• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Terkendala Server dan Kuota Internet, Sistem PJJ di Bontang Tak Berjalan Lancar

by Redaksi Bontang Post
14 Juli 2020, 12:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Tenaga pendidik di SMPN 1 Bontang melakukan simulasi pemakaian sistem manajemen pembelajaran bernama Chamilo LMS. (Adiel Kundhara/KP)

Tenaga pendidik di SMPN 1 Bontang melakukan simulasi pemakaian sistem manajemen pembelajaran bernama Chamilo LMS. (Adiel Kundhara/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Kota Taman terbentur sejumlah persoalan. Dari sisi sekolah maupun siswa.

bontangpost.id – Sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) dilakukan di kala status kejadian luar biasa (KLB) Covid-19 di Kota Taman belum dicabut oleh Pemkot Bontang. Namun aktivitas daring ini memiliki segudang persoalan.

Waka Kurikulum SMPN 1 Bontang Anik Suwarti mengatakan, sekolah kekurangan kapasitas random-access memory (RAM) yang hanya 16 Gigabyte (Gb) untuk satu server. Sekolah punya tiga perangkat, untuk masing-masing angkatan.

“Ini kalau server diakses secara bersamaan lelet. Hasil kami evaluasi saat ujian akhir semester lalu,” kata Anik.

Kata dia, saat ini SMPN 1 Bontang menggunakan Chamilo Learning Management System (LMS) atau sistem manajemen pembelajaran untuk PJJ. Dan untuk mengatasi lambannya server, terpaksa pihak sekolah membagi kelompok per angkatan. Tiap kelompok diisi oleh empat rombongan belajar (rombel).

Baca Juga:  Pembangunan Ruang Kelas SMPN 2 Bontang Ditunda

“Misalnya kelas 7A sampai 7D mengakses di jam pertama. Kemudian disusul 7E sampai 7H pada jam berikutnya,” ucapnya.

Alhasil, skema ini memaksa pembelajaran tiap siswa per harinya hanya dua mata pelajaran. Satu mata pelajaran berdurasi satu setengah jam. Maka pembelajaran efektif berlangsung tiap harinya mulai pukul 07.00 hingga 10.30 Wita untuk kelompok pertama. Disusul pukul 10.30-12.00 Wita bagi kelompok kedua.

“Total sepekan 10 mata pelajaran tiap siswa tersampaikan,” ujarnya.

Durasi tidak panjang karena mempertimbangkan ketersediaan kuota paket data smartphone siswa. Terkhusus mereka yang dihuniannya tidak dilengkapai fasilitas Wifi.

“Karena paket data cukup mahal harganya,” sebut dia.

Andalkan Google dan Zoom

Kepala SMPN 1 Bontang Riyanto menyatakan, dibutuhkan upgrade perangkat server supaya bisa diakses per angkatan kelas.

Baca Juga:  Masa Pandemi, Disdikbud Bontang Bisa Pilih Penyederhanaan Kurikulum

“Kalau bisa yang kecepatan maksimal,” pinta Riyanto.

Menyambung sistem itu, komunikasi antara siswa dengan guru menggunakan aplikasi Telegram. Diketahui, jumlah pelajar di SMP 1 Bontang yakni 764 siswa. Terbagi dalam kelas VII sejumlah 272 siswa, kelas VIII 288 siswa, dan kelas IX 204 siswa.

Namun, pihak sekolah pun belum mengkalkulasi berapa kebutuhan paket data yang tersedot per siswanya. Ketika menggunakan sistem pembelajaran daring ini. Pasalnya materi yang diunggah oleh tiap guru berbeda.

“Karena ada materi yang disampaikan secara video. Tentunya ini lebih memakan kuota paket data lebih ketika diakses atau diunduh,” kata Admin LMS kelas IX, Tulus Nugroho.

Dipastikan, SMPN 1 Bontang tidak keberatan jika harus menggunakan sistem pembelajaran daring. Terkhusus persiapannya. Sebab, metode ini sudah dilakukan mulai pertengahan semester kedua tahun ajaran lalu.

Baca Juga:  Tahun Ajaran 2020 di Bontang Wajib Daring, Sejumlah SD Lakukan Persiapan

Sementara, Waka Kurikulum SMPN 2 Jumadi menyebutkan proses kegiatan belajar mengajar menggunakan fasilitas yang sudah ada. Bentuknya yakni Google Classroom dan Google Form. Sistem ini telah digunakan saat pandemi Covid-19 dan pemerintah memutuskan penerapan PJJ.

“Jadi materi diunggah melalui aplikasi itu. Pun demikian dengan interaksi dengan siswa,” sebut Jumadi.

Selain itu jika guru mau bertatap muka dengan muridnya dalam satu kelas maka menggunakan aplikasi Zoom. (*/ak/rdh/kpg)

Tags: pjjsmpn 1 bontangsmpn 2 bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Menkes Ganti Istilah ODP-PDP-OTG

Next Post

19 Tenaga Kesehatan Positif Covid-19, RS IA Moeis Tutup

Related Posts

Disdikbud Bontang Beri Opsi PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Kabut Asap
Bontang

Disdikbud Bontang Beri Opsi PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Kabut Asap

30 Oktober 2026, 08:43
Udara Bontang Makin Tidak Sehat, Neni Minta Pelajar SMA Juga Belajar dari Rumah
Bontang

Udara Bontang Makin Tidak Sehat, Neni Minta Pelajar SMA Juga Belajar dari Rumah

17 September 2026, 09:52
Mulai Hari Ini, Siswa PAUD hingga SMP di Bontang Belajar dari Rumah
Bontang

Mulai Hari Ini, Siswa PAUD hingga SMP di Bontang Belajar dari Rumah

17 September 2026, 09:03
Kemal Al Arif Istiyono, Siswa SMPN 1 Bontang Raih Juara Lomba Gambar Peta Internasional di Kanada
Bontang

Kemal Al Arif Istiyono, Siswa SMPN 1 Bontang Raih Juara Lomba Gambar Peta Internasional di Kanada

28 Agustus 2025, 16:00
Pembangunan Gedung SMPN 2 Bontang Dikebut, Ditarget Rampung Desember
Bontang

Pembangunan Gedung SMPN 2 Bontang Dikebut, Ditarget Rampung Desember

29 Oktober 2024, 11:35
Penyelesaian Ruang Kelas SMP 1 Tertunda Satu Tahun
Bontang

Review Lanjutan Pembangunan RKB SMP 1 Masuk APBD Perubahan

7 Maret 2024, 14:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.