• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

PLN Tunggu Rekomendasi Lurah, Bakal Survei Dua Kampung

by M Zulfikar Akbar
14 Januari 2019, 20:40
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bontang menyanggupi pemasangan sambungan listrik di Kampung Rama dan Kampung Timur, RT 1 Kanaan, Bontang Barat. Setelah sebelumnya sempat tidak meluluskan permohonan dari warga lantaran adanya surat edaran Sekda Bontang Nomor 522/1294/DPKPP.03.

Berita terkait: Miris, Dua Kampung di Kanaan Puluhan Tahun Tanpa Listrik

Berita terkait: Salah Tafsir Bikin Dua Kampung Tak Tersambung Listrik

Hal ini diungkapkan Manajer PLN ULP Bontang, Inggit Ramadhani dalam rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Bontang, Senin (14/1/2019). Kata Inggit, pihaknya mesti melakukan survei lebih lanjut pada kawasan tersebut untuk menentukan pemasangan jaringan listrik.

“Untuk lokasi Kampung Rama dan Kampung Timur ini kan ada di dalam (bukit). Dibutuhkan perluasan jaringan. Perluasan jaringan itu berhubungan dengan anggaran kami,” terang Inggit.

Baca Juga:  Komisi II: Jangan Ada Pemadaman Selama Puasa

Sehingga, PLN ULP Bontang harus mengajukan proposal terlebih dahulu terkait perluasan jaringan tersebut. Lantas menunggu proses persetujuan dari manajemen. Dalam hal ini, PLN tidak bisa menjanjikan kapan pemasangan itu bisa direalisasikan.

Selain itu, PLN juga masih menunggu surat rekomendasi dari pihak pemerintahan. Yaitu dari Kelurahan Kanaan dan Kecamatan Bontang Barat. Setelah menerima surat rekomendasi itu, barulah bakal ditindaklanjuti. “Dari situ kami akan survei lokasi. Berdasarkan survei, kami akan mengajukan proposal perluasan jaringan,” sebut Inggit.

Dijelaskan, permohonan pemasangan sambungan listrik ke dua kampung tersebut sejatinya belum sampai ke PLN. Melainkan baru sampai ke kelurahan. Pihak kelurahan disebut belum mengeluarkan rekomendasi pemasangan berdasarkan surat edaran dari sekda bahwa daerah dimaksud merupakan area penggunaan lain (APL).

Baca Juga:  DPRD Minta Obyek Wisata dan THM Taati Protokol Kesehatan

“Jadi untuk daerah RT 1 itu, sebelum ke PLN, mereka meminta rekomendasi dahulu ke kelurahan. Dari kelurahan belum berani mengeluarkan rekomendasi,” urainya.

Kalaupun ada beberapa warga yang mendatangi PLN, menurut Inggit, sebatas menanyakan apakah di lokasi tersebut bisa dilakukan penyambungan listrik atau tidak. “Tapi berdasarkan surat edaran sekda, kami dari PLN belum bisa melakukan penyambungan karena ada regulasi itu tadi,” tambah dia.

Hingga kemudian dalam RDP diketahui adanya salah penafsiran atas surat edaran sekda oleh pihak-pihak. Sehingga sejatinya tidak ada permasalahan dalam pemasangan sambungan listrik di kawasan tersebut. Apalagi pihak kelurahan dan kecamatan sudah menegaskan Kampung Rama dan Kampung Timur tidak bermasalah.

Kata Inggit, dalam pemasangan jaringan listrik, PLN sejatinya hanya berpatokan pada lokasi. Tidak memiliki wewenang mencari tahu apakah lokasi tersebut, baik tanah atau bangunan sedang dalam kondisi konflik. Sehingga kemungkinan adanya sambungan listrik di kawasan yang bersengketa bisa saja terjadi.

Baca Juga:  Target PAD Rp2,8 Triliun, Fraksi Amanat Demokrat Bergelora Minta Strategi Nyata Pemerintah

“Karena sesuai dengan survei sebelumnya, kami hanya diberi tahu batasan. Mungkin (sambungan) itu bisa terpasang karena dianggap bukan berada dalam batasan,” tutur Inggit.

Hal ini menindaklanjuti meter listrik yang dilaporkan warga Kampung Rama dan Kampung Timur telah terpasang di kawasan yang sejatinya berkonflik. PLN disebut akan mengecek ulang lokasi tersebut, untuk kemudian meminta rekomendasi dari kelurahan. Apakah sambungan itu mesti dicabut atau tidak.

“Saya minta kelengkapan ID pelanggannya, baru kami cek untuk administrasinya. Karena tadi (saat RDP) baru disampaikan berupa rumah saja,” tandas Inggit. (luk)

Tags: dprd bontangKampung RamaKampung TimurKanaanPLN
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Salah Tafsir Bikin Dua Kampung Tak Tersambung Listrik

Next Post

Kasus Pembunuhan Bayi yang Dibekap Ibu Kandung, Oknum Polisi Bisa Tersangka

Related Posts

Listrik Padam Tanpa Pemberitahuan, Warga Bontang Protes ke Kantor PLN
Bontang

Listrik Padam Tanpa Pemberitahuan, Warga Bontang Protes ke Kantor PLN

28 Oktober 2026, 08:15
52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar
Bontang

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

6 Oktober 2026, 15:23
Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
Jaga Pasokan Listrik dan BBM, APBN Kucurkan Rp 331,4 Triliun ke PLN-Pertamina
Nasional

Jaga Pasokan Listrik dan BBM, APBN Kucurkan Rp 331,4 Triliun ke PLN-Pertamina

19 September 2026, 14:00
DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit
Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit

15 September 2026, 14:55
Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Warga Bontang, Pengamat Minta PLN Diaudit
Bontang

Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Warga Bontang, Pengamat Minta PLN Diaudit

15 September 2026, 09:11

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.