• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Pelaku Penganiayaan Mahasiswi di Masjid Diringkus di Sangasanga

by M Zulfikar Akbar
3 Januari 2019, 20:10
in Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

DUGAAN polisi tak meleset. Muhammad Juhairi, pria yang terekam closed circuit television (CCTV) di Masjid Al Istiqomah, yang hendak mencuri tas seorang perempuan yang sedang salat, bakal kembali ke rumahnya. Polisi berpakaian sipil menunggu berhari-hari. Akhirnya, sang pelaku kembali, tepat pukul 14.00 Wita Rabu (2/1).

Tanpa perlawanan, Juhairi yang berbaju hijau gelap bertekuk lutut di hadapan petugas. Dari kediamannya di Jalan Teratai, RT 21, kelurahan Sangasanga Dalam, Kecamatan Sangasanga, Kukar, pelaku langsung dibawa ke Polresta Samarinda.

“Entah, setan apa yang merasuk ke saya,” ujar Juhairi berbicara di depan sorot kamera awak media.

Salah seorang marbot masjid menjaga istrinya yang sedang sakit. Hal itu akhirnya membuat Juhairi diterima membantu di masjid tersebut. Awalnya Juhairi akan digaji. Namun, dia menolak. Pria 45 tahun itu hanya meminta dibayar dengan makanan. Keberadaannya di Masjid Al Istiqomah disebut memang untuk mencari pekerjaan. Pasalnya, dia baru sebulan berhenti bekerja dari salah satu perusahaan tambang di tempatnya tinggal.

Siang itu, sehabis salat Jumat, dia sempat bersih-bersih. Istirahat di halaman masjid. Tak lama, Merissa Ayu Ningrum, tiba. Hendak menunaikan salat Zuhur. Karena dia baru selesai mengerjakan tugas. Mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta itu sempat bertanya.

Baca Juga:  Kronologis Juru Parkir Pujasera Imam Bonjol Ditimpas Senjata Tajam

“Dia bilang cari kamar mandi, saya tunjukkan, habis itu dia langsung masuk salat,” sebut Juhairi. Dia belum makan siang, dan kondisi masjid sedang sepi. Sepintas, aksi kejahatan muncul dan memutuskan oleh pria bertato di lengan dan tangan kiri itu bertindak jahat. “Hanya butuh Rp 15 ribu, dan itu memang untuk makan,” terangnya.

Kayu sepanjang 70 centimeter di samping masjid diambil. Tanpa pikir panjang, langsung dilayangkan ke kepala belakang perempuan yang mengenakan mukena cokelat muda tersebut. Ayu tersungkur, wajahnya tertutup mukena. Namun, dia terus memekik, meminta pertolongan. “Saya pukul dua kali,” sambungnya. Juhairi terus berdalih bahwa pekerjaannya bukan mencuri. Semata-mata dilakukan hanya untuk mencari uang makan.

“Kenapa enggak meminta baik-baik?” tanya media ini. “Ya itu, ada setan yang merasuk,” ujarnya.

Diakuinya, setelah gagal mencuri, dan melakukan penganiayaan, dia sempat kembali ke Sangasanga. Meminjam motor tetangganya. Kemudian Juhairi kabur ke Kota Minyak. Sebelum malam pergantian tahun 2019, dia lantas bertolak ke Sangatta. Bermodalkan meminta-minta uang sebagai modal untuk membeli bahan bakar minyak (BBM). Di sana, dia hendak mencari rekannya, yang bekerja.

Baca Juga:  Divonis Tiga Tahun, Lima Polisi Ajukan Banding

Juhairi tahu jika dirinya diburu polisi. “Saya pulang memang niat menyerahkan diri, karena saya memang salah,” akunya.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Sudarsono menjelaskan, bahwa yang bersangkutan murni melakukan tindak pidana kriminal. “Tidak ada sangkut paut dengan keagamaan,” jelas perwira melati satu tersebut.

Khusus kasus penggelapan motor, dia menyerahkan ke kepolisian setempat, yakni Polsek Sangasanga. Lantaran duduk perkara kasus penggelapan terjadi di daerah Sangasanga. Pelaku dijerat menggunakan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Ditegaskan perwira melati satu, sejauh ini kondisi pelaku masih dalam keadaan normal. “Masih bisa diajak ngobrol, dan semuanya jelas kok,” tutur Sudarsono.

