• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Hingga Akhir April, 343 Pekerja Tumbang Karena Corona

by Fitri Wahyuningsih
28 April 2020, 14:30
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Kabid Hubungan Industrial Disnaker Bontang, M Syaifullah (Arsyad/Bontangpost.id)

Kabid Hubungan Industrial Disnaker Bontang, M Saifullah (Dok/Bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Pandemi Covid-19 benar-benar memukul sendi ekonomi dan bisnis di Bontang. Walhasil, terjadi lonjakan pekerja yang dirumahkan, pun mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

Setidaknya dalam catatan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bontang, menjelang tutup bulan April saja, terdapat 343 pekerja yang tumbang karena “dihajar” corona. Rinciannya, 243 pekerja dirumahkan, dan 100 sisanya di PHK. Padahal kasus pertama konfirmasi Covid-19 di Bontang baru terjadi sebulan lalu. Tepatnya, 23 Maret 2020.

“Total 343 pekerja yang di PHK dan dirumahkan sampai menjelang akhir April ini,” ujar Kabid Hubungan Industrial Disnaker Bontang, Saifullah kala dihubungi Bontangpost.id melalui sambungan telepon, Selasa (28/4/2020) siang.

Lanjut Saifullah, sebagai besar mereka yang terdampak corona merupakan pekerja di sektor perhotelan, hiburan, restauran atau café, hingga dari perusahaan jaringan retail.

Baca Juga:  Muncul Klaster Berbas, Bontang Tambah 19 Kasus Positif Covid-19

Pekerja di sektor perhotelan banyak dirumahkan lantaran tingkat okupansi hotel selama masa pandemi ini terjun bebas. Pembatasan jalur keluar masuk ke kota yang diberlakukan pemerintah daerah guna meminimalisasi penyebaran virus corona membuat hotel sepi pengunjung. Belum lagi penutupan sejumlah lokasi pariwisata yang juga menjadi denyut nadi operasional hotel, semua ambruk selama pandemi.

“Kalau di restaurant, café, atau tempat hiburan jelas kena dampak. Imbauan tidak membuat keramaian membuat bisnis ini terseok. Pengusaha enggak sanggup bayar karyawan,” urai Saifullah.

Belum banyak bisa dilakukan Dinaker Bontang. Mengingat pandemi ini belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Sementara ini Disnaker Bontang hanya melakukan pendataan dan mendorong pekerja yang kena PHK ataupun dirumahkan untuk mengikuti program Kartu Pra Kerja yang bisa diakses sendiri melalui laman https://www.prakerja.go.id/.

PHK dan Dirumahkan, Beda Namun Serupa

Sebagian besar pekerja Bontang yang “tinggal di rumah” karena pandemi masuk dalam kategori “Dirumahkan”. Jumlahnya mencapai 243 orang.

Baca Juga:  Rawat Pasien Positif Covid-19, Layanan Poli Spesialis RS LNG Badak Dibatasi

Kata Saifullah, kendati PHK dan dirumahkan secara teknis sama-sama tidak bekerja, tidak menerima gaji, namun keduanya berbeda. Di PHK berarti sudah putus hubungan kerja, benar-benar tak ada hubungan lagi dengan perusahaan. Sementara dirumahkan, pekerja hanya tidak bekerja untuk sementara waktu— dalam konteks ini hingga pandemi Covid-19 mereda. Mereka masih bagian dari perusahaan, tapi tidak menerima apapun (Gaji, asuransi, atau apapun) dari perusahaan.

“Bedanya sih nanti mereka dipanggil lagi kalau bisnis sudah pulih. Kalau PHK benar-benar putus,” ungkapnya.

Kendati demikian, Saifullah mengimbau pengusaha sebisa mungkin menghindari opsi merumahkan apalagi mem-PHK pekerja. Namun pun, bila terlanjur dirumahkan, pemerintah berharap pekerja tersebut kembali direkrut bila bisnis kembali pulih.

Baca Juga:  PHK Tinggi, Pembayar Pajak Merosot, Banyak NPWP yang Non-aktif 

” Harapannya tentu tidak ada PHK atau dirumahkan. Tapi kalaupun sudah terjadi, kami harap pekerja direkrut lagi ketika pandemi selesai,” pungkasnya. (*)

Tags: coronadisnaker bontangPHK
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Banjarmasin sampai Tarakan Berpotensi Tsunami

Next Post

Lima Joki Balap Liar Ditangkap

Related Posts

Regulasi Berbenturan, 15 Ribu Pekerja Tambang di Lingkar IKN Terancam PHK Massal
Kaltim

Regulasi Berbenturan, 15 Ribu Pekerja Tambang di Lingkar IKN Terancam PHK Massal

6 Juli 2026, 08:00
Kutai Barat Jadi Daerah Paling Rawan PHK, Satu Grup Tambang Berpotensi Berdampak ke 40 Ribu Pekerja
Kaltim

Kutai Barat Jadi Daerah Paling Rawan PHK, Satu Grup Tambang Berpotensi Berdampak ke 40 Ribu Pekerja

2 Juli 2026, 15:50
1.500 Pekerja Tambang Kaltim Terancam PHK, Kutim dan Kukar Jadi Wilayah Paling Rentan
Kaltim

1.500 Pekerja Tambang Kaltim Terancam PHK, Kutim dan Kukar Jadi Wilayah Paling Rentan

5 Juni 2026, 15:30
Kaltim

Pemangkasan Kuota Batu Bara 2026 Picu Kepanikan di Kaltim, 1.237 Orang Sudah Kehilangan Pekerjaan

13 Mei 2026, 19:09
Gelombang PHK Tambang Berpotensi Meluas, Ini Langkah Pemkot Bontang
Pemkot Bontang

Gelombang PHK Tambang Berpotensi Meluas, Ini Langkah Pemkot Bontang

28 April 2026, 11:13
Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK
Bontang

Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

28 April 2026, 10:58

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.