• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

JATAM Kaltim; Otorita IKN Pemain Terbaik dalam Perampasan Ruang Hidup

by BontangPost
15 Agustus 2024, 16:01
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Jaringan Advokasi Tambang (JATAM Kaltim) menggelar aksi di Kantor Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis 15/8/2024) pagi.

Aksi ini merupakan kritik terhadap pemerintah atas pembangunan mega proyek Ibu Kota Baru Indonesia di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Dinamisator JATAM Kaltim, Mareta Sari, dalam rilisnya menyampaikan, selama beberapa tahun terakhir telah terjadi berbagai perampasan ruang hidup, intimidasi, dan kriminalisasi, serta kurangnya transparansi dalam pembangunan IKN.

“Pembangunan ini juga membawa dampak buruk bagi pulau-pulau lain dan memicu kekhawatiran kebangkrutan akibat penggunaan dana publik yang sangat besar,” ujar Mareta dalam keterangan tertulis yang diterima media ini, Kamis (15/8/2017).

Baca Juga:  Pansus Jangan Hanya Buang Uang 

Lebih lanjut Marerta menerangkan, menjelang perayaan HUT ke-79 RI, yang akan digelar perdana di lokasi pembangunan IKN, masalah sosial-ekologis yang muncul akibat pembangunan ini justru diabaikan oleh Presiden Jokowi, yang lebih fokus pada kampanye promosi IKN.

Di sisi lain, Mareta juga menilai Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), yang memiliki banyak kewenangan khusus termasuk izin investasi, kemudahan usaha, dan pengelolaan keuangan, telah menjadi pemain utama dalam pembangunan ini.

“OIKN bahkan terlibat langsung dalam perampasan ruang hidup dan pengusiran masyarakat adat serta lokal. Contohnya, pada Maret 2024, OIKN mengeluarkan surat peringatan kepada sekitar 200 pemilik tanah dan bangunan agar segera meninggalkan lahan mereka. Konflik tanah yang muncul akibat protes masyarakat juga tidak ditangani dengan adil, dan sejumlah petani dikriminalisasi terkait proyek pembangunan fasilitas VVIP IKN,” beber Mareta.

Baca Juga:  Jatam Laporkan Menteri Bahlil Lahadalia Terkait Dugaan Korupsi Izin Pertambangan

Dia juga menilai, ambisi Presiden Jokowi untuk menyelesaikan pembangunan IKN selama masa jabatannya juga meleset, ditandai dengan mundurnya Kepala OIKN dan wakilnya dua bulan lalu, yang mengindikasikan masalah internal di tubuh OIKN.

Sejak awal, JATAM Kaltim bersama koalisi masyarakat sipil mempertanyakan siapa yang sebenarnya akan diuntungkan dari mega proyek senilai Rp 466 triliun ini.

Proses penentuan lokasi pembangunan dianggap tidak partisipatif dan kurang transparan. Ini, kata Mareta, terbukti dari kemenangan gugatan informasi publik oleh JATAM Kaltim terkait dua proyek infrastruktur air, meski kemudian keputusan ini dibanding oleh pihak Kementerian PUPR RI.

“Hingga kini, informasi penting seperti AMDAL Intake Sepaku masih belum diperoleh. Selain itu, pembangunan IKN telah menghabiskan Rp 72 triliun dari APBN, dengan dampak negatif seperti masalah kesehatan akibat pertambangan material di sepanjang pesisir Palu-Donggala, Sulteng,” kata dia.

Baca Juga:  UU Minerba 'Kilat' Disahkan, JATAM; Seperti Bangun Candi dalam Semalam

Dalam aksi kali ini, JATAM Kaltim juga memberikan “penghargaan” kepada OIKN sebagai pemain terbaik dalam perampasan ruang hidup di Indonesia.

“JATAM Kaltim juga mendesak penghentian seluruh proses pembangunan IKN yang berpotensi membangkrutkan Indonesia, serta menuntut evaluasi dan transparansi penuh dalam mega proyek ini agar masyarakat dapat mengawasinya langsung,” tegas dia. (*)

Tags: Jatamjatam kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Elektabilitas Rendah, Najirah; Saya Tidak Percaya Hasil Survei Itu

Next Post

Ubayya Bengawan Kembali Duduk di Legislator

Related Posts

JATAM Kaltim Minta KPK Usut Izin Tambang Silika di Kawasan Danau Kaskade
Bontang

JATAM Kaltim Minta KPK Usut Izin Tambang Silika di Kawasan Danau Kaskade

23 Januari 2026, 11:00
JATAM Ungkap Jaringan Bisnis Tambang yang Dikaitkan dengan Gubernur Sherly
Nasional

JATAM Ungkap Jaringan Bisnis Tambang yang Dikaitkan dengan Gubernur Sherly

19 November 2025, 14:53
UU Minerba ‘Kilat’ Disahkan, JATAM; Seperti Bangun Candi dalam Semalam
Kaltim

UU Minerba ‘Kilat’ Disahkan, JATAM; Seperti Bangun Candi dalam Semalam

19 Februari 2025, 14:30
Pilkada Kaltim Abaikan Isu Lingkungan, JATAM Pertanyakan Komitmen Calon Kepala Daerah
Kaltim

Pilkada Kaltim Abaikan Isu Lingkungan, JATAM Pertanyakan Komitmen Calon Kepala Daerah

29 Oktober 2024, 10:00
Jatam Laporkan Menteri Bahlil Lahadalia Terkait Dugaan Korupsi Izin Pertambangan
Nasional

Jatam Laporkan Menteri Bahlil Lahadalia Terkait Dugaan Korupsi Izin Pertambangan

20 Maret 2024, 14:29
Bontang

Wacana Relokasi Warga Tiga RT Dekat PLTU Teluk Kadere, Jatam: Hak Hidup Warga Dirampas

29 Juni 2020, 13:11

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.