Setelah gagal beraksi, dia kembali ke Sangasanga dengan menumpang kendaraan orang. Selama pelarian ke beberapa daerah, Juhairi rupanya juga kembali menginap di beberapa masjid. Seperti di Balikpapan, Sanipah, dan Sangatta. Di sana, dia meminta uang ke orang-orang. “Buat dia modal beli bahan bakar,” jelasnya.

Selama pengejaran, polisi melibatkan jajaran Polsek, Polresta Samarinda, dan Polda Kaltim. “Pengakuan awal belum pernah terlibat hukum sebelumnya,” jelas Sudarsono. Barang bukti rekaman CCTV dan balok, serta mukena yang terakhir dikenakan korban.

Baca Juga:  Jurnalis Dianiaya Saat Liputan, Kamera Direbut, Perut Dipukul 

Psikolog klinis Siti Mahmudah Indah Kurniawati turut angkat bicara dengan perkara yang kini dijalani Juhairi. Menurutnya, ada gangguan psikologis yang dialami pelaku. “Tapi itu harus ada pemeriksaan khusus dan mendalam ke pelaku dari dokter psikiater,” terang perempuan yang akrab disapa Nia tersebut.

Menurutnya, berpindah-pindah dari masjid satu ke yang lain hanyalah modus untuk melancarkan aksi pelaku. “Bagi saya, orang ini terlalu biadab lah,” terangnya. Dia menganggap, apa yang diperbuat, sudah sangat menyimpang.

Jika normal, pelaku tentu tak sekadar menerima bayaran bekerja di masjid hanya dengan makanan. “Dari itu sudah janggal,” terangnya.

Menurutnya, ada sesuatu hal lain yang hendak dilakukan pelaku. “Rasanya enggak mungkin kalau cari duit Rp 15 ribu,” tambahnya.

Ada tuntutan lain yang membuat pelaku terpaksa melakukan aksi tersebut. Ditambahkan Nia, diduga kuat, dia sudah mempelajari setiap orang yang datang. Namun, pelaku tidak sadar ada CCTV yang terpasang, dan itu lepas dari perhitungannya. (*/dra/dwi/k18/kpg)

Tags: penganiayaanpolresta samarinda
Share182TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Soal Penyerahan Lahan Eks Puskib, Gubernur Minta Kajian Hukum

Next Post

Eks AS Roma ke Borneo

Related Posts

Mengamuk Minta Motor, Pria di Samarinda Diamankan Warga hingga Babak Belur
Kaltim

Mengamuk Minta Motor, Pria di Samarinda Diamankan Warga hingga Babak Belur

24 Oktober 2026, 09:09
Detik-detik Sulaiman Dikeroyok Sampai Dibacok Parang
Kriminal

Dituduh Curi Gas dan Helm, Pemuda di Bontang Malah Jadi Korban Pengeroyokan

15 September 2026, 13:40
Personel Damkar Bontang yang Serang Rekan Kerja Ditangkap Polisi, Terancam 7 Tahun Penjara
Bontang

Personel Damkar Bontang yang Serang Rekan Kerja Ditangkap Polisi, Terancam 7 Tahun Penjara

3 September 2026, 17:08
Cekcok Usai Pesta Miras, Pria di Bukit Kusnodo Bontang Bacok Temannya
Kriminal

Cekcok Usai Pesta Miras, Pria di Bukit Kusnodo Bontang Bacok Temannya

1 September 2026, 13:52
Pria di Bontang Aniaya Sepasang Kekasih, Bawa Sajam hingga Injak Kepala Korban
Kriminal

Pria di Bontang Aniaya Sepasang Kekasih, Bawa Sajam hingga Injak Kepala Korban

28 Agustus 2026, 13:37
Gara-gara Papan Karangan Bunga, Kakek 74 Tahun di Samarinda Dianiaya Cucunya
Kaltim

Gara-gara Papan Karangan Bunga, Kakek 74 Tahun di Samarinda Dianiaya Cucunya

22 Agustus 2026, 10:00

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.