoritas belum tentu merupakan yang terbaik. Apabila dalam prosesnya ternyata dilakukan dengan cara-cara yang tidak baik. Berbeda halnya bila suara terbanyak tersebut didapatkan dengan cara-cara yang benar.

Baca Juga:  Produksi Padi Kaltim Ditarget Naik 10 Persen 

“Kalau dilakukan dengan cara-cara yang benar, berarti suara mayoritas dapat dianggap yang terbaik,” tegas Adam. (luk)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Metro Samarindapolitik
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Figur Kandidat Ikut Menentukan

Next Post

Metro Samarinda Gagas Bincang Etam

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.