• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Gila! Kakek 87 Tahun Setubuhi ABG

by M Zulfikar Akbar
3 Februari 2019, 22:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi (Net)

Ilustrasi (Net)

Share on FacebookShare on Twitter

TENGGARONG – Walau sudah lanjut usia, yakni 87 tahun, ternyata Sawidi yang tinggal di Jalan FL Tobing, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) ini, masih suka daun muda. Buktinya, kakek sehari-hari bekerja sebagai penjaga musala bolak-balik menyetubuhi cewek ABG berusia 17 tahun, sebut saja namanya Melati, juga tinggal di Timbau, Tenggarong.

Ironisnya, bukan hanya Sawidi tertindak demikian. Ternyata Nurdin (57), seorang petani tinggal tak jauh dari kediaman Sawidi, juga ikut menggeluti tubuh Melati. Ditambah pula seorang pelajar kelas 2 SMK Tenggarong, bernama MY (18), dilaporkan menikmati kehangatan cewek belia tersebut. Nahas menimpa Melati diduga sejak Oktober 2018 sampai Januari 2019.

“Para pelaku memang leluasa beraksi, lantaran korban (Melati, Red) mengalami sedikit keterbelakangan mental. Makanya korban tidak bersekolah. Nah, kini ketiga terduga pelaku masih diproses. Mereka sudah pula dinyatakan sebagai tersangka. Sehingga Sawidi dan Nurdin ditahan, sedangkan Yusuf sementara dititipkan ke orangtuanya karena masih di bawah umur. Tapi dia (MY, Red) tetap menjalani proses hukum sampai ke persidangan,” jelas Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Tenggarong Iptu Triyadi kepada wartawan, Kamis (31/1/2019).

Baca Juga:  Ngaku Dapat Bisikan, Ayah Tiri Cabuli Anaknya Berkali-Kali

Terungkapnya aksi ketiga pelaku tersebut, sebenarnya tanpa sengaja pada Senin (28/1/2019) siang. Ketika itu seorang kakak perempuan Melati curiga melihat tingkah sang adik. Setelah terus didesak, Melati buka mulut jika selama beberapa bulan terakhir, gadis lugu itu sudah sekian kali disetubuhi Sawidi, Nurdin serta MY yang masih tetangganya.

“Para pelaku tidak beraksi bersamaan serta TKP-nya terpisah. Ada mengaku hanya sekali ‘begitukan’ korban, tapi ada pula pelaku berulangkali beraksi. Bahkan sampai lupa, berapa kali melakukan aksinya,” kata Tri, demikian Kapolsek Tenggarong ini akrab disapa.

Begitu menerima laporan pihak korban, petugas Polsek Tenggarong langsung bertindak. Tidak menunggu lama, ketiga terduga pelaku terciduk. Kini ketigasnya dijerat Pasal 76 D Junto Pasal 81 Ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014, tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002, tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 287 KUHP, sehingga terancam hukuman penjara sampai 15 tahun.

Baca Juga:  Tega, Paman Dua Kali Cabuli Ponakan 11 Tahun

“Penyidik kami sudah pula menyita sejumlah alat bukti. Seperti pakaian korban lainnya,” tegas Tri, lagi.
Sementara itu, Sawidi menyebut sampai 10 kali menggauli Melati. Penjaga musala itu melakukan aksi di sebuah pondok yang jadi kediamannya. Pondok itu memang tak jauh dari musala dijaga si kakek. Seingat Sawidi, pertama kali beraksi pada Oktober 2018 sampai Januari 2019.

“Saya tidak pernah kok memaksa. Dia (Melati, Red) sendiri datang ke pondok, minta duit lalu saya kasih Rp 10 ribu atau Rp 20 ribu. Setelah duit saya kasih, dia buka celana liatkan ‘itunya’. Ya namanya saya laki-laki, langsung nafsu liat begituan,” urai Sawidi.

Keterbelakangan mental si korban, memang dijadikan kesempatan para pelaku. Itu pula disampaikan Nurdin yang juga diduga ikut menikmati tubuh Melati. Tapi meskipun begitu, Nurdin menyebut tak sampai menyetubuhi korban. “Saya cuma pegang-pegang itunya dia, karena ‘punya’ saya sudah tidak bisa dipakai begituan,” ujar Nurdin.

Baca Juga:  Korban Asusila hingga Hamil Masih di Bawah Umur, Dapat Pendampingan PPA Polres Bontang

Sedangkan MY, mengaku hanya sempai sekali main dengan Melati. Adegan esek-esek itu dilakukan saat pondok neneknya tak berpenghuni. Pelajar SMK itu menyebut kesal terus dikejar-kejar Vanessa. Sehingga begitu melihat ada kesempatan, Yusuf langsung menyetubuhi gadis ABG tersebut.

“Dia selalu bilang saya takut gituan. Makanya, pas pondok nenek saya kosong, ya langsung saya gitukan,” kata MY. (idn/beb/prokal)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: pencabulanperkosaantenggarong
Share8TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Demi Holding, Tiga BUMN Lepas Status Persero

Next Post

Andrian

Related Posts

Pria 45 Tahun di Kutim Diduga Cabuli Bocah 5 Tahun di Toilet
Kriminal

Pria 45 Tahun di Kutim Diduga Cabuli Bocah 5 Tahun di Toilet

1 Januari 2026, 17:00
Kakak Beradik di Samarinda Jadi Korban Pencabulan Ayah Tiri Sejak Lama
Kaltim

Kakak Beradik di Samarinda Jadi Korban Pencabulan Ayah Tiri Sejak Lama

5 Desember 2025, 15:37
Empat Pria Rudapaksa Anak 12 Tahun di Kutim, Diiming-imingi Jaringan Internet
Kriminal

Empat Pria Rudapaksa Anak 12 Tahun di Kutim, Diiming-imingi Jaringan Internet

3 Desember 2025, 15:25
Glorifikasi Pelaku Kekerasan Seksual Dinilai Sangat Berbahaya
Kriminal

Pria Paruh Baya di Balikpapan Dilaporkan ke Polisi, Diduga Cabuli Lima Anak di Bawah Umur

2 Desember 2025, 19:39
Iming-iming Mainan, Remaja 16 Tahun di Samarinda Cabuli Bocah 6 Tahun
Kriminal

Iming-iming Mainan, Remaja 16 Tahun di Samarinda Cabuli Bocah 6 Tahun

9 Oktober 2025, 14:51
Ibu di Samarinda Diduga Jual Anak 10 Tahun ke Kakek-kakek, Ayah Tiri Ikut Cabuli Korban
Kaltim

Ibu di Samarinda Diduga Jual Anak 10 Tahun ke Kakek-kakek, Ayah Tiri Ikut Cabuli Korban

19 September 2025, 19:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SPMB Bontang 2026 Dibuka Mei, Jalur Afirmasi Dapat Kuota 25 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.